Bermain dan belajar di Kidzania selalu menyenangkan buat anak-anak, begitu pula dengan Ade. Rabu lalu tanggal 3 Jun 2015 saya, Ade dan beberapa teman berkunjung kembali ke Kidzania. Tidak pernah bosan rasanya bermain disana walaupun sudah berkunjung tiga kali.

Untuk menceritakan kegiatan apa saja yang kemarin dilakukan oleh Ade rasanya tidak cukup deh kalau ditulis dalam satu postingan. Masing-masing anak punya kegiatan favorit. Semuanya berkesan bagi mereka.

Melalui bermain anak bisa menyerap ilmu dan profesi yang sedang dikerjakan. Pada arena belajar Pepsodent Dental Clinic anak bisa belajar dan merasakan bagaimana sih pekerjaan seorang dokter gigi itu.



Layaknya seorang dokter gigi, anak-anak juga diberikan fasilitas yang sama dengan dokter gigi. Sebelum bekerja wajib memakai baju dokter berwarna putih, penutup kepala dan masker untuk menutup mulut. Jangan khawatir dengan maskernya, karena setiap anak diberikan masing-masing satu dan setelah selesai masker dibuang sehingga tidak menyebarkan virus atau bakteri kepada anak lain.

Anak diberikan edukasi tentang pentingnya perawatan melalui gambar visual di televisi. Setelah itu anak-anak diajarkan bagaimana cara menyikat gigi dengan benar. Diberikan alat peraga berupa gigi dan sikat gigi.  Ade jadi tahu deh nanti kalau menyikat gigi sendiri tidak salah lagi.

Setelah itu anak-anak beralih ke kursi tempat pasien gigi dirawat oleh dokter gigi. Di sana sudah disediakan boneka sebagai alat peraga sebagai pasien. Masing-masing anak diajarkan cara melihat dan mengecek gigi atas dan bawah. Juga diajarkan cara membersikan gigi menggunakan alat semacam bor. Aduh saya kurang paham istilahnya, harus tanya Bunda Vania dulu nih nama-nama alatnya J.




Allhamdulillah sampai saat ini giginya Ade masih dalam keadaan baik, tanpa karies atau lubang pada giginya. Saya sudah membiasakan menyikat giginya sejak bayi, bahkan sejak belum punya gigi. Saat pertama menyikat gigi saya membelikan pasta gigi khusus anak, tapi sekarang sih sudah bisa pakai pasta gigi dewasa. Dia sudah bisa membuang dan berkumur-kumur sehingga tidak menelan airnya. Tidak lupa juga mengganti sikat gigi secara berkala maksimum 3 bulan pemakaian. Tapi untuk anak-anak biasanya sebulan juga sudah rusak karena sering digigit.

Senangnya berperan sebagai dokter gigi. Bisa bahan referensi besarnya nanti saat memilih profesi yang akan dipilihnya.