Tinggal di Jabodetabek penting sekali kita mempunyai e-money untuk beraktivitas sehari-hari, baik untuk pengguna kendaraan umum maupun kendaraan pribadi. Bahkan untuk saya seorang ibu rumah tangga pun e-money sangat membantu sekali saat saya bepergian atau berbelanja.

Awalnya sih saya punya e-money dari Indomaret card yang jarang sekali dipergunakan. Tapi sejak e-money bisa dipergunakan untuk membayar tiket perjalanan kereta commuter line dan busway jadi lebih sering saya pergunakan. Lebih mudah, cepat dan praktis serta tidak perlu antri lagi saat menggunakan kendaraan umum.

Saat harus menggunakan Commuter Line bersama keluarga, kami masih menggunakan tiket harian kereta api yang dibeli di loket stasiun. Saat pembelian tiket harian sih tidak ada masalah, namun saat kembali hendak menukarkan tiket dengan uang jaminan milik kami antrinya panjang bukan main. Karena antri inilah anak-anak sering protes karena lama menunggu menukarkan tiket harian tersebut. Jika tidak ditukarkan sayang sekali 4 tiket dikali uang jaminan sebesar 10ribu rupiah, yang artinya kami harus kehilangan uang sebesar 40 ribu rupiah. Gak rela dong membuang uang sebanyak itu. Awalnya sih uang jaminan hanya sebesar 5000 rupiah tapi sejak April 2015 naik menjadi 10.000 rupiah.


Akhirnya saya membeli 2 buah e-money lagi, karena sebelumnya sudah mempunya indomaret card dan Gramedia card yang bisa digunakan. Jadilah saat ini saya mempunyai 4 buah e-money yang disimpan dalam Alumunium Card Holder agar lebih mudah saat digunakan.


Banyak teman-teman yang sudah mengetahui cara penggunakaan e-money pada commuter line ya, disini saya akan memberitahukan cara menggunakan bagi teman-teman yang belum mengetahui ya.

Oh ya jika mempunyai anak berumur 3 tahun keatas wajib mempunyai tiket sendiri ya. Atau anak dengan tinggi badan lebih dari 90 CM wajib memiliki tiket.


tinggi Ade sudah melebihi 90 CM, berarti wajib membeli tiket 

Berikut cara menggunakan e-money untuk naik commuter line :
  • Satu kartu e-money berlaku untuk satu orang.
  • Pastikan saldo sebesar 11.000 rupiah.
  • Isi e-money sebelum menggunakan commuter line sesuai tarif tapi sebaiknya lebih saja  karena jika kurang akan dikenakan denda. 
  • Di stasiun saat pertama kali menggunakan e-money bisa di tap pada mesin berwarna merah seperti di bawah ini untuk melakukan aktifasi. Saat melakukan tap akan keluar informasi saldo dari e-money.



  • Setelah melakukan aktivasi kita bisa tap lagi pada pintu masuk ke stasiun.
  • Saat sampai di stasiun tujuan bisa men-tap lagi pada pintu keluar. Di sini lah saldo e-money akan di potong sesuai tarif tiket commuter line.

Mudah bukan cara menggunakan e-money untuk naik commuter line, tanpa harus antri dan mengembalikan uang jaminan kita bisa langsung beraktivitas di tempat tujuan.

Oh ya saat ini posisi kereta commuter line sudah bisa di cek di applikasi andorid loh. Untuk di stasiun Kota juga contohnya kita bisa melihat posisi kereta pada layar yang sudah disediakan. Jika kereta akan masuk di Stasiun Kota pun kita bisa melihat kereta tersebut ada di jalur berapa.

real time posisi kereta commuter line