Selamat Hari Guru Nasional 2015, Momen Untuk Pahlawan Tanpa Tanda Jasa. Ikut meramaikan postingan Hari Guru Nasional yang jatuh setiap tanggal 25 November. Bukan mau cerita kesan dan pesan tentang guru-guru yang pernah mengajar saya sih postingan kali ini. Jadi ceritanya di sekolah Aa dan Ade ada event yang sama yaitu meminta orang tua murid untuk mengajar di kelas anaknya.

Selamat Hari Guru Nasional 2015



Awalnya si di TK sekolahnya ade, saya diminta ikut mengajar tapi terpaksa saya tolak karena saya ada jadwal ujian. Eh beberapa hari kemudian di SD juga diminta mengajar juga, katanya minta dijelaskan soal blogger hehehe. Tetap saya tolak deh, mungkin next time bisa ikutan ya asal jadwalnya dikasih dari jauh hari (sok sibuk banget).


Walaupun tidak ikut serta dalam kemeriahan hari guru di sekolah, tapi ada korlas (Koordinator Kelas) yang memberikan liputan serta dokumentasi lewat group wa kelas. Saya sempat kaget kok ada foto Aa di depan kelas, tapi ga saya tanya sih di group. Setelah pulang baru saya tahu ternyata Aa lagi nyanyi di depan kelas. Takjub ooh dia bisa juga ya nyanyi di depan :)


Dari kegiatan ini bisa diambil beberapa pembelajaran (menurut kesan beberapa orang tua murid yang ikut mengajar). Mengajar murid SD membutuhkan kesabaran yang luar biasa, teman yang kebetulan mengajar di SMA pun merasakan ada bedanya saat mengajar.

Anak-anak selain diajarkan mengenai sejarah Islam juga mengikuti berbagai kegiatan lainnya. Seperti menyanyi, menjawab pertanyaan melalui kuis. Yang paling senang ketika mereka dibagikan snack oleh korlas.

Untuk guru-guru yang ada di Indonesia Selamat Hari Guru, tetap semangat mengajar dan mentransfer ilmu kepada murid-murid. Seperti yang sudah kita kenal slogan guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Selamat berjuang para guru, semoga diberikan kesabaran dan kelapangan hati serta pahala yang besar. Aamiin.