badge

Friday, September 11, 2015

Seminar Menerapkan Karakter Pada Anak di Sekolah Cita Persada

Self Control adalah karakter yang paling sulit dikendalikan - Ruth Maureen 

Kalimat di atas saya dapatkan dari hasil seminar yang saya hadiri pada hari Selasa, 8 September 2015 yang bertempat di sekolah Cita Persada, Cinere Depok. Seminar yang bertema Menerapkan Karakter Pada Anak ini dibawakan oleh Ibu Ruth Maureen selaku Kepala Sekolah yang juga seorang psikolog. Acara morning tea break yang rutin diadakan oleh sekolah tersebut di hadiri oleh orang tua murid, kebetulan saya dan teman-teman blogger berkesempatan hadir dalam seminar tersebut.

Kapan dan dimana sih sebaiknya kita mengajarkan tentang karakter pada anak? Jawabannya adalah setiap saat, dimanapun berada kita sebagai orang tua bisa mengajarkan karakter dari aktivitas sehari-hari.

Pengertian Karakter.


Karakter adalah melakukan sesuatu yang benar, meskipun tidak ada satu orang pun yang melihat dan memperhatikan. Karakter harus di lakukan melalui aktion tidak hanya melalui perkataan.

Ada beberapa kalimat penting yang saya catat dari seminar tersebut yaitu :

Hati-hati dengan pikiranmu, karena pikiranmu akan menjadi perkataanmu.

Hati-hati dengan perkataanmu, karena perkataanmu akan menjadi perbuatanmu.

Hati-hati dengan perbuatanmu, karena perbuatanmu akan menjadi kebiasaanmu.
Hati-hati dengan kebiasanmu, karena kebiasaanmu akan menjadi karaktermu.
Karena karaktermu akan menentukan nasibmu

Menurut Ibu Ruth ada 48 karakter yang perlu dipelajari dan diajarkan pada anak-anak diantaranya adalah Kindness, Cooperation, Honesty, Respect dan lainnya.


Karakter tidak peduli dengan waktu dan budaya. Menurut Aristoteles kehidupan yang menyenangkan adalah jika mempunyai karakter yang baik. Menurut Cicero karakter seorang warga negara menentukan kesejahteraan sebuah bangsa. Yang paling membuat kita bahagia adalah bila berbuat sesuatu untuk orang lain. Kalau menurut Heraclitus seorang filsuf dari Yunani bahwa karakter adalah nasib.

Mengajarkan karakter pada anak diibaratkan seperti menanam benih, jika kita benih yang kita tanam baik maka akan menghasilkan tanaman dengan kualitas baik. Dalam mengajarkan karakter pada anak sebaiknya tidak mengcompare anak atau tidak membandingkan satu anak dengan anak lainnya. Karena tiap anak itu unik dan berbeda mempunyai karakter sendiri.

Karena banyak karakter yang ada, Ibu Ruth hanya menjelaskan tentang karakter Self Control karena waktu morning tea break ini hanya satu jam saja. Kedepannya akan di bahas karakter lainnya, smeoga saya bisa menghadiri seminarnya lagi.

Karakter Self Control

Seperti yang saya tulis di awal paragraf di atas bahwa self control adalah karakter yang paling sulit di kendalikan. Ibu Ruth mengambil salah satu contoh untuk orang yang sedang berdiet, harus bisa disiplin dalam menjalankannya tidak boleh curang dengan memakan makanan. Pengendalian diri yang harus dipertahankan, manusia pada dasarnya punya nature susah mengendalikan diri.

Orang tua sebagai role model bagi anak dalam mengajarkan berbagai hal begitu pula karakter. Anak akan mengcopy orang terdekat seperti orang tua atau pengasuh. Mereka akan merekam setiap kebiasaan, kejadian, ucapan dan lainnya dan akan ada pengulangan dari si anak. Jadi sebagai orang tua kita harus tahu bersama siapa anak di rumah agar bisa mengontrol karakter mereka.

Berikut cara melatih Self Control pada anak :

  • Ajarkan anak menjawab dan datang saat dipanggil.
  • Ajarkan anak memberikan tanggapan positif saat ditegur. Manusia pada dasarnya akan bersikap agresif saat diberikan peringatan atau ditegur. Ketika ada sesuatu yang tidak posiritf makan harus ditanggapi dengan positif.
  • Puji anak saat menunjukkan sikap yang positif dan tekankan pada bagian yang masih memerlukan perbaikan.
  • Sikap dasar yang harus diajarkan kepada anak seperti mendengarkan, mengetahui kapan dan bagaimana menginterupsi pembicaraan, dapat mengendalikan amarah, melapor saat selesai melakukan tugas.
  • Dukung anak melakukan kegiatan disiplin diri (self disipline) seperti olah raga, pelajaran musik, tanggung jawab melakukan pekerjaan rumah dan membersihkan kamar.
  • Saat anak menerima penghargaan (rewards), ingatkan mengenai disiplin diri. 
  • Gunakan waktu bersama anak untu mengajarkan karakter misalnya waktu bangun pagi, waktu siang saat santai, waktu tidur dengan membacakan buku cerita.
Peringatan untuk orang tua :
  • Hati-hari saat memberikan anak sebuah kehidupan yang muda hanya agar kita merasa senang dengan mengorbankan karater yang baik
  • Orang tua yang bijaksana adalah orang tua yang mempersiapkan anak menjadi orang dewasa yang suskses

Kami pun melihat-lihat fasilitas Sekolah Cita Persada sambil di jelaskan informasi yang penting oleh pihak sekolah. Sekolah ini menggunakan bahasa dasar bahasa Inggris untuk berkomunikasi yang berdiri pada tahun 2006 dan berbasic karakter dalam pengajarannya. 

Saya melihat hal yang menarik di dinding sekolah, yaitu ada tulisan bergambar mengenai karakter. Ada beberapa gambar tentang karakter yang saya ambil.

Berikut beberapa foto fasilitas di Sekolah Cita Persada yang saya abadikan.

tampak luar sekolah

Tempat menerima tamu. Orang tua yang akan mengantar makanan untuk anak hanya bisa masuk sampai sini

Ruang berkumpul murid yang bisa dijadikan tempat bermain

Ruang komputer

salah satu taman bermain
Kolam renang

Saya bersama teman-teman blogger yang menghadiri Seminar

23 comments:

  1. sekolahnya bagusss ya....
    sekolah yang berkarakter gini pasti mahal ya mba

    ReplyDelete
  2. Bener banget mbak, membentuk karakter pada anak itu hal yang utama, btw sekolahnya keren ya, fasilitasya lengkap. Pasti mahal ya...

    ReplyDelete
  3. Sekolahnya baguus banget. Bayarnya pasti juga baguuus ya mbak :)

    ReplyDelete
  4. Iya sekolahnya bagus banget.. Mahal asal mampu ga papa yang penting buat anak

    ReplyDelete
  5. saya belom punya anak mbak, jadi ga bisa komentar dulu...

    eh, tapi sekolahnya keren, ada kolam renangnya euy :)
    beda jauh sama sekolah saya dulu
    hi hi hi

    ReplyDelete
  6. Sekolah sekarang keren ya, fasilitasnya nyenenging muridnya nih mbak

    ReplyDelete
  7. sekolahnya euyy... mantab surantab. pasti asyik ya sekolah disini

    ReplyDelete
  8. aih sekolahnya...keren
    Makasih ya mbak sharingnya,harus dipraktekkan nih..

    ReplyDelete
  9. Di buku yang saya baca untuk mengajar self control, ajari anak menghadapi rasa frustasi dahulu.

    ReplyDelete
  10. bangus banget, sekolahan seperti itu mahal nggak ya bu? , pendidikan untuk anak memang sangat penting sekali untuk menentukan masadepan anak, jadi kepingin nyekolahin ditempat itu.

    Makasih bu, ada tulisan yang nyentuh hati banget. untuk pelajaran hidup.
    mampir di tulisan aku ya bu :Pusat Oleh-oleh Cirebon

    ReplyDelete
  11. Sekolahnya baguuuuus, bisa jadi catatan tambahan Fenny mendidik Al dan Sita neh, makasih infonya mak :)

    ReplyDelete
  12. Setuju banget Mba bhw pendidikan karakter itu perlu ditanamkan sejak dini.. Ini penting karena nantinya seiring dgn pertumbuan usia perilaku yg terlihat merupakan cerminan dari karakternya.. Salah membangun karakter pada anak maka perilakunya pun timpang..

    ReplyDelete
  13. Waaah sekolahnya keren banget ya, benar2 memperhatikan tumbuh kembang anak

    ReplyDelete
  14. senengnya kalo seminar gini dapat banyak ilmu baru ya.
    Wah sekolahnya keren, ada kolam renangnya juga :)

    ReplyDelete
  15. keren banget sekolahnya. pengennya sih standar sekolah di Indonesia yah kaya gini

    ReplyDelete
  16. Makasih sharenya mak. Ortu jg harus bisa kasih contoh self control ya biar bisa ngajarin k anak berasa diingetin

    ReplyDelete
  17. Hasil seminarnya nampar banget nih Lidya, secara aku masih orangtua yang awut-awutan :D
    Btw, sekolahnya ada kolam renangnya, kalau anakku di Jakarta pasti mau masuk sekolah itu :)

    ReplyDelete
  18. makasih sharenya mbak Lid..asik ya ada acara beginian,,mau juga deh di Surabaya ada acara spt ini :)

    ReplyDelete
  19. Cara melatih self control pada anak perlu saya coba nih mbak Lid... :)
    terima kasih tulisan ini sangat informastif...

    ReplyDelete
  20. Anak, sekolah orang tua seumur hidup ya mak

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung dan berkomentar. Mohon maaf semua komentar di moderasi ya

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...