badge

Saturday, September 2, 2017

Berkreasi Melalui Coding di Finhacks 2017

Everybody has a creative potential and from the moment you can express this creative, you can start changing the world - Paulo Coelho (Novelis dari Brazil)

Apa jadinya kalau 60 tim anak muda berkumpul dalam satu waktu dengan ide-ide inovatif? pastinya akan menghasilkan sesuatu yang menakjubkan yang dapat digunakan oleh masyarakat. Itulah yang terjadi pada ajang Finhacks 2017 #CODESCAPE yang diselenggarakan oleh BCA di BCA Learning Institute, Sentul, Bogor, Jawa Barat pada 26-27 Agustus 2017.



Akhir-akhir ini ajang seperti ini memang banyak digelar, biasa disebut juga dengan Hackaton, yaitu sebuah acara kolaborasi pengembangan proyek perangkat lunak untuk menghasilkan sebuah aplikasi, biasanya terdiri dari desain grafis, programmer, dan manager proyek. Uniknya hackaton ini diselenggarakan dalam waktu singkat di akhir pekan alias 24 jam. Penggunaan bahasa pemrograman dalam membuat aplikasi sudah ditentukan oleh tim sendiri, tidak ditentukan oleh pihak penyelenggara.

Dunia coding buat saya sebenarnya sudah tidak asing lagi, masih inget lah sedikit-sedikit dengan coding walaupun jarang digunakan lagi. Tapi suami dan anak-anak memang bergelut di dunia ini. Waktu tahu ada event seperti ini, Pascal sebetulnya pingin ikut melihat, dia mau tahu dari dekat ajang hackaton itu seperti apa. Katanya sih nanti kalau sudah besar mau ikutan juga. Aamiin.

Finhaks 2017

Finhacks (Financial Hackaton) yang digelar BCA bertujuan menghasilkan inovasi-inovasi berbasis teknologi yang dapat membuat layanan perbankan lebih mudah, aman, dan menyenangkan bagi gaya hidup nasabah sehari-hari.

Peserta yang mengikuti event ini sebanyak 283 tim, yang terdiri dari 1-3 orang peserta yang berasal dari berbagai daerah. Sebelumnya sudah diadakan mini Finhacks di Surabaya, Yogyakarta, dan Bandung, dimana pada developer TI berkumpul untuk melakukan kompetisi sprint coding. Dan pemenangnya akan mendapatkan golden tiket di acara akbar Finhacks 2017 di Jakarta.

Pada kesempatan itu juga hadir Bapak Jahja Setiaatmadja Presiden Direktur BCA, Bapak Santoso Direktur BCA, Bapak Hermawan Thendean sebagai Senior Executive Vice President IT BCA, dan Bapak Armand W. Hartono sebagai wakil Presiden Direktur BCA.



Finhacks 2017 ini mengusung tema #Codescape yaitu code dan escape yang artinya suatu ajang untuk melepaskan diri dari kepenatan rutinitas sehari-hari dan berkreasi melalui coding. Makna lainnya adalah code dan landscape yang artinya coding di BCA Learning Institute yang berlokasi di daerah hijau dan sejuk jauh dari hiruk pikuk perkotaan. BCA Learning Institute ini menarik loh, mau tau ada apa saja di dalamnya? nanti ya saya tulis dalam postingan terpisah.

Menurut Bapah Jahja, saat ini banyak generasi muda yang mempunyai ide kreatif yang harus didukung dan bisa menyalurkan bakatnya. Namun ide kreatif mereka tidak mempunyai banyak networking yang dapat menyediakan dana untuk mengaplikasikan ide dan kreativitasnya. Sehingga diperlukan pemodal untuk membantunya. Dalam hal ini BCA juga ikut memberikan jalan pada mereka untuk mewujudkannya.

Bakat kreatif, Networking, dan Pemodal, 3 kunci sukses - Jagja Setiaatmadja

Bapak Jahja juga menyampaikan bahwa hackaton ini perlu diadakan untuk mengembangkan minat dan penyaluran anak muda di bidang teknologi. Melalui Finhacks 2017 adalah sarana untuk mengembangkan ide kreatif dan BCA memberikan kesempatan tersebut bagi peserta untuk mengembangkannya di bidang perbankan. Diharapkan hasil aplikasinya bisa menciptakan produk yang berguna untuk BCA dan usersnya. Aplikasi yang relevan akan dicoba dan dimodifikasi untuk produk BCA. Tidak usah khawatir untuk copyright, karena akan dipegang oleh pembuat aslinya walaupun akan digunakan oleh BCA.

Virtual Assistant Chat Banking BCA (VIRA) merupakan aplikasi dari pemenang Finhacks 2016 lalu yang dikemabangkan oleh BCA. Melalui Vira masyarakat Indonesia dapat melakukan chat board dan berkomunikasi mengenai BCA.



Pemenang dan Finalis 8 Besar Finhacks 2017

Sewaktu saya tiba di BCA Learning Institute masih dilaksanakan penjurian untuk menentukan 8 besar  yang akan mepresentasikan hasilnya pada kami semua yang hadir di sana. Setiap tim punya nama masing-masing, mulai dari penamaan yang sesuai seperti Bit-68, Main Kode, Linksoft hingga Astagfirullah.

8 Tim diumumkan panitia untuk mulai mempresentasikan hasil karyanya. Dari sini kami tahu apalikasi mana saja yang menarik dan bagus. Sebenarnya semuanya kreatif tapi hanya 3 tim yang akan dipilih menjadi pemenangnya. Dari kedelapan tim yang terpilih yaitu :
  1. Astagfirullah
  2. Yadayada
  3. One last Breath
  4. Tela
  5. Linksoft
  6. GWK - Garuda Wisnu Kencana
  7. Main Kode
  8. Fauzan


Masing-masing tim diberikan waktu selama 3 menit untuk presentasi dan 2 menit untuk tanya jawab. Saya dan teman-teman sudah bisa mengira-ngira tim mana yang akan menjadi pemenangnya. Sayang sekali saya bukan juri, jadi tidak bisa ikut bertanya pada peserta, padahal banyak yang mau ditanyakan terkait aplikasi yang dibuatnya, kepo ya hehehe.

Setelah 8 tim selesai presentasi, tiba waktunya mengumumkan 3 tim pemenang. Ternyata penilaian saya sewaktu melihat mereka presentasi tidak salah, 2 tim yang dijagokan menjadi pemenangnya. Berikut juara Finhacks 2017 :

Juara 1 Tim Astagfirullah

Terdiri dari 3 orang  :
  • Andang Rian Dimas
  • I Putu Yoga Permana
  • Havit Choirul Rovik
Aplikasi yang diciptakan BCA QuickTap. Di mana aplikasi ini ada pada keyboard di ponsel untuk memudahkan pengguna dalam melakukan transaksi atau pembayaran saat berbelanja online. Asyikkan ga perlu lagi ke ATM cukup tap aja transaksi sudah selesai. Semoga aplikasi ini bisa direalisasikan oleh BCA ya.


Dari awal saya mendengar nama tim ini sudah mulai berfikir, kok namanya seperti ini ya, berbeda dengan tim lainnya yang mengambil nama yang sesuai dengan acara. Saya dan teman-teman sempat bercanda kalau menang nantinya jadi Allhamdulillah. Eh bener banget ternyata tim ini menjadi pemenang pertamanya. Sempat kaget ternyata mereka duduk di dekat kami, untungnya kami membisarakan hal yang positif dan suka dengan aplikasi yang dibuatnya.

Mereka berhak mendapatkan hadiah sebesar 60 juta rupiah dan Macbook Pro 13inch Retina Display. Oh ya saya sempat bertanya kenapa mereka memberikan nama timnya Astagfirullah, mereka bilang karena baru berhasil mengeluarkan ide yang akan dibuat dalam waktu 3 jam. Wah menarik banget ya dari mulai penamaan hingga menjadi juara, benar-benar berkah. Sukses ya untuk kalian bertiga dan bisa mewujudkan ide-ide kreatifnya untuk masyarakat.



Juara 2 Tim Linksoft

Terdiri dari :
  • Fanani M. Ihsan
  • Aditya Gusti Tammam
Aplikasi yang diciptakan KALLET ( KTP EWALLET). Tim ini cukup membuat kami yang melihat presentasi sakit perut karena banyak tertawa karena cara menyampaikannya yang cukup santai dan lucu. Aplikasi yang dibuat ini menggunakan KTP elektronik yang dibuat sebagai alat pembayaran. Ide awalnya karena terlalu banyak kartu yang dibawa saat pergi kemana-mana membuat tidak praktis. Degan KALLET diharapkan bisa meminimalkan kartu yang harus dibawa. Mereka mendapatkan hadiah sebesar 40 juta dan laptop gaming.

Juara 3 Tim YadaYada

Terdiri dari :
  • Angga putra
  • Fitrah syuhada
  • Abdul arfan 
Aplikasi yang dibuat adalah SmartDocs dan hadiah yang dibawa pulang sebesar 20 juta rupiah dan kamera.

Semoga dari kegiatan Finhacks 2017 bisa menginspirasi generasi muda lainnya yang dapat membuat aplikasi yang lebih kreatif dan membantu serta memudahkan layanan masyarakat. Terbukti masyarakat Indonesia juga tidak kalah kreatif dan pintar dari generasi muda di negara lain.


No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung dan berkomentar. Mohon maaf semua komentar di moderasi ya

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...