Yang harus diantisipasi dari penyakit kritis bukan hanya bagaimana melawan penyakit tersebut, tapi bagaimana menthread secara keseluruhan karena dapat kehilangan penghasilan rutin yang bisa berpengaruh pada keuangan keluarga.


Mengatasi Penyakit Kritis


Jaman yang serba praktis menyebabkan orang bisa menikmati apapun dengan cepat seperti mencari makanan. Banyak makan tapi kurang gerak bisa menyebabkan berbagai Penyakit Tidak Menular (PTN) seperti sakit jantung, stroke, diabetes, TBC, dan hipertensi. Menurut survey WHO menyatakan bahwa PTM menjadi penyebab terbesar kematian di Indonesia. Penyakit tidak menular tersebut bisa menyebabkan penyakit kritis yang belum tentu dicover oleh semua perusaan asuransi.

Penyakit kritis bisa dihindari dengan menjaga pola makan yang sehat termasuk banyak makan buah dan sayur serta melakukan aktivitas fisik dengan rutin. Apakah sudah cukup ketika kita melakukan aktivitas fisik saja dalam sehari-hari? Lalu apa bedanya dengan olahraga?

Aktivitas fisik merupakan aktivitas yang membutuhkan kontraksi otot. Nah kegiatan sehari-hari seperti beres-beres rumah, nyetrika, naik tangga termasuk aktivitas fisik. Sedangkan olahraga adalah bentuk aktivitas fisik yang disengaja dan terencana bisa menyehatkan badan seperti berenang, naik sepeda, lari senam, dan lain-lain. Aktivitas fisik terbagi menjadi beberapa kategori mulai yang ringan sampai moderat. Untuk menjaga kesehatan diperlukan aktivitas fisik yang berat yaitu olahraga.

Cara mudah membedakan suatu aktivitas fisik termasuk olahraga atau bukan adalah contohnya saat melakukannya masih bisa mengobrol itu intensitas aktivitas fisiknya ringan. Tetapi jika untuk mengucapkan beberapa kata saja sudah terengah-engah dan harus mengambil napas ini termasuk aktivitas fisik yang berat yaitu olahraga.

Informasi tersebut saya dapatkan dari dokter Vito Damay SpJP (K), M.Kes FIHA FICA ketika menghadiri peluncuran PRUCritical Benefit 88 dari Prudential Indonesia (14/1).


Komitmen Prudential Untuk Indonesia



Penyakit kronis yang dialami seseorang bisa menyebabkan kebangkrutan, untuk itulah Prudential Indonesia ingin melindungi pasien dan keluarganya akibat penyakit kritis dengan peluncuran PRUCritical Benefit 88.

Prudential mengeluarkan komitmen baru di tahun ini di Indonesia dan 10 negara Asia Pacific lainnya. Dengan taglinenya "Listening, Understanding, Delivering" Prudential  mempunyai 4 komitmen yaitu We Do Health, Wealth,  Tech, and Good.

Bapak Jens Reisch, Presiden Direktur Prudential Indonesia mengatakan bahwa berjuang melawan penyakit kritis bisa menguras emosi dan fisik pasien serta keluarganya dan dapat mengganggu perencanaan keuangan. PRUCritical Benefit 88 bisa memberikan ketenangan pikiran pada nasabah dan keluarganya. Nasabah dapat memanfaatkan uang perlindungan untuk membantu biaya pengobatan rumah sakit dan biaya hidup.




PRUCritical Benefit 88


Bapak Himawan Purnama - Product Development Prudential Indonesia menjelaskan detil mengenai PRUCritical Benefit 88.

PRUCritical Benefit 88 adalah produk asuransi jiwa tradisional yang memberikan perlindungan komprehensif atau Kondisi Kritis atau meninggal dunia sampai usia tertanggung 88 tahun dengan beragam pilihan premi sampai 15 tahun.

PRUCritical Benefit 88 mempunyai fokus untuk nasabahnya yaitu "Proteksi Terjamin, Uang Pasti Kembali" yang mempunyai berbagai manfaat antara lain :

Proteksi Terjamin


  • Perlindungan komprehensif untuk meninggal atau 60 kondisi ktiris tahap akhir, tanpa periode masa bertahan hidup.
  • 10% Uang Pertanggungan (UP) untuk angioplasty tanpa mengurangi UP PRUCritical Benefit 88 dengan maksimal Rp200,000,000.
  • 200% tambahan UP akan dibayarkan jika Tertanggung meninggal karena kecelakaan sebelum usia 70 tahun.
  • Perlindungan sampai dengan usia 88 tahun dengan jangka waktu pembayaran premi yang dapat dipilih selama 5 tahun, 10 tahun, 15 tahun atau premi tunggal.
Uang Pasti Kembali
  • 100% uang Pertanggungan akan dibayarkan bila tertanggung Utama masih hidup dan polis masih aktif sampai usia 88 tahun.
  • Jaminan manfaat 100% pengembalian premi pada tahun polis ke-20. Jika nasabah memilih pengembalian premi, maka polis berakhi.






Teman-teman jangan lupa ya untuk menjaga kesehatan dan jalanin bareng PRUCritical Benefit 88 solusi proteksi yang terjamin dan solusi rencana masa depan