badge

Tuesday, June 29, 2010

Berita Duka & Perjuangan untuk ASIX

Innalillahi Wainnailahi Rojiun, Telah berpulang ke Rahmatullah Heidera Rosalia pada hari Kamis 24 Juni 2010 pada pukul 5.10. Semoga segala amal dan ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT.

Awalnya aku kenal Dera, dari suamiku (Dulu belum jadi suami), karena Dera teman kantor suamiku dulunya. Kadang-kadang chat juga sama Dera. Bahkan waktu kita nikah Dera dateng juga ke Cikampek. Kebetulan aku masih punya fotonya nih.

Dera berdiri tepat disamping aku

Yang mau aku ceritakan disini adalah tentang perjuangan nya Dera untuk memberikan ASI Exclusive untuk putri kedua nya Ula Azzura (4bulan) . Dera di karuniai dua orang anak yang pertama bernama Ghiza Nirwansyah.

Sewaktu mendapat kabar kepergian Dera aku lagi di Sasono Langeng Budoyo anter Pascal pensi, awalnya tidak percaya karena 2 hari sebelumnya Dera masih sempat menyapa aku di YM menanyakan Foto nya Alvin. Maaf kan aku yang tidak bisa melayat kerumah ya, semoga keluarga yang ditinggalkan mendapatkan ketabahan. Amiin
********Berikut email dari mbak Pipin dari Milis Sehat***********
Yang menceritakan perjuangan ASI nya Dera (thanks untuk sharingnya ya mbak)


Dear teman-teman,

seulas cerita mengenai kepergian dera untuk selama-lamanya.
(mod, maaf ya kalau OOT)

Selama saya berteman dan mengenal Dera, saya tahu bahwa dia tidak pernah ada riwayat sakit berat ataupun gejala2 sakit yang mengkhawatirkan. 2 minggu sebelum dera meninggalpun, saya sempat bertemu untuk memberikan ASIP saya buat anaknya, dera masih tampak sehat.

Tgl 22, Selasa Pagi dera mengeluh pusing. Dia berpikir bahwa dia tertular salesma dari giza (3 th) putrinya yg 1 minggu sebelumnya batpil. Dia tidak minum obat apapun untuk menghilangkan pusingnya dan hanya beristirahat.

Selasa siang, dia muntah, apapun yg dimakannya selalu keluar lagi. Sore hari, suami mengajaknya ke RS. Sesampainya di RS, dera hrs rawat inap dan masuk kamar perawatan.
Malam hari, tensinya drop, 40/70, dan dera hrs masuk ICU.
Berdasarkan keterangan ayahnya yang juga seorang dokter, hasil lab kacau, semua nilai diluar batas normal, sehingga sulit diambil diagnosa.
Hari rabu, kondisinya kritis. Namun dia masih sadar. Dan setiap saat masih minta pompa untuk memerah asi. Karena memang sebelum sakit, dera sedang berusaha mengembalikan kondisi ASI nya yg sedang drop.
Jadi dengan berbagai alat bantu yang menempel di badannya dia minta bantuan suster untuk memompa ASInya.

Rabu malam, kondisinya makin kritis. Organ dalam tubuhnya seperti ginjal, hati mulai tidak berfungsi. Jarum infus sangat sulit dimasukkan ke dalam nadinya, sehingga tangannya banyak bekas tusukan jarum infus. Saat -saat seperti itu dia masih sadar, dan dia masih sempat menanyakan ke suaminya mengenai stok ASIP untuk danisa babynya yg berumur 4 bulan dan meminta suaminya untuk mencari donor asi.

Kamis jam 4 pagi dia mengeluh sesak napas, dan masih meminta pompa asi, untuk saat ini dia ingin memompa sendiri. Namun kondisinya yg tidak memungkinkan tsb, membuat dia tidak berhasil melakukan itu.
Jam 4.30, dia mengeluh tidak kuat dan makin sesak, jam 5.10 dia memejamkan mata untuk selamanya.

Sampai dera meninggal, dokter tidak berhasil memberi diagnosa apapun, karena hampir sma fungsi organ gagal.

1 hari setelah pemakaman, suami masih belum bisa diajak bicara mengenai kelanjutan nasib giza dan denisa putrinya, namun dari informasi mbak yg mengasuh denisa, stok ASIP dr saya masih ada dan ibu dari dera akan tinggal disitu untuk mengasuh cucunya.

Sekali lagi mohon doa dari teman-teman, dan jika suatu saat yang mohon bantuan donor asi buat danisa, saya berharap kesediaaanya.

Buat Moderator... terima kasih karena telah memberi kesempatan pada dera buat bergabung di milis ini.

Teriring doa buat dera....
pipin
Mama anis + aera

23 comments:

  1. sedih mba..
    turut berduka cita, semoga diterima disisi Allah dan keluarga diberi ketabahan. amin..

    ReplyDelete
  2. duuh..ikut berduka cita ya buat mbak Dera, salut juga dg perjuangannya untuk memberi ASI.

    Aku juga bbrp hari ini lg sedih, lid, sodara jauhku di bdg meninggal dg meninggalkan 3 anak yg masih kecil2, yg paling kecil baru umur 4 bulan, ayahnya pengangguran dan lagi depresi berat. Belom tau gmn nasib anak2nya, terutama yg bayi

    ReplyDelete
  3. mpe nagis mba baca nya...meni sedih gitu kasian ama anak2nya..

    ReplyDelete
  4. Innalillahi wainnailaihirojiun ... turut berdukacita, mbak.
    Subhanallah ... beliau ibu yang sangat baik dan insyaAllah berbalas surga. Amin. Di saat seperti itu, nyawa bergantung di seutas rambut, masih mengupayakan yang terbaik bagi putrinya.

    ReplyDelete
  5. wuih..., sedih dan terharu baca postingan ini. Salut untuk usaha tetep ngasi ASIX buat bayinya mba dera.

    ReplyDelete
  6. berkaca-kaca bacanya mba...semoga mba dera(alm.) diterima disisi Tuhan YME, semoga anak2 nya dijadikan anak yangkuat dan penuh dengan rasa iklas dan sabar....amin

    ReplyDelete
  7. Ikut berbelasungkawa atas wafatnya mbak Dera. Semoga damai di sisi sang Kholik. Salut banget, dalam keadaan kritis masih berjuang memberikan ASIX buat anaknya. JAdi memberikan semangat bagi kita, ibu2 yang Insya Allah selalu diberikan kesehatan yang baik.

    ReplyDelete
  8. ikut berduka cita ya...

    salut buat perjuangannya untuk tetep ngasih asix walaupun lagi sakit...

    ReplyDelete
  9. masyaAllah sedih bgt bacanya.. lsg kebayang 2 anak yg masih ASI :''(

    semoga mb Dera diberikan tmp yg layak di sisi Allah SWT, dan kelg yg ditinggalkan diberikan kekuatan & ketabahan ,amin

    ReplyDelete
  10. mudah-mudahan segala amal kebaikannya diterima di sisi-Nya. dan semoga kedua anak tercintanya diberikan kemudahan oleh Allah dalam hak-haknya. amin

    ReplyDelete
  11. Semoga Mba Dera disisi Allah SWT, diterima seluruh amalny, dan diampuni dosa2nya. Amien.

    Betul2 perjuangan luar biasa dari seorang ibu! Salut!!

    ReplyDelete
  12. Turut berduka cita..

    Sedih yaa.. terutama kalaumelihat anak2nya yang di tinggalkan.. semoga mereka diberi ketabahan..

    ReplyDelete
  13. turut berduka cita untuk sahabat mba tercinta yang udah mendahului kita. hm.. kenapa ya sakitnya? penasaran juga

    ReplyDelete
  14. Innalillahi.. Ya Allah sedih bacanya mbak :(
    Smoga amal ibadah dera di terima Allah SWT amin..
    Tp jujur aku penasaran sakit apa ya mba dera. Hanya dlm hitungan hari organ2 tubuhnya ngga berfungsi.. Update ya mbak kl udh ketahuan sakitnya.

    ReplyDelete
  15. sedih banget bacanya :"( semoga Almarhumah di terima di sisi Nya dan Allah memberikan kesabaran utk keluarga yang di tinggalkan

    ReplyDelete
  16. Innalillahi.. sedih banget dengernya :( mudah2an Allah memberikan tempat yang terbaik untuk mbak Dera dan juga menjaga anak2nya. Kalo aku masih ada ASI pengen rasanya donor untuk anaknya, sayang udah menipis..

    mudah2an keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan.. amin..

    ReplyDelete
  17. inalillahi wr.......
    turut berduka cita, semoga diterima disisiNya, keluarga diberi ketabahan,..... begitu besarnya kasih sayang ibu terhadap anak, hingga titik darah penghabisan,..... The real mother......

    ReplyDelete
  18. semoga mbak dera mendapatkan tempat yg terbaik disisi Nya

    ReplyDelete
  19. YA Allah,
    Innalillahi... :((
    Sedihnya....
    Semoga keluarga dan anak2 diberi ketabahan ya.
    Heran juga kenapa tidak bisa terdiagnosa sakit apa. Sakit apa itu ya, sampai semuanya gagal... :(

    ReplyDelete
  20. duh sedihnyaaa
    inget kakakku.........

    spechless

    ReplyDelete
  21. Innalillahi wainnailaihirojiun ...Turut berduka cita ......

    ReplyDelete
  22. whoaaa... jd mkn bersalah neh ma abng, terharuuu bgt ma perjuangannya. Moga gak sia2 di mata Allah.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung dan berkomentar. Mohon maaf semua komentar di moderasi ya

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...