Coba tebak pashmina batik yang saya pegang ini motifnya bergambar apa?

Batik motif asam ini berasal dari Semarang lho. Selain itu ada motif lainnya seperi daun asam dan kembang sepatu.




Mudik lebaran kemarin saya menyempatkan diri untuk mampir ke Kampung Batik Semarang untuk pertama kalinya. Sudah 14 kali mudik masa sih belum pernah mampir satu kali pun ke sini. Itung-itung nambah wawasan mengenai batik yang ada di Indonesia khususnya di Semarang, apalagi batik ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi oleh UNESCO sejak 2 Oktober 2009 lalu.

ini loh ketiga motif batik yang saya sebutkan tadi.
Sebenarnya masih banyak motif batik asli semarang lainnya seperti Motif Peterongan, Motif Gajahmungkur, Motif Blekok Srondol, Motif Parang Asem, Motif Lawang Sewu, Motif Asem Sedompyok dan lainnya.

Saya sempat mencari informasi mengenai batik khas Semarang yang terbagi menjadi  empat kategori yaitu :
  • Motif peranakan Tionghoa
  • Motif Burung Blekok
  • Motif Bambu
  • Motif Semarang Heritage (bangunan-bangunan peninggalan sejarah di Semarang seperti Lawang Sewu, Tugu Muda dan lain-lain)
Mural dengan gambar-gambar bangunan bersejarah di Semarang



Dari peta ini, pengunjung bisa mengetahui ada berapa kampung atau gang bisa ditelusuri untuk melihat batik yang dibuat dan dipasarkan di sana.
Kampung Batik Semarang merupakan kampung tematik yang berada di Kelurahan Rejomulto, Semarang Timur. Oh ya buat patokan saja kalau Kampung Batik ini lokasinya gak terlalu jauh dari Kota Lama Semarang.


Di Kampung Batik ada apa dan ngapain aja?


Belanja Batik


Berbagai macam batik dijual di sini mulai batik tulis, batik cap, batik printing, dan jenis pembuatan batik lainnya. Harganya beraneka ragam pastinya ya sesuai dengan cara pengerjaannya. Seperti batik tulis lebih mahal harganya dibandingkan dengan batik cap atau printing. Bagi pecinta batik pastinya sudah mengerti akan hal ini. Malah ada batik tulis yang dijual dengan harga puluhan juta.





Jangan salah loh ada kain bergambar batik belum tentu itu dinamakan kain batik. Makanya kita harus menghargai hasil karya para pengerajin batik di manapun berada.

Saya borong batik? gak kok cuma jalan-jalan aja tapi saya beli pashmina batik bercorak asem tadi. 


Belajar Membatik


Di tempat ini juga pengunjung bisa merasakan bagaimana sih caranya membuat batik menggunakan canting. Cari saja toko-toko yang menyediakan jasa belajar membatik. Sepertinya lain waktu saya harus kembali lagi ke Kampung Batik supaya bisa belajar membatik langsung dari ahlinya.


Tempat Instagramable


Di Sepanjang jalan masuk perkampungan ini banyak sekali mural-mural yang beraneka macam motif batik khas Semarang. Mural terdapat pada dinding yang terdapat di gang-gang yang ada di Kampung Batik. Pengunjung bisa berfoto di tempat yang instagramable.





Kampung Djadoel


Bukan hanya gang yang digambar dengan mural, tapi rumah-rumahnya pun dicat warna-warni sehingga terlihat lebih menarik. Di Kampung Djadoel ini rumah-rumahnya masih bergaya kuno. Selain bisa berbelanja, foto-foto, pengunjung juga bisa beristirahat di sebuah bale atau tempat duduk yang terbuat dari bambu yang dihias sedemikian rupa agar bisa dijadikan tempat foto pula.


Sayang sekali waktu saya berkunjung masih banyak yang tutup karena libur lebaran. Kampung Batik ini sebenarnya sebuah perkampungan biasa yang banyak pengerajin batik rumahan sebagai mata pencaharian mereka.

Oh ya liburan lebaran kemarin kami sengaja booking hotel di Semarang. Pilihan kami Hom Hotel Semarang yang berada di Jalan Pandanaran selama 3 malam. Tapi berhubung waktu keberangkatan mudiknya dipercepat satu hari makanya kami harus mencari penginapan lain untuk satu malam saja. Langsung saja saya buka aplikasi Pegipegi dari smartphone untuk booking hotel yang dekat dengan rumah mertua. Agak susah ternyata mencarinya karena sudah mepet dengan hari H. Allhamdulillah kami mendapatkan satu buah kamar untuk beristirahat.

sudah tahu dong kalau Pegipegi tidak hanya melayani booking hotel, tapi juga tiket pesawat, dan tiket kereta api yang bisa diakses melalui web maupun aplikasi yang ada di gadget Android dan iOS.

Selesai menjelajahi Kampung Batik Semarang arahkan kendaraan teman-teman ke Kota Lama ya, di sana juga banyak tempat wisata bersejarah yang bisa dikunjungi seperi Gereja Blenduk, Persimpangan di tengah Kota Lama ada Spiegel yaitu resto bergaya kuno. Nantikan tulisan lainnya mengenai Kota Lama di blog saya ya.