Dunia anak tidak bisa lepas dari bermain, dari setiap permainan pasti bisa diambil unsur pembelajaran. Apapun itu permainannya pasti ada tujuan dan maksud tertentu didalamnya. Salah satu permainan yang sering dilakukan Aa dan Ade di rumah adalah bermain lego. 

Dengan bermain lego anak-anak bisa bermain dan mengembangkan berbagai kreativitas serta motorik kasar maupun halus. Beberapa manfaat tersebut diantaranya adalah :
  • Melatih motorik halus, saat memasang bagian-bagian lego untuk membentuk suatu bangun yang diinginkan.
  • Berlatih kesabaran saat memasangnya. Untuk bagian-bagian kecil terkadang tidak semua anak bisa memasang dengan sempurna.
  • Belajar mengenai kecerdasan ruang yaitu kecerdasan deminsional, anak bisa belajar mengenai bangun ruang panjangm lebat maupun tinggi.
  • Melatih  kreativitas untuk membuat suatu bentuk tertentu.
  • Kadang saat bermain si anak harus melihat contoh atau instruksi disini anak dilatih untuk mengikuti aturan yang berlaku.
  • Bisa melatih koordinasi mata dan tangan untuk anak.
  • Belajar berhitung.
Sabtu, 21 November 2015 lalu di sekolah Aa ada acara Exhibition. Selain ada pagelaran pentas seni, pameran, bazaar juga ada lomba antar TK/RA. Salah satu lomba yang digelar adalah menyusun Lego, saya lansung mendaftarkan Ade untuk ikut serta. Ade senang sekali apalagi nanti dia akan masuk ke SD itu juga sama seperti Aa. Kebetulan di sekolah Aa ada ekstra Kurikuler Robotic juga jadilah makin besar keinginan untuk masuk kesana.

Pagi-pagi kami sudah datang ke sekolah, Ade mau lomba sedangkan Aa akan pentas. Setelah registrasi ade menuju ruangan kelas di lantai dua. Karena lombanya belum dimulai anak-anak boleh bebas bermain lego terlebih dahulu. Ade membuat bentuk orang katanya sih :). Saya sendiri juga gak tahu dia kok bisa punya imajinasi seperti itu, padahal saya tidak pernah mengajarkannya di rumah .


Acara lomba pun dimulai, masing-masing anak diberikan satu lembar kertas yang berisi dua buah gambar. Boleh memilih gambar yang mana yang akan dibuat menggunakan lego. Gambar anak laki-laki sedang memegang bendera dan tulisan Allah yang dipilih Ade untuk dibuat. Anak-anak diberi waktu 1 jam untuk menyelesaikan gambar pilihannya. Oh ya Legonya sudah disiapkan oleh panitia jadi anak-anak tinggal mengambil di kotak yang sudah disiapkan. Seru nih mengaduk-ngaduk bentuk lego yang ada karena banyak.


Di sini anak dituntut untuk sabar dan disiplin. Sabar mencari dan mengaduk-ngaduk untuk mencari bentuk yang dibutuhkan. Disiplin menghitung bagian lego agar sesuai dengan perintah yang diminta. Disiplin menerapkan bentuk serta warna yang harus sama sesuai contoh.

Tidak sampai 15 menit Ade sudah bisa menyelesaikan tantangannya. Di akhir acara exhibition pengumuman lomba pun disampaikan. Allhamdulillah Ade mendapatkan juara pertama dan berhak mendapatkan piala, uang ,serta hadiah dari pihak sponsor.



Yang paling disukai Ade adalah hadiah piala, kalau hadiah yang lain dia tidak terlalu antusias. Bahkan amplop berisi uang pun langsung diserahkan pada saya :)