Tuesday, January 2, 2018

Cinta Ini Akan Tetap Ada Untuk Kalian


A Mother thinks about her children day and night, even if they are not with her and will love them in a way they will never understand - anonymous.



Wujud Cinta Untuk Anak


Foto ini diambil sesaat sebelum Alvin akan pergi ke tempat khitan dua minggu lalu. Meskipun atas permintaannya sendiri untuk dikhitan, saya tahu ada rasa khawatir dan ketakutan yang muncul.  Hal ini wajar terjadi pada anak yang akan dikhitan.

Sepanjang perjalanan saya perhatikan wajahnya yang tegang dan takut terlihat jelas. Saya genggam terus tangannya untuk menguatkannya sambil membisikkan kata-kata yang bisa membuatnya lebih tenang. Saya minta untuk berdoa juga supaya lancar dan tidak takut.

Allhamdulillah kami sudah menyelesaikan salah satu tugas wajib pada anak laki-laki yaitu mengkhitannya sebelum memasuki usia balig. Yang buat saya senang adalah bisa menemani Alvin pasca khitan, jadi bisa mengurusnya hingga sembuh. Saat ini saya sudah full time lagi di rumah setelah resign dari pekerjaan. Alvin pernah bilang kalau lebih senang saya berada di rumah, bisa sama-sama terus dan dijemput sekolah sama mama, katanya. Dia berkata seperti itu sambil berkaca-kaca, gimana saya gak luluh ya. 

Tiap ibu memang punya pilihan, apapun pilihannya pasti yang terbaik. Saya memutuskan untuk kembali berada di rumah karena cinta dan ingin tetap berada dekat dengan mereka. Selain itu saya juga ingin mendampingi Pascal menjelang ujian akhir SD nanti. Dia menginginkan melanjutkan ke SMP Negeri.



Banyak sekali kritikan dari beberapa orang tua yang mengetahui saya mengizinkan Pascal masuk sekolah negeri. Mulai dari komentar mau jadi apa di sekolah negeri, kok ga masuk pesantren aja biar akhlaknya baik dan komentar-komentar miring lainnya.

Dari sini lah saya mau menguatkan pilihannya Pascal dengan memberikan masukan dan dukungan padanya. Saya bilang mau masuk ke mana pun, mama aku selau ada dan memberikan yang terbaik untuknya. Insya Allah dengan niat, usaha yang keras untuk belajar dan tentunya doa semua akan berjalan dengan lancar. Duh jadi curcol gini ya. Memang kita tidak bisa melarang orang untuk berkomentar apapun, cukup berikan senyuman saja :)

Selalu Ada Untukmu


Wali kelasnya Pascal berpesan pada orangtua saat pengambilan rapot lalu, untuk menjaga kesehatan anak-anak karena sebentar lagi akan menghadapi Ujian Nasional.

Salah satu cara untuk menjaga kesehatan anak-anak adalah dengan makan teratur. Saya merasa tidak tenang kalau anak-anak terlambat makan, khawatir daya tahan tubuhnya akan menurun sehingga akan menyebabkan sakit. Makanya saya agak cerewet kalau menyangkut soal makan.

Walaupun sudah dijaga seketat apapun, ada kalanya anak tetap sakit seperti demam. Namanya juga manusia, pasti pernah lengah dan buat salah. Kalau sudah begini biasanya saya akan sedih dan menyesal. Jangan-jangan ada kesalahan yang sudah saya perbuat dan kurang memperhatikan anak-anak. Tapi, hal ini tidak lantas saya hanya menyesali hal tersebut tanpa mencari cara menyembuhkan dan menjaganya agar tetap sehat.

Penanganan Demam Pada Anak Di Rumah


Saat anak demam tidak perlu buru-buru membawanya ke dokter. Karena saya punya pengalaman tentang ini. Waktu pertama kali punya anak, ketika menyentuh tubuhnya yang hangat, saya pikir itu adalah demam. Maka saya pun langsung membawanya ke rumah sakit. Setelah diperiksa dokter ternyata suhunya normal. Jadi, jangan mengandalkan sentuhan tangan saja ya untuk memastikan apakah anak demam atau tidak, tapi gunakan termometer untuk mengetahui suhu tubuh yang akurat. Suhu tubuh yang normal ketika diukur menggunakan termometer pada ketiak sekitar 34,7 - 37,3 C

Demam sering dialami oleh anak-anak dan kebanyakan penyebabnya tidak serius tetapi merupakan gejala dari penyakit tertentu. Sebenarnya saat demam sistem kekebalan tubuh sedang melawan infeksi dan menyebabkan kuman penyebab infeksi merasa tidak nyaman.

Menjadi seorang ibu harus terus belajar, saya pun mencari tahu pula cara penanganan demam pada anak di rumah. Berikut ini beberapa hal yang saya lakukan saat anak demam di rumah :
  • Memberikan minum air yang banyak. Awalnya memang agak susah, karena anak merasa tidak nyaman. Tapi saya berikan seikit demi sedikit sambil diberikan penjelasan kalau demam mau cepat sembuh harus minum yang banyak supaya gak dehidrasi. Kalau kekurangan cairan harus diinfus di rumah sakit. Cara ini cukup berhasil membuat anak mau minum dengan banyak.
  • Periksa suhu tubuh dengan teratur dengan termometer. Penting sekali punya termometer di rumah supaya bisa mengukur suhu tubuh dengan akurat. Lebih aman menggunakan termometer digital dibandingkan air raksa karena rawan pecah dan berbahaya saat air raksa menguap serta terhirup akan beracun.
  • Tetap berikan makanan. Pastinya akan susah menyuruh anak untuk makan saat demam. Biasanya saya akan memberikan makanan kesukaannya agar lebih semangat makannya, tapi juga harus memberikan makanan yang sehat dan mudah dicerna.
  • Gunakan pakaian yang tipis. Dulu yang saya tahu kalau anak panas atau demam, orangtua menyarankan menggunakan jaket. Ternyata cara ini tidak benar, Memakai pakaian yang tipis membuat panas tubuh bisa keluar dengan baik. Suhu udara di dalam ruangan juga harus diperhatikan.
  • Istirahat yang cukup.  Waktu demam biasanya agak rewel atau susah untuk tidur merasa badannya tidak enak. Nah, disini lah peran saya sangat penting untuk selalu ada dan menemaninya. Temani anak-anak tidur saat demam sambil membelai dan mengompresnya.
  • Berikan obat penurun demam.  Saya biasa memberikan Tempra saat anak-anak demam supaya  merasa nyaman.



Kenapa Memilih Tempra

Tempra mempunyai tiga jenis varian yang masing-masing diberikan sesuai dengan usia anak. Tempra Drops untuk anak usia di bawah 2 tahun, Tempra Syrup untuk anak usia 1-6 tahun, dan Tempra Forte untuk anak usia 6 tahun ke atas  



Usianya Pascal dan Alvin ada di kategori 6-12 tahun, makanya saya selalu sedia Tempra Forte di rumah juga dibawa dalam perjalanan. Kalau lupa, mudah kok bisa dibeli di apotek atau toko obat terdekat karena bisa dibeli dengan bebas tanpa resep dokter. Namun, supaya obat bisa efektif bekerja harus diberikan sesuai dengan dosis yang tepat

Nah pas kan kalau saya memberikan Tempra karena masing-masing varian sudah memiliki dosis yang sesuai, tidak perlu takut kekurangan dosis atau kelebihan dosis. Pada Tempra Forte setiap 5ml mengandung 250mg Paracetamol. Enaknya lagi sudah tersedia gelas takar dalam kemasan, jadi tidak perlu lagi repot menakar. Selain itu Tempra juga bisa langsung diberikan pada anak karena tidak perlu dikocok terlebih dahulu dan akan larut 100%.

Paracetamol bekerja sebagai antipiretika pada pusat pengaturan suhu di otak dan analgetik dengan meningkatkan ambang rasa sakit sehingga bisa meredakan demam, nyeri setelah imunisasi, sakit kepala, dan sakit gigi. Tempra juga aman di lambung sehingga membuat saya tidak ragu lagi memberikannya pada anak-anak. Apalagi tersedia dengan dua rasa buah yaitu jeruk dan anggur jadi anak-anak menyukai rasanya. 

Pascal dan Alvin ingat ya cinta mama akan tetap ada untuk kalian sampai kapanpun dan dimanapun. Sehat-sehat selalu ya sayang.


Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Tempra.

7 comments:

  1. Alvin, selamat ya sudah di khitan.
    Aa Pascal selamat menyiapkan diri menjelang ujian ya.

    ReplyDelete
  2. Kalau ada mama itu anak rasanya damai dan nyaman. Padahal kadang mamanya juga gak ngapa-ngapain ya.

    ReplyDelete
  3. Kalo demam pakai baju tipis ya, beda dg aku waktu kecil dulu, malah diberi selimut dan jaket. Nah ternyata itu malah salah. Aku juga sedia tempra di rumah, buat jaga2 kalo anak demam mendadak.

    ReplyDelete
  4. Tempra yang selalu membantu saya merawat anak2 waktu masih kecil dulu. Moga Alvin makin soleh ya mba, sehat2 semuaa

    ReplyDelete
  5. Toslah mbk lid. Aku jg nyiapin tempra nih di rumah.

    ReplyDelete
  6. Kenapa sih sekarang kayaknya sekolah negeri dipandang rendah banget :(

    Sehat sehat yaa Alvin pasca khitan dan cepett tinggiii

    ReplyDelete
  7. Setujuuu.. Senyumin aja segala komentar yang kurang enak :)

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung dan berkomentar. Mohon maaf semua komentar di moderasi ya

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...