Jangan Menyerah Pada Anak Picky Eater, Cari Penyebabnya Dan Atasi

Monday, October 22, 2018
Gak sabar rasanya melihat Alvin berumur 6 bulan waktu itu, tandanya mulai makan MPASI pertamanya. Menyenangkan sekali saat dia happy menikmati makannya.




Waktu terus berlalu, saya sempat khawatir ketika Alvin tutup mulut saat diberikan makanan. Gimana jika nanti nutrisinya kurang, kalau gak mau makan seperti itu. Meskipun cemas, saya tetap berusaha untuk tenang sambil mencari informasi dari beberapa artikel dan teman yang pernah mengalami hal tersebut.

Saya mencoba tidak memaksanya untuk makan, sambil tetap diberikan ASI. Allhamdulillah akhirnya Alvin mau makan lagi. Mungkin waktu itu ada cara saya yang salah saat memberikan makan.


Usia Alvin pun makin bertambah dan mulai mengenal beraneka macam makanan sehingga ada waktunya kadang dia pilih-pilih makanan. Ketika diberikan semangka dia sempat menolak, padahal sebelumnya suka sekali dengan buah tersebut.

Sebagai orangtua yang punya anak, pastinya akan terus belajar dari waktu ke waktu begitu pula ketika si kecil mengalami susah makan atau pilih-pilih makanan yang disebut juga dengan picky eater.

Penyebab Picky Eater


Picky eater banyak dialami oleh anak usia prasekolah atau balita, padahal di usia tersebut anak sangat membutuhkan gizi yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangannya baik fisik, kecerdasan, dan emosionalnya. Jika kondisi seperti ini tidak diatasi anak akan mengalami kekurangan gizi dan berisiko stunting atau gagal tumbuh dan menyebabkan anak lebih pendek dari anak normal seusianya.

Penyebab Picky Eater diantaranya adalah adanya paparan makanan pada usia dini, kepribadian anak, lingkungan, dan adanya tekanan saat proses makan. Kondisi picky eater juga disebabkan oleh kurangnya variasi makanan pada anak.

Nah, seperti yang saya ceritakan di atas, adanya tekanan saat proses makan pada Alvin jadinya sempat menolak untuk makan. Begitu pula dengan Pascal kecil pernah mengalami kondisi picky eater dengan ditandai mengemut makanan.


Mengatasi Anak Picky Eater


Bicara soal Picky Eater, saya baru saja menghadiri Health Talk & Press Conference  bertema "Siasati Pemberian Makan Anak Untuk Tumbuh Kembang Optimal" yang diadakan di Plataran Menteng, Jakarta pada Jum'at (19/10) lalu.



Pada kesempatan tersebut hadir para pakar yang ahli dibidangnya ada Prof. Dr. dr. Rini Sekartini. SpA(K),  Psikolog anak Tari Sanjojo, Psi, dan Sylvia A. Rizal, Vice President Marketing SOHO Global Health.



Ternyata menurut penelitian angka kejadian picky eater pada anak prasekolah di Indonesia mencapai 42,4%. Beberapa diantaranya memiliki kebiasaan minum susu dalam volume yang besar, hal  tersebut dilakukan banyak ibu untuk menggantikan jumlah makanan yang kurang sehingga makin menjadikan anak susah untuk makan. Padahal susu diberikan sebagai pelengkap saja.

Beberapa tips yang dapat diterapkan untuk mengatasi anak picky eater antara lain :

  • Buat suasana saat makan menyenangkan, misalnya makan bersama keluarga di meja makan. Ajak anak memilih makanan atau membuat serta menyiapkan makanannya agar lebih tertarik saat makan.
  • Tetapkan jam makan yang sama setiap harinya sehingga anak bisa merasakan rasa lapar dan menjadian anak lebih disiplin.
  • Sebagai orangtua kita harus memberikan contoh yang baik termasuk memberikan makanan yang bervariasi agar tidak bosan. Jangan hanya bisa menyuruh anak makan satu jenis makanan tertentu tapi kitanya tidak ikut makan.
  • Bersabar ketika mengenalkan menu baru. Jika anak tidak mau menerima makanan baru, bisa diulang lagi pemberiannya di lain waktu.
  • Berikan makanan dalam porsi kecil agar anak tidak stress dan makan banyak waktu untuk menghabiskannya.
  • Beri waktu saat anak makan, maksimal 30 menit harus habis. Jangan biarkan anak berlama-lama ketika makan.
  • Jangan membiasakan anak makan sambil bermain, menonton tv atau sambil membaca ya. 

Sebagai orangtua wajib memenuhi kebutuhan dasar anak yaitu nutrisi dan stimulasi untuk mengoptimalkan tumbuh kembangnya. Nutrisi itu awal kehidupan yang penting untuk membentuk pola makan yang baik.

Sedangkan stimulai penting diberikan untuk mendapatkan kecerdasan majemuk pada anak. Kecerdasan majemuk tersebut terdiri dari 8 jenis yaitu :

  • Kecerdasan Musikal
  • Kecerdasan Intrapersonal
  • Kecerdasan interpersonal
  • Kecerdasan Naturalis
  • Keerdasan Visual Spasial
  • Kecerdasan Linguistik
  • Kecerdasan Logika Matematik
  • Kecerdasan Kinestetik

Menurut Mbak Tari, anak picky eater harus dibantu karena cenderung sulit menghadapi lingkungan baru. Jika anak susah makan tidak diatasi makan anak akan menjadi malas makan dan jika berkelanjutan akan cepat lesu, kurang semangat, tidak bisa berkonsentrasi, dan sering sakit. Pada kondisi tersebut tentunya bisa menghambat aktivitas fisik anak bahkan bisa terasingkan dari pergaulannya karena sering pilih-pilih makanan. Hal tersebut juga akan berpengaruh ketika anak besar nanti dan menjadikan situasi makan adalah hal yang tidak menyenangkan.

Saat menghadapi anak susah makan kuncinya adalah jangan panik dan tetap tenang. Lihat juga berat badannya apakah kurang dan sering sakit? Jika jawabannya tidak maka itu masih dalam taraf normal.


Merangsang Nafsu Makan Anak Dengan Temulawak 


Tanaman temulawak sudah saya kenal sejak dulu, sebagai bahan herbal yang bermanfaat bagi kesehatan. Ternyata temulawak juga dapat digunakan untuk merangsang nafsu makan pada anak.



SOHO Global Health sebagai pionir produk herbal melakuan uji  epigenetic terhadap temulawak. Dari penelitian tersebut dinyatakan bahwa temulawak bermanfaat untuk kesehatan secara tradisional untuk meningkatkan nafsu makan, mengatasi gangguan pencernaan, sembelit, diare hingga masalah pada kulit.

Meskipun bermanfaat bagi kesehatan, sayangnya temulawak memiliki rasa yang pahit dan baunya tidak disukai oleh anak-anak. Dari situlah akhirnya SOHO Global Health melakukan penyajian yang inovatif terhadap temulawak sehingga rasanya lebih enak dan disukai oleh anak-anak melalui ekstrak temulawak yang dikombinasikan dengan nutrisi pada susu.

Pastinya teman-teman sudah tahu ya produk-produk lainnya dari SOHO yang mendominasi pasar seperti Imboost(R) dan multivitamin Curcuma Plus dan Fitkom.

Peluncuran Susu Curcuma Plus


SOHO Global Health pun meluncurkan Susu Curcuma Plus sebagai bukti kepeduliannya terhadap anak Indonesia agai bisa hidup lebih sehat dan membantu mengantasi anak picky eater. Kandungan temulawak pada Susu Curcuma Plus sebesar 27 mg per 100 gr susu atau setara dengan 9,5 mg ekstrak per takaran saji. Jika dikonsumsi dengan dosis tepat, manfaat temulawak bisa mengatasi anak picky eater.



Susu Curcuma Plus mempunyai lima keunggulan yaitu :
  1. Lebih enak dengan Susu New Zealand yang lezat.
  2. Alami dan lebih berkhasiat dengan temulawak organik untuk menjaga nafsu makan anak.
  3. Harganya terjangkau dan lebih ekonomis.
  4. Mengandung gula lebih rendah.
  5. Lebih sehat dan bernutrisi lengkap untuk tumbuh kembang optimal
Susu Curcuma Plus hadir bukan sebagai pengganti makanan, namum membantu agar anak tetap makan lahap dengan ragam makanan yang bergizi.



Oh ya, hari itu juga hadir Nagita Slavina yang akrab dipanggil Gigi sebagai brand ambassador Susu Curcuma Plus bersama anaknya Rafatar.  

Gigi juga pernah mengalami kesulitan memberikan makan pada Rafatar, terlebih saat anaknya lebih menyukai susu dibandingkan dengan makan. Padahal seperti yang diketahuinya kalau susu itu hanya pelengkap saja bukan sebagai makanan utama. Makanya, saat Gigi mengetahui ada Susu Curcuma Plus dia sangat senang sekali dan bisa membantu Rafatar kembali menyukai aneka macam makanan.



Gigi bilang bahwa Rafatar itu bukan tidak suka sayur tapi tidak mau melihat sayur. Allhamdulillahnya saat diberikan sayur mau dimakan.

Susu Curcuma Plus, Bernutrisi Susunya Lahap Makannya.

36 comments

  1. Ohh curcuma ada susunya, mbak. Aku baru tau, aku pikir hanya vitamin aja.
    Terima kasih infonya ya, mbak 😊

    ReplyDelete
  2. Susu curcuma ini bisa untuk anak 18 bulan gak ya? Anakku susah banget mskannya, bukan picky eater sih cuma dia mau makan ya kalau dia mau. Kadang cuma 2 suap dia udah balikin piringnya ke saya tanda makan sudah selesai hikss sedih*jadi curcol deh

    ReplyDelete
  3. Tadinya ketika baca judul bunda kira tentang anak yg doya makan, hehe ..dari kt pick bunda mikirnya. Ternyata malah sebaliknya, g. Btw, hebat euy, Lidya dari Bekasi nyampe tuh ke Menteng. Seneng ya hadir di acara yg menggali ilmu utamanya dan sambil mengembangkan networking.

    ReplyDelete
  4. Lidya, hebat euy nyampe juga dari Bekasi ke Menteng, ya. Btw tdnya bunda pikir ini tentang anak yg doyan makan karena terkait dengan kata "picky" hehe...Alhamdulillah ketika anak2 kecil gak pernah adaa masalah dngn pola makan anak2 bunda.

    ReplyDelete
  5. Anakku usia 12 tahun masih picky eater. Sekarang lagi ada vitamin yg dia minum, sih. Efeknya bagus. Tapi Curcuma Plus ini bagus dipertimbangkan ya

    ReplyDelete
  6. Anakku Kezia tuh huhu kadang susah makan dan penuh drama banget deh, dulu kalau susah makan anak-anak tak kasih jamu cekokan yang di pesen di tukang jamu dan kalau sekarang sih baru mau coba susu Curcuma Plus aja jadi simple dan nutrisinya juga lengkap.

    ReplyDelete
  7. kehadiran Susu Curcuma Plus ini menjawab kekhawatiran para ibu tentang kecukupan gizi anak :) aku tertarik mau coba, karena sebelumnya sudah akrab dengan vitamin Curcuma Plus..

    ReplyDelete
  8. Ada Rafathar, Alvin lucu waktu baby, gemes banget jadi inget masa-masa anak-anak sedang mencoba makanan pertama kalinya. Saya juga gak suka maksa anak makan, Mbak. Kalaupun anak sedang tidak ingin makan ini, kualihkan makanan yang lain, apalagi masa-masa bayi, kalau kesannya kita maksa, takut anak trauma jadi nantinya picky eater dech. Tapi ya , kalau gak mau makan sama sekali, misalnya kek Fira ndak mau seafood, aku coba trik, menghaluskan bahan makanan dari seafood, supaya Fira gak lihat dan gak krasa banget.

    ReplyDelete
  9. Ternyata dampak picky eater ini juga mempengaruhi kepribadian seseorang anak ya mba, dan ini yang aku rasain pada anak pertamaku, suka pilih2 makanan, maunya makan yang dia suka dan cenderung ngga mau makan makanan yang ngga disuka. Ngga ada kata terlambat ya mba untuk memperbaikinya, tetap semangat

    ReplyDelete
  10. ini baru ada utk anak 3+ ya Mbak. kayaknya asyik nih klo dikasih ke Faraz, biar makin doyan makan :D
    daripada minum susu kotak mulu, tapi dia mah gak mau itu minum susu yg dibuat, duuh.
    picky eater sih nggak, eittss kecuali sayur deng masih suka nolak.

    ReplyDelete
  11. Ponakanku dulu 1 tahun nolak makan, dia ngeASI aja. Alhamdulillah sih tumbuhnya oke, tanpa ada gangguan. Tapi dia gak suka buah. Sampai gedhe ini gak bisa makan buah kecuali Jeruk

    ReplyDelete
  12. Aku maju mundur untuk nyoba. Biasanya pake sufor, anak jadi nggak mau makan, malah mau susu terus. Tapi Curcuma Plus enggak, ya?

    ReplyDelete
  13. Aku jadi fokus liat foto rafatar setelah usai baca tulisan ini. Cakep ya, mirip raffi mukanya. Btw, kata ibuku aku termasuk picky eater waktu kecil krn terlalu doyan susu.

    ReplyDelete
  14. Kita sebagai bunda harus lebih kreatif dalam menyajikan hidangan untuk anak lebih menarik... Dulu ak bungsuku pemilih tapi setelah aku lebih kreatif alhamdulillah gerakan tutup mulutnya hilang

    ReplyDelete
  15. noted banget mba karena si bungsu uda mpasi jadi pr buat aku untuk kasih sajian variasi hindari picky eater

    ReplyDelete
  16. Ponakan ku picky eater banget lid..biasa dikasi air parutan temu lawak sesendok setiap hari biar selera makan..kalau ada susu curcuma cocok banget nih.

    ReplyDelete
  17. Pingin coba deh buat Ranu dan Karla yg udh mulai gk mau makan. Di Alfamart udh ada ya?

    ReplyDelete
  18. Susu kalau dikasih curcuma gitu mempengaruhi rasa dan warna gak? susu kan rasanya lebih gurih, ya. Trus kalau curcuma kan kuning gitu

    ReplyDelete
  19. Judulnya pas banget di aku mba. Jangan menyerahhh hehe. Jadi ibu itu haru sabar ya mba termasuk soal anak picky eater

    ReplyDelete
  20. Satu hal yang selalu aku lakkukan kalau anak picky eater itu adalah membuat variasi makanan, mba. Dan memang harus sabar buat menghadapi anak :)

    ReplyDelete
  21. Anakku lg pilih2 makanan jg nih
    Maunya nugget aja sm minum susunya banyak bgt

    ReplyDelete
  22. Sampai sekarang aku masih rutin kasih temu lawak untuk menjaga nafsu makan anakku, Cuma memang persiapannya ribet banget. Besok mau nyoba curcuma plus ah, lebih praktis pastinya

    ReplyDelete
  23. Kalau anak lagi GTM memang suka bingung, alhamdulillah sih anak-anak tidak susah makan, makan apapun hayu aja, dan kaklau didukung sama susu curcuma plus makin bagus ya untuk tumbuh kembangnya

    ReplyDelete
  24. Anak saya picky eater juga nih mba, penasaran jg nih sama produknya,semoga cocok ya buat anak usia 2,5 tahun

    ReplyDelete
  25. Aku anak yg picky eater itu si Zoe. Mana dia punya alergi lagi. Kalau makan daging bisa merah2 hidungnya. Harus diawasi banget. Pengen nyobain susunya buat si miqdad ah

    ReplyDelete
  26. Inovasinya yang keren ya ini di buat menjadi produk susu pasti anak-anak suka, rasa temulawaknya yang pahit nggak terasa.

    ReplyDelete
  27. Alhamdulillah anakku termasuk anak yg gampang mkn. Apa saja dimkn termasuk sayur dan buah. Tp bnyk bgt diluar sana ibu ibu yg pusing krn anaknya ngga mau mkn atau pilih pilih mkn. Susu Curcuma ini bisa bgt jd solusinya

    ReplyDelete
  28. Enak gak ya susi dicampur temulawak? Cobain dulu deh ke anak2ku karena soal susu pun mereka picky eater 🤣🤣

    ReplyDelete
  29. Setuju mba, jadi orangtua harus banyak belajar Supaya bisa memberikan yang terbaik buat anak

    ReplyDelete
  30. Pengaruh teman2 pergaulan juga mempengaruhi nih. Dulu saat masih belum sekolah, Faris apa aja dimakan. Begitu kenal jajanan bareng teman2nya, mulai deehh kalau enggak gurih dia rada pilih2.

    ReplyDelete
  31. Anakku yang no 2 sejak bayi picky eater. Dia malah pernah gak makan seminggu lebih tapi hanya ASI aja. Udah dibelikan segalanya sampai ibuknya gak peduli lg sama mpasi organik dll, tetep mingkem. Tapi begitu picky eaternya selesai dia makan lahap banget hehe

    ReplyDelete
  32. Alhamdulillah
    Anak saya sejak kecil gampang makannya.
    Hanya saja emang ada kalanya GTM
    Hehhehe
    Tips no 4 kena bgt ke anak saya

    ReplyDelete
  33. nanti mau cari curcuma plus ini ahhh, soalnya anakku susah banget diajak makan, kalo bukan makanan kesukaannya dia ogah banget, maunya ngemil yang manis-manis :(

    ReplyDelete
  34. anakku doyan makan kalau disodorin hp, gimana nih, mbak. Huhuhu... kudu kreatip jadi emak, mencoba segala cara, salah satunya minum susu curcuma plus.

    ReplyDelete
  35. Wah baru tau ya ternyata ada anak picky eater gitu ya. Beruntungnya kedua ponakanku doyan makan semua. Aku pernah icip curcuma plua ini rasanya enak.

    ReplyDelete
  36. Aku gagal fokus sama Alvin. Gemesin deh. Picky eater ini harus di atasi ya. Acara kmren jadi dapet ilmu baru lagi.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung dan berkomentar. Mohon maaf semua komentar di moderasi ya

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...