Setelah menghadiri Pameran Pembangunan Kesehatan di JIEXPO Kemayoran 14 November 2015 untuk mensosialisasikan Program GeMa CerMat yaitu Gerakan Masyarakat Cerdas Gunakan Obat, kali ini saya menghadiri Cara Belajar Insan Aktif (CBIA) atau Community Based Interactve Approach Method di Gedung Kemenkes, Kuningan Jakarta.


Ibu Menteri Djuwita F. Moeloek memberikan sambutan pada acara Sosialisai Pencanangan Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat. Menurut beliau hulunya kesehatan adalah orang tua. Jika orang tua sehat maka anak-anak akan mendapatkan kesejahteraan. Dalam rangka sosialiasi penggunaan antibiotik yang baik dan benar pemerintah tidak bisa bergerak sendiri untuk mensosialisasikannya. Melalui bimbingan kepada masyarakat untuk ikut serta dalam memberikan informasi kepada masyarakat luas.


Antibiotik itu untuk mematikan kuman, namun karena pemakaian yang tidak tepat maka bisa menjadi resisten justru akan menjadi tidak baik baik kesehatan. Dulu antibiotik awal mulanya adalah Penicilin yang digunakan untuk menyembuhkan penyakit infeksi karaena bakteri. Manusia diberikan otak yang luar biasa maka dibuatlah turunan dari penicilin untuk menyembuhkan penyakit akibat bakteri. Namun bakteri terus berkembang oleh karena itu kita harus cermat dalam penggunaan antibiotik ini. Menurut Ibu Nila juga bahwa antibiotik sejak tahun 2000 tidak ada varian terbaru lagi.

Pada kesempatan itu juga beberapa kelompok dipilih untuk mendapatkan ilmu dalam program CBIA. Beberapa orang blogger juga diajak untuk belajar bersama untuk mengenal berbagai macam obat yang bisa dibeli secara bebas di pasaran, maupun obat yang harus menggunakan resep dokter. Sebagai masyarakat juga kita harus cerdas membaca kode dan tidak sembarangan meminum dan membeli obat. Bisa bertanya melalui apoteker.


Dari acara tersebut juga saya jadi tahu bahwa pemusnahan obat yang benar itu seperti apa. Ternyata kita harus dengan rutin mengecek persediaan obat yang ada di rumah apakah sudah expired atau belum. Obat yang sudah expired sebaiknya tidak dibuang begitusaja ke tempat sampah atau ke lubang wc. Yang paling benar adalah dengan mengubur obat tersebut di kedalaman tanah. Jika dibuang secara sembarangan ternyata bisa membahayakan juga.

Ibu Menteri juga memberikan rompi khusus secara simbolis kepada perwakilan kader yang sudah berpartisipasi terhadap CBIA.