Berawal komen Pinisi Indonesia disalah satu postingan yang ada diblog ini, pihak Pinisi meminta alamat email untuk mengirimkan undangan Family Gathering Blogger yang diadakan di Pinisi Eduntainment Park pada hari sabtu 26 Januari 2013. Karena bertepatan dengan hari libur maka aku konfirmasikan kedatanganku kesana, kebetulan suamiku juga ulang tahun nih di tanggal ini :) Kami mendapatkan 4 vocer masuk ke Pinisi, berupa 2 Tiket masuk Anak-anak dan 2 tiket masuk untuk dewasa plus makan siang. Allhamdulillah kan, bisa masuk pinisi gratis.

Sabtu pagi Kami meluncur ke lokasi Pinisi, sampai di Gedung Pasar Raya tepat jam 9.30 sebagaimana undangan yang tertera diemail. Kami sudah disambut didepat lift untuk dibawa ke lantai 10 tempat Pinisi berada. Pada saat masuk bisa langsung melihit sebuah kapal yang besar berada didalam, aku langsung registrasi kedatangan. Disana sudah ada Bi Erry, Bunda Kanaya, Mira Sahid dan tak lama datang satu persatu blogger lainnya. 

Setelah registrasi kita diberikan tanda tamu VIP loh, serta dapat goodie bag dari Pinisi dan Majalah Good Housekeeping dan tiket untuk makan siang. Anak-anak langsung tidak sabar ingin bermain disana.

Sebuah kapal besar berada tepat di tengah arena
Pinisi Eduntainment Park menurut yang saya kutip dari handpaper yang saya dapatkan adalah sebuah taman bermain dengan konsep education and entertainment yang didesain menyerupai kota pelabuhan dengan landmark sebuah kapal kayu tradisoonal Pinisi. Dirancang sebagai one stop destination eduntainment park bagi anak usia 2-16 tahun yang bertujuan untuk menumbu kembangkan cinta anak-anak pada kesenian dan kebudayaan Indonesia.

Ini cocok sekali bagi sebagian besar masyarakat perkotaan yang sering mengunjungi Mall, karena Pinisi Eduntainment Park ini berlokasi di  Gedung Pasaraya Lantai 9-10 Jalan Iskandarsyah II No. 2 Blok M Jakarta. Taman bermain indoor ini mempunyai luar 6000 m2. Taman bermain ini baru saja diresmikan November 2012 kemarin, terhitung masih baru dan masih ada beberapa arena yang dalam penyelesaian.

Arena permainan yang dinaiki Pascal adalah Kiss Car yaitu sebuah permainan mirip bom-bom car hanya bentuknya bulat bisa berputar-putar, anak-anak harus bisa menguasainya agar tidak selalu berputar dan harus berjalan, awalnya Pascal kesulitan mengendalikannya. Alvin pingin ikutan main tapi dilarang karena belum cukup umurnya untuk bermain Kiss Car ini.

Pascal bermain Kiss Car
Permainan yang da di Pinisi Eduntainment Park diantaranya yaitu : 
  • Kiss Car
  • Carrousel
  • Cho Cho Train
  • Wall Climbing
  • Flying Fox
  • Kids Playground
  • Toddler Area
  • Cyber Games
  • 4D Simulator
Sedangkan Galeri yang ada saat ini bisa digunakan untuk anak-anak belajar mengenal seni dan kebudayaan Indonesia diantara lain :
  • Kelas Vocal
  • Kelas Angklung
  • Kelas Gamelan
  • Kelas Batik
  • Kelas Tari
  • Kelas Pedalangan
Pascal dan Alvin didepan 4D Simulator
Pascal paling suka dengan 4D Simulator ini, berkali-kali dia masuk kesana. Film-filmnya banyak diantaranya ada Dinosaurus, rollercoster, kepik, Gempa bumi dan lain sebagainya.

diantara film yang diputar di 4D Simulator
Arena Wall Climbing yang ada disana
salah satu arena playground yang ada

Ada satu aktivitas yang terlewatkan oleh Pascal & Alvin yaitu menghias layang-layang, waktu ditawari dia tidak mau tapi pada saat mau pulang baru mau, sayang sudah terlalu sore jadi tidak kesampaian.

Bermain sepak bola

Arena permainan cyber games ini juga menarik dimainkan oleh anak-anak. Ada permainaan sepak bola, tetris, dan lain sebagainya. Aku tidak sempat melihat semua karena sedang perada di theater Pinisi untuk mendengarkan info dari Mbak Ari Kartika dari Pihak Pinisi.



Pascal, Alvin dan suamiku sedang bermain sepakbola





Pascal sedang bermain Flying Fox

Alvin sedang berada di atas Cho Cho Train.

Dengan menaiki Cho Cho Train kita bisa melihat kebawah semua arena permainan yang ada. Cukup 2 putaran membuat anak-anak senang dengan diiringi lagu naik kereta api. Oh ya selama berada di Pinisi Eduntainment Park ini kita juga disuguhi lagu-lagu daerah khas Indonesia.

Kelas Pedalangan
Pada kelas Pedalangan ini anak-anak diperkenalkan dengan wayang-wayang yang ada di Indonesia. Menurut Pascal juga diberitahukan nama-nama wayang yang ada. Setidaknya ilmu anak-anak mengenai wayang bertambah.

Kelas Batik
Pascal tertarik untuk mengikuti kelas batik, tapi pada saat mau didalam sudah ada orang lain dan harus menunggu giliran selama 30 menit. Karena terlalu lalu Pascal bosan menunggu dia main ditempat lain sehingga sampai pulang tidak kesampaian untuk masuk kelas batik ini. Menurutku kelas-kelas seni yang ada waktunya terlalu lama, dan kebanyakan sepi peminatnya. Mungkin bisa dikasih reward supaya anak-anak lebih semangat untuk memperlajari kelas-kelas seni yang ada.

Diakhir sebetulnya anak-anak akan diajak bermain teater Lutung Kasarung, sayang sekali aku tidak sempat mengambil gambar karena memangku Alvin yang sedang tertidur.

Mbak Ari dan Mbak Aster
Selain bermain dan bersenang-senang kita juga disana mendapatkan ilmu tentang menulis. Dimulai dengan Mbak Ari Kartika yang menjelaskan tentang Pinisi Eduntainment Park yang kemudian dilanjut oleh Mbak Aster Elanda dari Majalah Good Housekeeping. Disana Mbak Aster memberikan ilmunya dalam menulis. Diadakan juga lomba menulis Sharing & Blessing dan diambil 3 orang pemenang yaitu mbak DP Zahrial, Myra Anastasia dan juga mbak Indah keluar sebagai pemenangnya.

Oh ya terkahir tuntu kita foto-foto dong, kan acara ini sekaligus ajang kopdar juga. Senang sekali akhirnya bisa bertemu dengan teman-teman yang baru pertama kali bertemu.



Bagi yang berminat untuk bermain sambil belajar di Pinisi Eduntainment Park berikut informasinya: