Berkunjung Ke Kampung Batik Semarang

Tuesday, June 18, 2019
Coba tebak pashmina batik yang saya pegang ini motifnya bergambar apa?

Batik motif asam ini berasal dari Semarang lho. Selain itu ada motif lainnya seperi daun asam dan kembang sepatu.




Mudik lebaran kemarin saya menyempatkan diri untuk mampir ke Kampung Batik Semarang untuk pertama kalinya. Sudah 14 kali mudik masa sih belum pernah mampir satu kali pun ke sini. Itung-itung nambah wawasan mengenai batik yang ada di Indonesia khususnya di Semarang, apalagi batik ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi oleh UNESCO sejak 2 Oktober 2009 lalu.

ini loh ketiga motif batik yang saya sebutkan tadi.
Sebenarnya masih banyak motif batik asli semarang lainnya seperti Motif Peterongan, Motif Gajahmungkur, Motif Blekok Srondol, Motif Parang Asem, Motif Lawang Sewu, Motif Asem Sedompyok dan lainnya.

Saya sempat mencari informasi mengenai batik khas Semarang yang terbagi menjadi  empat kategori yaitu :
  • Motif peranakan Tionghoa
  • Motif Burung Blekok
  • Motif Bambu
  • Motif Semarang Heritage (bangunan-bangunan peninggalan sejarah di Semarang seperti Lawang Sewu, Tugu Muda dan lain-lain)
Mural dengan gambar-gambar bangunan bersejarah di Semarang



Dari peta ini, pengunjung bisa mengetahui ada berapa kampung atau gang bisa ditelusuri untuk melihat batik yang dibuat dan dipasarkan di sana.
Kampung Batik Semarang merupakan kampung tematik yang berada di Kelurahan Rejomulto, Semarang Timur. Oh ya buat patokan saja kalau Kampung Batik ini lokasinya gak terlalu jauh dari Kota Lama Semarang.


Di Kampung Batik ada apa dan ngapain aja?


Belanja Batik


Berbagai macam batik dijual di sini mulai batik tulis, batik cap, batik printing, dan jenis pembuatan batik lainnya. Harganya beraneka ragam pastinya ya sesuai dengan cara pengerjaannya. Seperti batik tulis lebih mahal harganya dibandingkan dengan batik cap atau printing. Bagi pecinta batik pastinya sudah mengerti akan hal ini. Malah ada batik tulis yang dijual dengan harga puluhan juta.





Jangan salah loh ada kain bergambar batik belum tentu itu dinamakan kain batik. Makanya kita harus menghargai hasil karya para pengerajin batik di manapun berada.

Saya borong batik? gak kok cuma jalan-jalan aja tapi saya beli pashmina batik bercorak asem tadi. 


Belajar Membatik


Di tempat ini juga pengunjung bisa merasakan bagaimana sih caranya membuat batik menggunakan canting. Cari saja toko-toko yang menyediakan jasa belajar membatik. Sepertinya lain waktu saya harus kembali lagi ke Kampung Batik supaya bisa belajar membatik langsung dari ahlinya.


Tempat Instagramable


Di Sepanjang jalan masuk perkampungan ini banyak sekali mural-mural yang beraneka macam motif batik khas Semarang. Mural terdapat pada dinding yang terdapat di gang-gang yang ada di Kampung Batik. Pengunjung bisa berfoto di tempat yang instagramable.





Kampung Djadoel


Bukan hanya gang yang digambar dengan mural, tapi rumah-rumahnya pun dicat warna-warni sehingga terlihat lebih menarik. Di Kampung Djadoel ini rumah-rumahnya masih bergaya kuno. Selain bisa berbelanja, foto-foto, pengunjung juga bisa beristirahat di sebuah bale atau tempat duduk yang terbuat dari bambu yang dihias sedemikian rupa agar bisa dijadikan tempat foto pula.


Sayang sekali waktu saya berkunjung masih banyak yang tutup karena libur lebaran. Kampung Batik ini sebenarnya sebuah perkampungan biasa yang banyak pengerajin batik rumahan sebagai mata pencaharian mereka.

Oh ya liburan lebaran kemarin kami sengaja booking hotel di Semarang. Pilihan kami Hom Hotel Semarang yang berada di Jalan Pandanaran selama 3 malam. Tapi berhubung waktu keberangkatan mudiknya dipercepat satu hari makanya kami harus mencari penginapan lain untuk satu malam saja. Langsung saja saya buka aplikasi Pegipegi dari smartphone untuk booking hotel yang dekat dengan rumah mertua. Agak susah ternyata mencarinya karena sudah mepet dengan hari H. Allhamdulillah kami mendapatkan satu buah kamar untuk beristirahat.

sudah tahu dong kalau Pegipegi tidak hanya melayani booking hotel, tapi juga tiket pesawat, dan tiket kereta api yang bisa diakses melalui web maupun aplikasi yang ada di gadget Android dan iOS.

Selesai menjelajahi Kampung Batik Semarang arahkan kendaraan teman-teman ke Kota Lama ya, di sana juga banyak tempat wisata bersejarah yang bisa dikunjungi seperi Gereja Blenduk, Persimpangan di tengah Kota Lama ada Spiegel yaitu resto bergaya kuno. Nantikan tulisan lainnya mengenai Kota Lama di blog saya ya.

21 comments

  1. Harga batik sampai puluhan juga ,wow mantap betul ya. Jenis-jenis batik saya belum begitu hafal.

    ReplyDelete
  2. Cakep-cakep banget itu muralnya. Bisa betah deh berlama-lama di sana. Gak sekadar belanja batik, tapi juga foto-foto

    ReplyDelete
  3. Walaaah, ternyata sempat mampir di Kampung Batik ya, tahu gitu aku ampiri kesitu. Eh tapi jangan-jangan pas aku lagi di Jogja juga ya. Asik pokoknya kalo ke kampung Batik ya mbak, bisa cuci mata plus belanja kalo THR masih banyak, hihii

    ReplyDelete
  4. Wah keren ya ada kampung batik di Semarang, saya dl pas ke semarng cuma cari kulinernya. Next, bisa coba kunjung ke sana deh😍

    ReplyDelete
  5. Kampung Batik unik dan asri. Saya suka lorong yang dihias mural kayak gitu, ngasi kesan semarak an artistik.
    Batiknya cantik-cantik, yang menjadi tanda tanya saya adalah mengapa hitam berkesan memberi warna dasar yang dominan? Saya tidak begitu paham sejarah batik meski sejak kecil pernah baca artikel kisah kolektor batik, jadinya penasaran soal warna dasar hitam itu. Soalnya dulu saya punya kain batik dan warna dasarnya kalau tidak hitam, ya, cokelat gelap.
    BTW, jadi pengen ngulas batik garut sayang belum bisa main ke tempatnya.

    ReplyDelete
  6. Aduh surga dunia ini. Hehehe
    Batik yg dipajang bagus bagus, itu dekorasi rumah dan tembok juga luar biasa cantik ya

    Batik memang bikin kita bangga ya

    ReplyDelete
  7. Bagus banget batiknya mba, muralnya juga memanggil-manggil buat narsisisme kambuh hahaha.

    Kudu mampir mah ini, kalau ke Semarang.
    Keceh maksimal, buat foto2 maupun belanja batik2 keren :)

    ReplyDelete
  8. Batiknya cakep-cakep, mba.
    Berkunjung kesini benar2 merasakan suasana batik oleh mural2 yang cantik itu.

    ReplyDelete
  9. Waahhh...ternyata sungkeman kemarin plus halan-halan, yaa. Betuull, harus banget menghargai karya yang satu ini karena buatnya tuh njlimet banget, Bund. Ku jadi pingin motif lawang sewuuuu.

    ReplyDelete
  10. Bagus banget ya motif batiknya. Saya baru tahu nih kalau di Semarang ada kampung batik. Memang udah 2 tahun lebih sih nggak pulang ke Semarang jadi tak mengikuti perkembangan di sana. Makasi infonya ya, Mbak. Next kalau pulang ke Semarang mau main ke sana ah.

    ReplyDelete
  11. Kirain kampung batik cuma ada di solo dan pekalongan lo Mbak, ternyata di Semarang pun ada ya....

    ReplyDelete
  12. Seru banget bisa jalan-jalan ke kampung batik semaeang, belajar langsung tentang batik, kayaknya seru ya kalau belajar membatik dengan canting, ditunggu keseruan ceritanya nih (ini mah maksa mbak Lidya ke sana lagi hehe)

    ReplyDelete
  13. Batiknya cantik semua. Aku bisa seharian nih di sana. Aku suka model lawasan. Versi jadoel emang aku ni

    ReplyDelete
  14. Wah instagramabel banget tuh..sampai motif rumah batik juga nih..

    ReplyDelete
  15. Aku baru tau ada motif batik burung belok mba, selama ini cuma suka batik dan tau beberapa doang. Lihat kampung batik ini mengingatkan ku dg salah satu tempat di cirebon, dimana satu wilayah memproduksi batik mulai dari rumahan hingga factory. Ada yg manual atau tradisional, ada juga yg percetakan.

    ReplyDelete
  16. Batiik..gemes banget lihat batik kadang suka bingung milih saking banyaknya corak. Untuk aku udah dibeliin kan Lid *eh :D

    ReplyDelete
  17. Cantik-cantik banget muralnya ya. Puas banget tuh foto2nya Mak. Aku kemarin ke Semarang gak tau ada kampung batik ini.

    ReplyDelete
  18. Aku malah belum pernah ke sini mbaa Lid. Pengen juga kapan2 main. Biasanya mainnya ke kampung batik pekalongan. Bikin ngiler kalo liat batikkk ga beli wakaak

    ReplyDelete
  19. Diiihh... dia udah ubek2 kampung batik, lha aku aja belum sampai tuntas semua puterin kampung itu :)) Yang pashmina batik itu belinya yang di kampung batik berapa (acuannya pake peta)?

    ReplyDelete
  20. Wah Mba seru banget nih jalan2 ke Kampung batiknya. Saya malah baru tahu klo di Semarang ada kampung batik. Hehe

    ReplyDelete
  21. Duh jd pengen cepet-cepet ke Semarang..dah ada rencana emang mau ke Semarang liat batik2 n spot cantik makin mupeng deh..

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung dan berkomentar. Mohon maaf semua komentar di moderasi ya

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...