Mengenalkan 4 Konsep Dasar Kurikulum ChaChing Untuk Anak Sekolah Dasar

Friday, February 22, 2019
"De, uang itu datangnya dari mana sih"? "Dari ATM" jawab Alvin dulu waktu masih kecil.

Gak salah juga kalau anak kecil menjawab seperti itu, karena selama ini melihat orangtuanya mengambil uang dari ATM. Jawaban tersebut bisa keluar begitu saja karena anak-anak belum mengerti arti uang apalagi cara mengelolanya.  

Apakah penting anak-anak mempelajari pengelolaan uang? Menurut saya penting, supaya saat dewasa nanti bisa membuat keputusan financial yang baik.



Bicara soal mengenalkan pengelolan uang sejak dini, Prudential Indonesia memperkenalkan Cha-Ching sejak tahun 2012 melalui kegiatan online dan offline. 


Mengenal Cha-Ching

Mungkin bagi teman-teman yang punya channel Cartoon Network mengenal program Cha-Ching tersebut karena tayang di sana dengan konsultasi dari spesialis pendidikan anak-anak Dr. Alice Wilder.

Cha-Ching adalah inisiatif dari Prudence Foundation, divisi Community Investment Prudential Corporation Asia. Dikembangkan dalam kemitraan dengan Cartoon Network, kanal televisi anak-anak terkemuka di Asia Pasifik dan Dr. Alice Wilder, seorang pakar bidang pendidikan dan psikologi anak pemenang Emmy Award. Cha-Ching menggunakan pendekatan naratif musikal yang menarik dan sesuai dengan usia.


Cha-Ching sebenarnya nama sebuah band musik  yang ada pada video singkat untuk mengenalkan literasi keuangan pada anak-anak. Di dalam film tersebut terdapat 6 tokoh yang mewakili kebiasaan banyak orang, yaitu
  • Prudence. Dia gemar membuat rencana dengan baik termasuk dalam mengelola uang.
  • Bobby. Hobinya menghambur-hamburkan uang sehingga tanpa sadar dia sering kehabisan uang yang didapatkannya.
  • Zul. Selalu bekerja keras dan sibuk menghasilkan uang untuk ditabung.
  • Pepper. Kerjaannya belanja dan belanja.
  • Charity. Senang membantu sesama dan menyumbangkan uangnya.
  • Justine. Pekerjaannya mencari uang


Dari keenam karakter tersebut, teman-teman lebih condong ke tokoh yang mana dalam keseharian?

Nah, dari film-fim singkat tersebut anak-anak diajak untuk bijak menggunakan uang dan tidak menghamburkannya. Uang yang dimiliki akan berputar, tetapi pilihan ada di masing-masing karena mempunyai kebutuhan yang berbeda. Sebaiknya saat mempunyai uang dipikirkan dengan matang akan digunakan untuk apa.

Masa depanmu bergantung padamu dan semua pilihan yang kau ambil.


Peluncuran dan Pelatihan Guru Program Pendidikan Cerdas Keuangan Cha-Ching Curriculum




Untuk mengenalkan pengelolaan keuangan pada anak-anak Community Investment Prudential Indonesia yang fokus pada "We DO Good" melakukan program pendidikan dan literasi keuangan untuk anak-anak melalui Cha-Ching Curriculum yang diajarkan pada anak-anak sekolah dasar berusia 7-12 tahun. Hal tersebut juga sejalan dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (PJOK) nomor 76 tahun 2016 yaitu mengimplementasikan pendidikan keuangan pada masyarakat Indonesia.

Pada tahun 2016 lalu Prudential sudah menerapkan Kurikulum ChaChing pada anak SD di Sidoarjo. Kegiatan tersebut tidak berhenti begitu saja, karena sepanjang tahun 2018-2020 Prudential Indonesia juga akan melanjukan kurikulum tersebut ke seluruh murid SD di Jakarta. Pada tahun 2018 lalu Kurikulum ChaChing sudah diperkenalkan di 221 sekolah di Jakarta dengan capaian 14,062 murid dan 446 guru.

Pada hari Rabu (20/2) lalu diadakan Peluncuran dan Pelatihan Guru Program Pendidikan Cerdas Keuangan Cha-Ching Curriculum di Gedung F, Kementerian Pendidikan & Kebudayaan, Jakarta. Beberapa guru undangan yang sekolahnya terpilih menerapkan Kurikulum ChaChing hadir untuk mengikuti workshop. Nantinya guru-guru tersebut akan mengajarkan program pada murid-muridnya di sekolah khususnya kelas 3 SD.

Ibu Nini Sumohandoyo, Sharia, Government Relations and Community Investment Director Prudential Indonesia mengatakan bahwa sebuah bisnis yang bertanggung jawab adalah bisnis yang memiliki komitemen berkelanjutan untuk mengembangkan masyarakat dan lingkungan sekitar. Salah satunya melalui Kurikulum ChaChing yang sedang berjalan.




Sementara itu  Marc Fancy, Executive Director Prudence Foundation membawa misi ingin memastikan  menjamin masa depan komunitas di wilayah Asia termasuk Indonesia dengan memajukan bidang pendidikan, kesehatan, dan keselamatan. Untuk itu beliau sangat mendukung sekali dengan adanya program Cha-Ching Curriculum yang diajarkan pada anak-anak.

Bapak Siddharta Moersjid, Ketua Dewan Nasional Prestasi Junior Indonesia mengatakan senang  sekali diberikan kepercayaan untuk mengimplementasikan Kurikulum ChaChing di Indonesia yang diharapkan  mampu menjadi barometer positif  bagi peningkatan literasi keuangan untuk anak-anak SD.


Cha-Ching Curriculum


Dalam pengajaran Kurikulum ChaChing anak-anak diajarkan 4 konsep utama dalam pengelolaan uang yaitu:
  • Earn (Memperoleh)
  • Save (Menyimpan)
  • Spend (Membelanjakan)
  • Donate (Menyumbang)


Alasan Kurikulum ChaChing dibuat adalah untuk mendukung kebutuhan pendidikan literasi keuangan yang tumbuh dan kritis di Asia Pasifik. Selain itu juga menyediakan rencana pembelajaran terstruktur dan terorganisir bagi pendidik dan relawan untuk memastikan hasil pembelajaran tercapai.



Untuk itulah para pendidik dan relawan diharuskan mengikuti pelatihan terlebih dahulu sebelum mengajarkan kembali materi yang didapatkan pada anak-anak. Dalam pembelajarannya anak-anak tidak hanya diberikan teori mengenai pengelolaan uang saja, melainkan melalui aktivitas yang menyenangkan lewat permainan dan musik. Bapak ibu guru yang sudah mengikuti pelatihan nantinya bebas untuk menerapkan Kurikulum ChaChing di jam pelajaran atau di luar jam pelajaran selama 6 kali pertemuan.

Allhamdulillah saya bisa mendapatkan modul Kurikulum ChaChing seperti yang diperoleh para guru, sehingga saya juga bisa menjadi relawan dengan mengajarkan anak terlebih dahulu. 

Setelah anak-anak mendapatkan Kurikulum ChaChing diharapkan mengerti konsep pengelolaan keuangan secara sederhana antara lain darimana uang berasal, cara menggunakannya, alasan kenapa harus ditabung, dan bagaimana cara membelajakan uang dengan bijaksana.



Program bagus seperti ini tidak akan berjalan dengan baik jika orangtua tidak ikut serta di dalamnya. Dengan memberikan contoh yang baik dalam penggunaan uang, maka anak-anak juga bis amengerti dan mencontoh orangtuanya.


Apakah teman-teman juga sudah mengelola uang dengan bijak?

39 comments

  1. Aku kemarin juga ada event bareng prestasi junior and yes mereka ngenalin juga ke anak soal money literacy ini pengelolaan keuangan sejak kecil penting banget dan aku suka sama program nya sesuai juga sama kurikulum sekolah yang sering adain market day konsepnya mantul

    ReplyDelete
  2. Pemikiran anak memang polos soal asal uang. Palung juga tahu mamahnya kerap ambil uang dari ATM dan pikir selalu punya uang di mesin itu, padahal diambil kala butuh banget serta dapat transferan honor menulis atau lomba blog. konsep pengenalan uang melalui bhacing itu langkah yang tepat karena anak adalah aset masa depan, diharapkan kala sudah besar telah terlatih untuk mengenal konsep uang dan penggunaannya.

    ReplyDelete
  3. Biar gimana yang namanya hidup pasti butuh uang. Kalau kita gak bisa mengelola dengan bijak, malah jadinya gak bagus. Makanya pas banget deh kalau sejak kecil anak-anak diajarkan untuk bijak mengelola uang

    ReplyDelete
  4. Konsepnya bagus banget mba memperoleh mengajarkan anak bahwa uang itu enggak langsung nongol jadi harus bekerja agar menghasilkan. Menyimpan, penghasilan kudu disimpan tidak langsung dihabiskan. Menabung, untuk perencanaan keuangan masa depan dan menyumbang dimana penghasilan yg kita peroleh di dalamnya ada milik orang lain. Keren keren Cha Ching...

    ReplyDelete
  5. aku mauuuu dong Lia diajarin juga hehehe...memang penting untuk beri pengetahuan dasar mengenai keuangan kepada anak sedini mungkin yaaa

    ReplyDelete
  6. Kurikulum ChaChing ini keren bgt dan pru beneran ngasih pendekatan yg mantul bgt buat anak2. Kereeen!

    ReplyDelete
  7. Penting banget mengajarkan bagaimana cara mengelola uang dengan baik kepada anak, agar anak jadi tahu bagaimana memanfaatkan uang sebaik mungkin. Kalau sudah demikian maka anak pun tidak akan boros memanfaatkan uang, karena keberadaan uang itu bukan untuk dihabiskan melainkan harus ditabung demi masa depan. TFS ya mbak.

    ReplyDelete
  8. Duh rasanya saya blm bijak mengelola keuangan deh kak, jd pengen belajar banyak hal biar nanti ketika punya anak bsa mengajarkannya jg 😊

    ReplyDelete
  9. saya sepertinya belum terlalu bijak mengelola keuangan keluarga nih, masih sering tergoda membeli sesuatu yang kadang gak ada faedahnya hanya karena tergiur diskon :(

    ReplyDelete
  10. Wahhh bagus banget nih, anak-anak sudah diajarkan mengelola keuangan sejak dini, jadi setelah dewasa mereka lebih bijak mengatur keuangannya :)

    ReplyDelete
  11. Kemarin juga di sekolah Shoji ada materi tentang literasi keuangan. Emang bener anak anak sudah sejak dini harus dikenalkan dengan konsep menabung dan beramal dengan kurikulum yang mudah diterima anak anak ya. Pasti menarik banget dan anak anak lebih nyantol

    ReplyDelete
  12. Semoga dengan metode pengajaran Kurikulum ChaChing dengan 4 konsep utama dalam pengelolaan keuangan (memperoleh, menyimpang, membelanjakan dan menyumbang)dapat mendukasi anak-anak sejak dini untuk mengelola keuangan ya mba.. stigma uang dari atm akan terkisis dengan 4 konsep diatas.. sekaligus mengajarkan anak untuk lebih peduli dan menghargai uang tentunya

    ReplyDelete
  13. Emang betul nih mbak, anak2 harus dikenalkan pada pengelolaan keuangan sejak kecil. Minimal harus bisa membedakan mana kebutuhan dan mana keinginan, supaya bisa jadi pondasi ke depannya dan gak boros hehe

    ReplyDelete
  14. keren banget sih program prudential yang ini, berharap banget kurikulum chaching bisa sampai di sekolah-sekolah di jogja. Kalau di cartoon network selalu tayang rutin ya mba?

    ReplyDelete
  15. Kalau anak sejak dini diajarkan hemat dan bisa mengatur belanja maka ketika besar akan jadi bebas finansial.

    Kurikulum changching sangat membantu kita sebagai orang tua

    ReplyDelete
  16. Jadi ingat waktu anak-anak masih kecil dan diajakin ngambil duit di ATM. Kalo duit ibunya abis, mereka suka ngajakin ambil di ATM. Dikira ke ATM tinggal ngambil duit, hahahaa

    Kalo anak-anak tuh sejak kelas 4 SD, udah aku ajarkan mengelola uang saku. Jadi ngasih uang saku untuk 1 minggu sekaligus. Kalo habis belum nyampe seminggu ya udah itu tanggung jawab mereka.

    ReplyDelete
  17. Earn (Memperoleh)
    Save (Menyimpan)
    Spend (Membelanjakan)
    Donate (Menyumbang)

    *noted mbak. Thank for sharing mengengai kurikulum ChaChing ini. Ternyata sudah ada sejak tahun 2012 tapi saya baru tahunya sekarang. Duh, kudet banget. Tapi untung belum telat banget. Semoga saya bisa terapkan juga ke anak saya nanti.

    ReplyDelete
  18. EH itu ada channel youtube-nya ya Cha-Ching ini? Aku harus nonton nih biar bisa aku ajakin anak2 untuk nonton juga bareng2, :))

    ReplyDelete
  19. Sis, besok ajarin aku mengenai Cha-Ching ini dan kurikulumnya yaa. Jangan malas dan pelit ngajarin aku, kan katanya ilmu harus dibagi :D

    ReplyDelete
  20. Di kelasku ada program menabung di celengan, Mbak. Sudah jalan 3 tahun ini dan alhamdulillah selalu sukses. Ehm, andai kurikulum ini bisa sampai di daerahku juga. Kuingin ikutaaaaaaan. Dan itu videonya bakalan aku download, biar bisa kupertontonkan ke anak-anak. Makasih ya Mbak Lid.

    ReplyDelete
  21. Wah keren nih kurikulumnya. Aku selalu suka inovasi bagus di dunia pendidikan tanah air.

    ReplyDelete
  22. Namanya kedengarannya aneh dan jadi merinding bayangin maklhluj dalam tanah . Btw metode chacing keren ya mbak

    ReplyDelete
  23. Duh, kayaknya aku jadi tokoh Pepper deh kalau sesuai kebiasaan yang dilakukan. :))

    Bagus banget nih program yang digagas Prudential, dari sejak kecil anak diperkenalkan dengan dunia keuangan. Literasi keuangan penting juga diketahui anak-anak agar dari kecil sudah memiliki konsep perencanaan keuangan yang bagus.

    ReplyDelete
  24. Bener juga sih teh kalau anak memang polos banget.
    Duit itu keluar dari AHM. Makanya kalau duitnya abis tinggal ke atm aja, Hahahaha...

    Jangankan anak2 bahkan orang yg ngakunya dewasa juga gak tau gimana caranya mengelola uang. Huhuhu

    ReplyDelete
  25. Wah asyik nih..penting memang mengajarkan tentang keuangan pada anak...cerdas finansial salah satu yg hes dikembangkan juga dlm diri anak..

    ReplyDelete
  26. Sama banget kaya Kezia kalau dia minta apa apa terus kita bilang ga punya uang dia cuma bilang ambil aja uangnya di atm hahaha anak-anak ya mikirnya kaya gitu. Btw suka sama kurikulum ini soale anak-anak bisa belajar literasi keuangan dengan cara menyenangkan.

    ReplyDelete
  27. Cha-ching curriculum ini bikin kita lebih mudah mengajarkan soal literasi keuangan ke anak anak ya mbak? Ada biaya nya ga sih mbak kalau mau ikut curriculum ini...?

    ReplyDelete
  28. Aku nontonin cha Ching di YT ke anak2 dan mereka seneng banget mbak :D
    Emang bagus ya, yg dewasa pun jadi belajar krn program/ kurikulum ini :D

    ReplyDelete
  29. Programnya bagus banget :). Dengan program ini anak pun jadi tahu pengelolaan literasi keuangan ya mba. Penyampaian dengan cara yang tepat :)

    ReplyDelete
  30. Wah, keren juga nih kak, sarana edukasi anak dengan film. Memang penting banet mengedukasi melalui sarana seperti ini. Makasih kak tipsnya. Bisa buat bekal saya nanti :)

    ReplyDelete
  31. Wah lucu ya ada program acara kayak chaching ini. Mengajarkan kecerdasan finansial sejak dini

    ReplyDelete
  32. Waah emanh deh penting banget untuk ngasih tau ke anak kecil, mengelola uang, kasih tau uang itu dari mana, gimana cara mendapatkan nya dan bijak untuk menggunakannya.

    ReplyDelete
  33. keren banget ihprogramnya
    salut dan bangga akuuu
    iya bener mbak kalau ada program kayak gini yang mengedukasi anak harus didukung banget sama para orangtua juga

    ReplyDelete
  34. Kok aku galfoks sama program2 prudential yg inovatif2 ya. Apa aku aja yg ga update ya kl perusahaan2 swasta bnyak program edukasi nya. Ini keren banget ini program nyaaaaa 😍😍😍

    ReplyDelete
  35. aku suka nonton film Cha-Ching di Cartoon Network. Dulu tuh nonton sambil belajar keuangan. Caranya sederhana tapi bisa diaplikasikan. Kesentil juga nih lewat film kartun supaya bijak mengelola uang.

    Salam,
    Helenamantra dot com

    ReplyDelete
  36. Kaya lagu yaa..
    Cha-ching.

    Hehe... Pasti kak Lid tanya, lagu apa?
    Kalo ga tanya..tanya doonk..
    Hahahaa, maksa.

    Lagunya exo.

    Literasi mengenai keuangan ini memang penting sekali ditanamkan sejak anak-anak.
    Agar mereka punya pemahaman yang baik mengenai alat tukar ini, bagaimana cara mendapatkannya dan kemana menghabiskan atau menyimpannya.

    Kudunya, aku juga nonton kartun ini nih...huhuu~

    ReplyDelete
  37. Pernah sudah lama banget melihat ada animasi cha ching ini, dilihat lihat lama ternyata dari Prudential. Seru juga sich mengenalkan istilah istilah dan kegiatan finansial sejak dini ke anak. Sama seperti Fira, kalau saya bilang lagi ndak ada uang, dia jawabnya ya udah ke ATM saja, lucu juga ya, jawabannya

    ReplyDelete
  38. Menarik banget klo ada kartun yg mengedukasi. Aku pikir tadinya Chaching itu kartun2 biasa. Coba aku tonton deh mbak, makasih ya infonya.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung dan berkomentar. Mohon maaf semua komentar di moderasi ya

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...