Serunya Make Your Own Skincare di Wardah Skinverse

Pernah nggak kamu ngerasain ikut kelas hot yoga atau kejebak panasnya jalanan Jakarta pas matahari lagi terik-teriknya? Keringat banjir, uap gerah nempel di muka, dan pori-pori rasanya mangap selebar-lebarnya. Banyak yang mengira kulit cuma butuh proteksi pas kita lagi liburan ke pantai, padahal hawa panas ekstrem di mana pun bikin kulit gampang stres dan rentan rusak. Kesadaran soal pentingnya perlindungan kulit dari paparan panas inilah yang bikin aku langsung tertarik mampir ke Wardah Skinverse, sebuah perhelatan kecantikan berbasis sains yang sedang berlangsung di Ashta District 8, Jakarta dari 29 September - 6 Oktober 2026.



Ritual Subuh di Depan Kompor

Kebiasaanku peduli sama efek panas sebenarnya bukan cerita baru, tapi rutinitas harian yang sering bikin orang rumah heran. Selesai salam terakhir shalat Subuh, hal pertama yang aku raih bukan sapu atau piring kotor, melainkan botol sunscreen. Aku oles merata ke seluruh muka dan leher.
Orang rumah kadang nyeletuk heran, "Matahari aja belum nongol hilalnya, kok sudah heboh dandan pakai tabir surya?"

Alasannya simpel banget: tugasku setelah Subuh langsung berlanjut di dapur buat masak sarapan keluarga. Berdiri lama di depan wajan panas, api kompor yang menyala, plus kepulan uap masakan itu ngasih paparan panas termal langsung ke kulit wajah. Panas kompor yang kena kulit terus-menerus bisa memicu peradangan mikro, bikin kulit kusam, dan merusak cadangan kolagen alami. Ditambah lagi, cahaya fajar sudah mulai mengintip lewat ventilasi dapur. Jadi sebelum tangan sibuk pegang sutil dan bumbu dapur, sunscreen sudah wajib nempel duluan di muka sebagai tameng pelindung


Pas Hujan Deras Kok Tetap Pakai Sunscreen?

Proteksi kulit ini juga nggak pernah libur, mau cuaca di luar lagi mendung gelap gulita atau hujan badai seharian. Suatu sore, ada temanku yang main ke rumah pas hujan lagi deras-derasnya. Begitu lihat aku santai reapply sunscreen di ruang tengah, dia langsung ketawa heran.

"Lid, di luar lagi hujan lebat dan langit gelap begini, mataharinya aja ngumpet, kok kamu masih rajin oles sunscreen di dalam rumah? Kurang kerjaan amat!"

Aku cuma senyum lalu nunjuk jendela kaca besar di dekat ruang tamu. Banyak yang belum tahu kalau awan mendung tebal itu cuma menyaring sinar UVB (yang bikin kulit merah terbakar). Tapi sinar UVA yang bikin keriput, flek hitam, dan penuaan dini itu tetap leluasa menembus awan mendung dan kaca jendela rumah kita sampai delapan puluh persen. Jadi meski kita cuma santai baca buku di dalam rumah pas hujan, sinar UVA tetap bisa masuk dan merusak jaringan kulit tanpa kita sadari.


Mengajak Teman Skeptis ke Ashta District 8

Karena capek bolak-balik menjelaskan cuma pakai omongan, momennya pas banget waktu tahu ada event Wardah Skinverse di Ashta District 8 yang berlangsung dari tanggal 29 September sampai 6 Oktober 2026. Aku minta temanku buat mampir ke sana, biar dia bisa dengar penjelasannya langsung dari para ahli lengkap dengan bukti sainsnya. Kebetulan saya tahu informasi event ini karena bergabung sebagai KOC Seedbacklink.




Melangkah masuk ke area Wardah Skinverse di Ashta, suasananya langsung terasa hidup dan estetik. Menariknya, sebagian besar pengunjung yang datang kompak mengenakan pakaian bernuansa putih bersih. Kelihatan rapi, segar, dan nyambung banget dengan konsep skin longevity atau kesehatan kulit jangka panjang yang diusung.

Antusiasme pengunjung ramai sekali tapi alurnya tetap nyaman. Wardah menyediakan beberapa paket aktivitas yang bisa kita pilih. Harganya memang berbeda-beda tergantung sesi yang diambil, tapi menurutku worth it banget karena wawasan yang didapat daging semua.


Beberapa aktivitas yang bisa dicoba antara lain:

  • Complete Skin Longevity Protocol, pengecekan mendalam untuk membaca struktur dan usia biologis kulit kita.
  • Skin Longevity, sesi konsultasi tatap muka bersama dermatolog buat cari tahu bahan aktif apa yang paling pas untuk merawat sel kulit.
  • Lifestyle Protocol, bedah kebiasaan harian seperti pola tidur dan tingkat stres yang ternyata punya pengaruh besar ke kekuatan skin barrier.
  • Longevity Pilates, sesi olahraga ringan terpandu untuk melancarkan sirkulasi darah dan memperbaiki postur tubuh, fondasi penting biar kulit tetap bugar alami.


Pengalaman Seru Make Your Own Skincare


Dari semua agenda, sesi Make Your Own Skincare jadi spot yang paling aku tunggu. Di sini peserta nggak cuma disodori produk jadi yang ada di rak toko. Wajah kita dipindai dulu pakai alat diagnostik canggih buat membaca kadar minyak, kelembapan, sampai tingkat sensitivitas kulit.




Berdasarkan hasil tes itu, kita diajak meracik sunscreen dan produk skincare sendiri yang formulanya disesuaikan seratus persen dengan kondisi kulit masing-masing.

Buat aku yang sering berhadapan sama panas kompor dan punya banyak aktivitas fisik, punya sunscreen yang teksturnya ringan, cepat meresap, nggak lengket, tapi proteksinya maksimal rasanya puas banget. Ada rasa bangga tersendiri pas megang botol produk yang racikannya dibuat khusus buat kebutuhan kulit kita sendiri.

Merawat Kulit dari Dalam lewat Nutrition Wheel

Perawatan kulit yang awet muda tentu nggak akan tuntas kalau cuma ditambal dari luar. Konsep di Wardah Skinverse ini jempolan karena mencakup perawatan dari dalam tubuh lewat instalasi Nutrition Wheel.




Di area ini, kita bisa konsultasi langsung dengan seorang nutritionist. Setelah tes nutrisi singkat dan cerita soal pola makan harian, rodanya bakal memetakan keseimbangan gizi kita. Ahli gizi kemudian menjelaskan dengan gamblang makanan apa saja yang sebaiknya mulai dikurangi (seperti gula berlebih yang gampang merusak kolagen) dan asupan apa yang perlu ditambah buat mendukung regenerasi kulit dari dalam.

Keluar dari Ashta District 8, temanku yang kemarin sempat heran kenapa aku pakai sunscreen pas hujan malah pulang sambil senyum lebar menenteng produk racikannya sendiri. Ternyata merawat kulit itu bukan soal latah ikut tren, tapi memahami apa yang sebenarnya dibutuhkan tubuh kita.
Mumpung acaranya masih ada sampai 6 Oktober 2026, sempatkan mampir ke Wardah Skinverse di Ashta District 8, ya!


Post a Comment

0 Comments