Kedua jagoan saya lagi suka sekali bermain rubik saat ini di rumah. Kalau Ade sih pastinya copy pastenya Aa. Mainan apapun yang dimainkan Aa dia pasti mau. Aa sudah belajar bermain rubik sejak TK dulu, awalnya cuma bisa menyamakan satu sisi saja, lama-lama bisa menyamakan semua sisi.


Sekarang kalau lagi main rubik selalu pakai timer, ceritanya untuk memecahkan rekor kecepatan yang dibuatnya sandiri. Sejauh ini paling cepat bisa menyelesaikan rubik selama 1 menit 30 detik. Kendalanya ada di rubiknya yang kurang licin dan kadang tersendat. Maklumlah punya rubiknya juga sudah cukup lama dan kurang bagus. Sempat melihat-lihat rubik di online shop yang lebih bagus supaya bisa menyelesaikan rubik lebih cepat.

Oh ya saat ini kami punya dua rubik, yang satu rubik biasa sedangkan yang satu tengahnya bolong. Saya sendiri belum bisa memecahkan permainan teka teki mekanis temuan Erno Rubik. Minta diajarkan sama anak-anak, tapi mereka rebutan untuk mengajarkan jadilah saya yang bingung sendiri. Untuk sementara nyerah dulu lah nanti belajar lagi hehehe kalah sama anak.



Video di atas saya ambil saat mereka bermain bersama, tapi agak lama sekitar 2 menit baru bisa menyelesaikannya. Bisa dilihat kesulitan Aa saat memutar rubiknya yang agak keras. Harus dibelikan yang baru nih kayanya.

Rubik 3x3 sudah bisa mereka sekarang penasaran dengan 4x4 bahkan pingin yang 11x11 katanya hehehe gaya. Tapi gak apa-apa sih kalau ini bisa jadi tantangan buat mereka.

Bermain rubik tidak hanya untuk kesenangan saja tapi juga bermanfaat untuk melatih saraf sensorik, motorik, melatih daya ingat, logika geometri dan juga manfaat lainnya. Yang paling penting juga bisa melatih kesabaran untuk menyelesaikan teka teki ini.

Tertarik belajar bermain rubik?