Apa Skoliosis Idiopatik Bisa Sembuh? Health Talk RS Premier Bintaro Menjawab

Apa Skoliosis Idiopatik Bisa Sembuh? Health Talk RS Premier Bintaro Menjawab lewat dr Asrafi  Rizki Gatam dari Spine Center. Tahu gak apa itu skoliosis? Nama satu penyakit yang berhubungan dengan tulang belakang ini bukan pertama kali saya dengar, karena beberapa tahun lalu ada salah seorang blogger dari Bandung yang menderita penyakit yang satu ini. Hanya saja dulu saya belum tau lebih detail apa penyebabnya dan bagaimana penanganannya. Yang saya tahu hanya dia itu memakai bracket.

Skoliosis idiopatik




Mitos dan Fakta Tentang Skoliosis Idiopatik Yang Harus Diketahui


Sering mendengar kalau skoliosis itu disebabkan oleh salah posisi duduk yang terus menerus, atau terlalu sering mengangkat beban berat. Ada juga yang mengatakan skoliosis bisa disembuhkan dengan fisioterapi. Pernyataan-pernyataan tersebut ternyata hanya mitos belaka yang berkembang di masyarakat.

Skoliosis merupakan kelainan tulang belakang dengan kemiringan ke kanan, ditandai dengan adanya rotasi dan bahu tidak sejajar. Ada tiga jenis skoliosis yaitu Idiopatik, Neuromuscular (gangguan fungsi saraf dan kelainan otot), dan Congenital (kelainan bawaan).

Pada event Health Talk di Rumah Sakit Premier Bintaro (9/6), dokter Rizki Gatam seorang dokter spesialis Ortopedi atau kelainan tulang belakang menjelaskan tentang skoliosis. Dari sini saya jadi tahu kalau Skoliosis Idiopatik itu belum diketahui penyebabnya dan yang pasti sih bukan karena mitos-mitos di atas..

RS Premier Bintaro



Baru tahu ternyata skoliosis Idiopatik itu tidak menimbulkan nyeri dan tidak bisa disembuhkan. Pengobatan skoliosis ini tujuannya hanya untuk menghentikan pertambahan kurva skoliosis, menjaga keseimbangan tulang belakang dan melakukan koreksi.


Pengobatan Skoliosis Dengan Metode 3 "O"


Namanya juga penyakit, pastinya setiap orang ingin disembuhkan atau setidaknya mengurangi masalahnya. Ikut health talk seperti ini, saya jadi banyak tahu mengenai skoliosis terutama Idiopatik. Pengobatan skoliosis menurut dokter Rizki bisa dilakukan dengan tiga metode yaitu :
  1. Observasi. Jika sudut lebih kecil dari 30 derajat cukup melakukan latihan fisik saja, tentunya dengan arahan dari tenaga ahli supaya tepat latihannya.
  2. Orthosis (Brace). Jika sudutnya antara 30 hingga 40 derajat pengobatan menggunakan brace selama 23 jam dalam satu hari.
  3. Operasi dilakukan jika sudut lebih dari 45 derajat.

Saya kira skoliosis itu bisa disembuhkan lewat jalan operasi, ternyata sudut skoliosis itu tidak bisa dikurangi hanya bisa mencegah penambahan kurva kemiringan saja. Operasi dilakukan jika sudut kurva di atas 45 derajat, itu pun sebelumnya sudah menggunakan brace terlebih dahulu dan terjadi pertambahan kurva.


Detiksi Dini Skoliosis Itu Penting

Karena skoliosis itu tidak dapat disembuhkan dan tidak bisa dicegah, maka perlunya kita diagnosis dini agar bisa mengurangi pertambahan kurva kemiringan. Pemeriksaan rutin di rumah bisa dilakukan sendiri tanpa harus pergi ke rumah sakit terlebih dahulu.

Pemeriksaan bisa dilakukan dengan melihat postur tubuh saat berdiri tegak dan membungkuk. Detailnya bisa dilihat pada gambar berikut!

Apa Skoliosis Idiopatik Bisa Sembuh



Setelah melakukan deteksi dini, cek poin berikut, jika ada lebih dari 3 poin positif maka perlu berkonsultasi ke dokter. Jika hanya 1 atau 2 poin saja hanya diperlukan cek ulang saja 6-12 bulan.
  • Bahu tidak sama tinggi
  • Tonjolan scapula tidak sama tinggi
  • Lipat pinggang tidak sama tinggi
  • Panggul tidak sama tinggi
  • Jarak siku ke batang tubuh tidak sama
  • Tonjolan punggung atas/ bawah kanan dan kiri tidak sama tinggi

Spine Center RS Premier Bintaro


Mungkin ada yang bingung penanganan skoliosis itu oleh dokter apa sih? Nah, buat kalian yang penasaran kalau skoliosis itu ditangani oleh dokter spesialis Ortopedi.

Di RS Premier Bintaro mempunya layanan unggulan untuk penanganan kelainan tulang belakang yaitu Spine Center. Para dokter yang tergabung di Spine Center ini terdiri dari beberapa dokter spesialis, selain spesialis Orthopedi Tulang Belakang, juga ada spesialis Neurologi, Spesialis Neurofisiologi, Spesialis Rehabilitasi Medik dan Spesialis Radiologi.

Di Spine Center RS Premier Bintaro juga sudah dilengkapi dengan teknologi operasi scoliosis yang canggih salah satunya adalah pemasangan implan dengan teknologi robot.


Fasilitas Lain di RS Premier Bintaro


Selain mendapatkan edukasi mengenai Skoliosis Idiopatik lewat Health Talk, kami pun berkesempatan melakukan hospital tour pagi itu untuk melihat fasilitas yang ada di RS Premier Bintaro.

Supaya tidak mengganggu pasien di rumah sakit, rombongan pun dibagi menjadi beberapa kelompok untuk berkunjung ke fasilitas yang ada. Tiap kelompok berkunjung ke fasilitas yang berbeda. Berikut ini fasilitas rumah sakit yang sempat saya kunjungi.

Fasilitas RS Premier Bintaro






Ruangan Radiologi


Di ruangan radiologi ini yang bertugas disebut radiographer untuk melakukan tes MRI pada pasien, sebelum hasil MRI dibaca oleh dokter spesialis Radiologi.. RS Premier Bintaro saat ini mempunyai alat MRI 3 Tesla terbaru yang menggunakan medan magnet dan radiofrekuensi lebih tinggi untuk menghasilkan pencitraan lebih baik.

Kalau selama ini saya melihat alat MRI lewat tayangan film dokter favorit, saat ini bisa melihat secara langsung alat MRI 3 Tesla ini punya beberapa keunggulan selain mendapatkan pencitraan yang lebih baik. Ukuran BOR (lingkarang pada alat) juga lebih besar yaitu 70 cm. Selain itu alat MRI 3 Tesla juga bisa melihat pembuluh darah tanpa kontras atau zat pewarna untuk menghasilkan pencitraannya.

RS Premier Bintaro memiliki air coil yang dapat disesuaikan dengan pasien yang akan melakukan MRI. Dan yang paling diunggulkan saat ini adalah adanya coil tangan di RS Premier Bintaro yang merupakan satu-satunya rumah sakit yang memilikinya di Indonesia.


MCU VISA


RS Premier Bintaro melayani MCU untuk umum dan corporate serta untuk proses pembuatan VISA ke beberapa negara. Rumah sakit ini merupakan satu-satunya yang melayani MCU VISA untuk ke USA. Jadi jika diperlukan MCU sebagai syarat ke USA seluruh masyarakat seluruh Indonesia harus datang ke sini dengan membawa surat pengantar.


Sport Clinic


Di RS Premier Bintaro juga memiliki layanan excellent lainnya yaitu Sport Clinic untuk memberikan layanan pada pasien yang mengalami masalah yang timbul karena aktivitas olahraga baik itu masyarakat umum maupun atlet.


Setelah mengikuti hospital tour di RS Premier Bintaro saya jadi tahu filosofi rumah sakit tersebut yaitu "people caring for people" yaitu pelayanan dengan mengajarkan keramahan dan empati serta layanan hangat penuh cinta dari awal pemulihan sehingga pasien merasa nyaman. 

Sedangkan kesimpulan dari health talk yang saya ikuti mengenai Skoliosis Idiopatik, hingga saat ini belum diketahui penyebabnya, untuk itu pentingnya deteksi dini guna mencegah pertambahan sudut kemiringan.. Dan tidak ada larangan olahraga pada penderita skoliosis.

Post a Comment

17 Comments

  1. Deteksi skoliosis bisa dilakukan sendiri ya Mbak, dengan melihat apakah ada kejanggalan pada postur tubuh khususnya bagian belakang. Ternyata yang selama ini aku dengar penyebab Skoliosis itu hanya mitos yang berkembang terus. Terima kasih infonya, Mbak Lid.

    ReplyDelete
  2. Ah seru banget sih abis tour di RS, apalagi dengan tagline people caring for people yang memberikan pelayanan dengan mengajarkan keramahan dan empati serta layanan hangat penuh cinta dari awal pemulihan sehingga pasien merasa nyaman. So sweet banget, bikin betah pasiennya . Hihiii.

    ReplyDelete
  3. Scoliosis musti lekas ditangani agar kemungkinan kesembuhan besar

    ReplyDelete
  4. Wah, baru tahu kalo penyakit skoliosis idiopatik gak bisa disembuhkan nih mbak, sama seperti mbak aku pikir bisa dioperasi ternyata hanya untuk mengurangi kurva aja tapi tetep gak bisa disembuhkan yah. Lengkap sekali yah fasilitas dari RS Premier Bintaro

    Semoga kita semua sehat2 terus yaaah

    ReplyDelete
  5. mba aku pernah liat pengobatan skoliosis dengan chiropractor di Youtube, itu aman gak sih?

    ReplyDelete
  6. skoliosis udah pernah dengar, tapi istilah idiopatik baru tahu disini. Jadi bisa dibilang, skoliosis selain karena gangguan fungsi saraf, dan kelainan bawaan, maka disebut skoliosis idiopatik yang aslinya belum diketahui penyebabnya ya. Agak ganggu juga kalau penyebab utamanya belum diketahui. Tapi, senang bisa tahu bahwa sudah ada teknik penanganannya.

    ReplyDelete
  7. Saya baru tahu tentang skoliosis ini. Penyebab dan cara penanganannya yang ternyata tak bisa dioperasi..Tapi deteksi dini bisa dilakukan.
    Lengkap sekali RS Premier Bintaro ini. Bahkan MCU VISA ke USA pun harus ke sini.

    ReplyDelete
  8. Aku tahu soal Skoliosis tuh zaman sekolah, tapi gak benar-benar lihat gimana. Ternyata memang dari sananya ya, bukan yang tiba-tiba ada karena salah duduk dan lainnya. Karena gak bisa dicegah, ya tetap kudu dideteksi biar bisa ngurangin kemiringan

    ReplyDelete
  9. iyaa deh sempet percaya mitos yang kebanyakan duduk haha. Berarti emang ngga di operasi ya, hanya bisa mencegah penambahan kurva kemiringan saja. Ohhh..

    ReplyDelete
  10. Ini yang sangat menyenangkan kalau rajin berkunjung ke blognya teman-teman. Seperti isi blog Mbak Fitrian ini tentang skolisis idiopatik. Jadi tahu tentang penyakit tulang belakang ini. Dulu sering juga mendengar tentang skoliosis dan ternyata penyakit ini tidak bisa disembuhkan ya hanya bisa dikoreksi. Untuk saat ini penyebabnya belum diketahui. Semoga suatu saat ilmu kedokteran tanpa berkembang lagi sehingga diketahui penyebabnya dan kalau penyebabnya sudah diketahui maka pengobatannya juga lebih mudah

    ReplyDelete
  11. Tadinya ga punya gambaran seperti apa bentuk punggung penderita Skoliosis Idiopatik. Berkat gambar yang mbak Fitrian sertakan, jadi tahu seperti apa kondisinya. Berarti penanganannya pada lengkungan (kurva) itu yang bisa dicegah ya mbak.

    Mengenai alat MRI, 18 tahun lalu aku udah pernah liat di RS Siloam Karawaci, waktu Alief cek syaraf kepala dan isinya, tapi ga tahu juga apa sama dengan MRI 3 tesla. Dulu pas Alief periksa, setiap lapisan dalam kepala bisa tergambar.

    Thanks info ttg MCU Visa nya mbak.

    ReplyDelete
  12. Jadi ini semacam penyakit bawaan gitu ya, mba? Ada kenalanku yang ngalami hal ini, dan bener sih gak bisa sembuh meski udah dilakukan perawatan. Tapi ternyata mereka tetap bisa olahraga juga ya

    ReplyDelete
  13. Sebagai catatan saya pribadi ternyata RS Premier Bintaro komplit peralatannya terutama bagi penderita skoliosis. Skoliosis ini berhubungan dg kelainan pada tulang kalau di Solo ada RS Orthopedi, di Bintaro ada RS premier thanks sharingnya

    ReplyDelete
  14. Jd skoliosis tuh bukanperkara posisi duduk saat beraktivitas sehari2 yaa, ada juga yang masih belum diketahui penyebabnya. Dengan terapi bisa mengurangi derajat kemiringan namun gak bisa disembuhkan. Buru2 cek poin2 di atas, alhamdulillah gak. Tetep kudu waspada kalau ada yg kita tahu ciri2nya gtu yaa
    TFS infonya

    ReplyDelete
  15. Beresiko tinggi juga yaa, kak...pekerjaan sebagai penulis dan blogger yang mengharuskan untuk bekerja dalam waktu lama dalam posisi duduk. Aku pikir hanya kurang minum saja, tapi juga resiko terkena Skoliosis Idiopatik.

    Harus banget mendengar alarm tubuh dan segera deteksi dini kalau sudah merasakan salah satu ciri-ciri Skoliosis Idiopatik seperti di artikel ini.

    Lebih mudah melakukan deteksi dan perawatan di RS Premier Bintaro.

    ReplyDelete
  16. Seru ya mbak bisa dapet kesempatan hospital tour jadi kita sendiri pelayanan dan perawatan yg mereka tawarkan

    ReplyDelete
  17. Jadi inget punya temen yang punya skoliosis. Kalau udah sakit parah, dia ga bisa ke mana-mana. Dia rajin terapi buat menjaga kesehatannya. Tapi dia masih bisa bawa motor gitu untuk jarak dekat. Dari ceritanya, kalau nyerinya kambuh, duh ngilu bayanginnya

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung dan berkomentar. Mohon maaf semua komentar di moderasi ya