HATSYIII

"Adeeee...kalau bersin ditutup dong, virus tau, makanya pakai masker!" Teriak Pascal ke Alvin suatu hari. Adenya pun ngeles bilang kalau posisi bersinnya jauh dari Aanya.

"Tetep aja bisa nular virusnya walaupun jauh!" Kata Pascal

"Aa tau dari mana?" Tanya Alvin lagi.

"Makanya baca buku Ensiklopedia yang udah dibeli!" perintah Pascal.



Baca juga review buku Berbagi Cerita Berbagi Cinta

Belakangan ini kalau ada yang bersin atau batuk seakan seluruh dunia langsung menoleh pada orang tersebut dan sebisa mungkin menghindarinya. Maklumlah pandemi yang sedang berlangsung di hampir belahan dunia ini bikin takut serta mengkhawatirkan dan banyak orang mulai waspada.

Anak-anak juga jadi lebih aware dan waspada lagi selama menjalani social distancing di rumah sudah 3 minggu ini. Berbagai aktivitas mereka lakukan di rumah, mulai dari mengerjakan tugas dari sekolah, olahraga, istirahat, dan main termasuk melakukan hobi yang mereka sukai seperti bermain games, nonton film, dan membaca buku.

Aneka mainan mulai mereka keluarkan lagi dari. tempatnya begitu juga buku-buku yang sudah pernah dibaca sebelumnya untuk mengurangi rasa bosan dengan aktivitas yang monoton di dalam rumah.

Alvin pun langsung mengambil salah satu dari sekian banyak buku National Geographic Kids yang dimiliki. Karena penasaran dengan informasi yang diberikan oleh Pascal, dia pun ambil buku yang membahas tentang TUBUHPEDIA untuk membaca tentang virus dan cara kerja tubuh.


Setelah menemukan halaman mengenai virus, Alvin pun percaya kalau virus itu bisa menulari orang lain juga walaupun jaraknya agak jauh.

Bersin dapat terbang menyebrangi ruangan dengan kecepatan 56 km/jam dan meloncat sampai jarak 3m! (sumber : Buku TUBUHPEDIA)

Bersin itu padahal salah satu cara tubuh untuk mengusir kuman lho atau sebagai tanda ada yang mengganggu pada hidung seperti alergi debu, awal tanda pilek, menghirup lada atau cabe misalnya ketika ada yang sedang memasak.

Virus dan bakteri biasa menyebar melalui berbagai cara lewat kontak langsung, benda-benda termasuk makanan yang pernah digunakan oleh orang yang terinfeksi. Berbagai virus seperti flu, batuk maupun covid-19 yang sedang menyebar juga pada dasarnya sama cara penularannya.

Baca : Terapkan Perilaku Aman di masa Pandemi 

Jangan Menahan Bersin


Pernah gak sih menahan bersih? Saya pernah sih sesekali, kalau pun harus bersin pelan-pelan gitu supaya gak mengganggu orang lain. Ternyata menahan bersin itu akan menyebabkan pembuluh darah di bagian putih mata bisa pecah, mengalami gangguan pendengaran atau vertigo.

Duh serba salah ya, kalau bersin bisa menyebarkan kuman sekitar 100 ribu kuman ke udara dan bisa menulari orang lain sedangkan menahannya bisa alami gangguan kesehatan.

Cara Bersin Yang Aman

Sekarang di mana-mana banyak yang pakai masker ya untuk menghindari virus yang sedang merajalela. Lebih aman lah ya kalau sedang batuk atau bersin setidaknya tertutup oleh masker. Tapi, kalau tidak menggunakan masker bisa menutup mulut dan hidung ketika bersin menggunakan siku atau tisu. Jangan lupa tisunya dibuang ke tempat sampah supaya tidak menulari orang lain.

Hal penting lainnya adalah untuk lebih sering mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun atau hand sanitizer jika dalam keadaan mendesak ketika sedang berada di luar rumah.


Cara Atasi Bosan Ketika di Rumah


Setelah membaca informasi mengenai virus melalui buku tersebut, Alvin pun jadi mengerti. Tugas orangtua juga mengawasi dan menjelaskan lebih lanjut kalau anak-anak masih belum memahami informasi yang didapatkan.

Tiga minggu di rumah aja, bosan banget pastinya ya, jangan kan buat dewasa, anak-anak juga merasakan hal yang sama. Buku-buku sudah keluar semua, alhasil bacaan pun sudah dilahap habis semua oleh mereka. Makanya nih mereka minta beliin buku baru lagi selama di rumah untuk mengisi waktu luang , apalagi sebentar lagi Ramadan tiba. Tapi, mana mungkin pergi ke toko buku bukan? Pokoknya lagi ikutan anjuran pemerintah buat #DiRumahAja.

Untungnya saya baru aja baca penawaran menarik dari Tokopedia untuk menyambut bulan Ramadan tahun ini, sehingga saya bisa memanfaatkan promo tersebut untuk membeli buku buat anak-anak dan kebutuhan lainnya selama Ramadan. Promo yang ditawarkan antara lain :

  1. Bebas Ongkir
  2. Crazy Deals (Mulai 1 April): Promo menarik dengan kategori berbeda-beda setiap harinya.
  3. Brand Deals (Mulai 1 April): Penawaran menarik dari brand-brand eksklusif di Tokopedia.
  4. Flash Coupon (Mulai 1 April): Kupon-kupon promo yang bisa dipakai untuk transaksi.
  5. Kejar Diskon (Mulai 1 April): Promo flash sale.
  6. Tokopedia Play - Live Shopping (Mulai 20 April): Untuk menikmati pengalaman berbelanja yang lebih seru serta mendapatkan promo ekslusif, diskon dan cashback.
  7. Kotak Kejutan (Mulai 6 April):
  8. * Kotak Kejutan (tap di app untuk dapat hadiah)
    * Scan QR (user bisa menemukan tanda QR yang bisa di-scan untuk mendapatkan hadiah pada setiap partner offline store Tokopedia)
    * Kotak Kejutan dan Scan QR berkesempatan mendapatkan hadiah: Kupon Diskon + Ovo Points, Kupon Cashback + Ovo Points, dan Kupon Undian Grand Prize (1 mobil, 5 motor, 50 smartphone, 500 emas 1 gram dan 1.000 powerbank) + Ovo Points.
  9. Gajian Ekstra (27-29 April)



Sebagian buku National Geographic yang dimiliki oleh anak-anak. Kalau belinya di Tokopedia pakai promo Ramadan nanti bisa free ongkir lumayan banget apalagi kalau sampai dapetin flash coupon untuk dapetin harga promo. Tahu sendirilah harga buku sekarang mahal-mahal.

Oh ya Tokopedia juga bisa top up e money lho jadi gak repot lagi harus ke ATM atau minimarket lagi, untungnya ponsel saya sudah ada NFCnya. Butuh banget kan pakai e money buat bayar di gerbang tol atau transaksi parkir. Saya juga langsung cek tiket pesawat murah dan pesan tiket kereta buat ketemu keluarga nanti ketika pandemi berakhir.

Selama social distancing ini teman-teman di rumah belanjanya di mana? Nah, bisa manfaatin promo di atas lho. Hayo...kira-kira mau belanja apa aja buat persiapan Ramadan nanti.