Duh ramainya para sepupuan ini kalau sudah bertemu. Mereka gunakan waktu weekend untuk mabar alias main bareng. Saya pernah bertanya pada mereka serunya games itu seperti apa? Mereka bilang seru aja sekalian refreshing dari aktivitas sekolah. Gak tega juga kalau mengganggu permainan games mereka apalagi memang waktu bermain juga dibatasi. Tahu gak sih kalau bermain games dengan serius dan ditekuni bisa jadi atlet eSport profesional dan berlaga di mancanegara. Supaya bisa jadi atlet eSport pastinya orangtua bisa mulai wujudkan dari rumah dulu dukungannya.

Atlet eSport Profesional




Mengenal Atlet eSport


Pastinya banyak orang tua yang belum tahu kalau sekarang ada atlet eSport?  Saya pun gak tahu kok awalnya kalau ada atlet eSport macam Jess No Limit, Kevin Sutanto dan lainnya.  Ternyata mereka ini terkenal juga sampai di luar negeri karena memenangkan berbagai kejuaraan eSport yang mereka ikuti.

Informasi aja kalau Jess No Limit yang pernah menjadi brand ambassador salah satu platform belajar online ini adalah seorang atlet esport, lho. Bahkan dia pernah menduduki peringkat ke-2 di dunia untuk Mobile Legends pada musim ke-4 dan posisi pertama pada musim ke-6. Cuma main games aja, trus ikutan kejuaraan dan menang. Wah penghasilan mereka juga selangit ternyata bisa berember-ember hihihi.

Biar gak bingung, saya coba jelaskan mengenai eSport yaitu kompetisi olahraga dengan video games biasanya dilakukan secara individu maupun tim. 

Kalau dulu kita memandang games hanya sebuah permainan biasa saja, tapi saat ini beberapa games bisa dikompetisikan dan masuk ke cabang olahraga. Nah, pemainnya ini lah disebut atlet eSport.

Pada ajang olahraga PON XX di Papua juga sudah ada cabang olahraga eSport. Ada beberapa games eSport yang dipertandingkan antara lain Mobile Legend, Free Fire, PUBG Mobile, dan eFootball 2021. Kontingen yang mendapatkan medali emas untuk eFootball dari Provinsi Jawa Barat, wah ini provinsi yang saya dukung. 



Manfaat Bermain Games eSport


Jadi atlet eSport, otomatis kerjaannya main games trus dong? Iya juga sih namanya juga sudah profesi. Kalau anak-anak kebanyakan main games nanti jadi kecanduan lagi sekolahnya gimana?

Anak-anak mengenal eSport boleh-boleh aja kok, gak ada larangan asalkan ada pengawasan yang tepat dan cara bermain dengan benar. Lewat eSport sebenarnya banyak hal positif yang didapatkan juga antara lain meningkatkan memori dan menstimulasi motorik. Saat bermain games maka harus ada koordinasi antara mata dan tangan ditambah lagi harus bisa berpikir kritis dan cepat untuk mengambil langkah yang tepat dalam bermain sehingga dapat menyelesaikan permainan dan memenangkannya.


Jika ditanya gak takut kalau mengizinkan anak bermain games nanti jadi kecanduan? Sebenarnya apapun aktivitas yang dilakukan secara berlebihan dan tidak ada aturan bisa mengakibatkan kecanduan termasuk bermain games.

Tapi di jaman teknologi seperti saat ini, anak pun harus mulai mengenal gadget dan teknologi sejak dini supaya tidak gaptek. Yang paling penting adalah memberikan batasan dan pengawasan sesuai usianya dan mengenalkan aktivitas lainnya agar seimbang.

Jika pun memang anak berniat serius di bidang games, kenapa tidak sekalian saja menjadikannya atlet eSport.


Dari Hobi Jadi Atlet


Karena games eSport ini menjanjikan, makanya diperlukan adanya dukungan untuk pembinaan dan menyiapkan atlet-atlet eSport masa depan yang bisa mengharumkan nama negara. Selain berlatih dengan giat, para pemain games eSport ini harus sering mengikuti kompetisi yang diadakan untuk meningkatkan kemampuannya.

LEAD by IndiHome



Kalau atlet olahraga lain ada pembinaannya seperti di Pelatda maupun Pelatnas, sedangkan atlet eSport biasanya dibina di akademi eSport.

Buat kalian yang ingin jadi atlet eSPort, harus ikutan akademi eSport LEAD by IndiHome (Limitless Esport Academy by IndiHome) sebagai pusat untuk mengembangkan dan melatih atlet eSport bagi komunitas.

Di dalam LEAD pengembangan atlet eSport fokusnya adalah memberikan pendidikan player dari yang awalnya bermain games sebagai hobi saja menjadi calon atlet. Buat kalian yang suka main games eSport khususnya League of Legends Wildrift, gak salahnya lho kalau beralih dari player menjadi atlet saat ini lewat LEAD by IndiHome pendaftarannya sampai 22 Oktober 2021 ini aja. 

Nantinya peserta yang terpilih akan dibina oleh para coach profesional dan wajib mengikuti kompetisi yang ditentukan sehingga lulus dan dinyatakan sebagai atlet eSport. Di sini para calon atlet akan mengikuti latihan secara rutin supaya lebih berkualitas dan sportif ketika bermain di kompetisi mana pun baik tingkat nasional maupun internasional.

Syarat mengikuti LEAD byIndiHome ini mudah kok, cukup mendaftarkan diri di website https://indihome.co.id/leadacademy. Syarat peserta usia minimal 16 tahun dan tidak sedang mengikuti akademi eSport lain. Kalian juga bisa mengakses akun instagram @IndiHome dan @LEADIndiHome.

Sebagai orangtua yang mau mendukung anaknya menjadi atlet eSport dari rumah juga bisa dengan mendaftarkan Paket Games pada layanan Indihome yang selalu menyediakan layanan aktivitas tanpa batas bagi pelanggannya di rumah. Dari sini juga bisa menghasilkan atlet eSport indonesia yang bisa diandalkan nantinya.