Jika berbicara mengenai penyakit yang berbahaya di Indonesia, tentu nama penyakit diabetes sudah tak asing lagi di telinga kita. Gaya hidup yang sejak dahulu memiliki kebiasaan memakan makanan manis memicu kadar gula di dalam tubuh meningkat hingga melewati batas normal. Ya, selain nasi sebagai sumber karbohidrat utama, kita juga disuguhkan dengan makanan camilan manis. Alih-alih mengonsumsi makanan penurun gula darah, kita malah seolah menimbun gula dan memperbesar resiko diabetes.




Ketahui Bahaya Diabetes

Penderita diabetes di indonesia diketahui terus meningkat. Berdasarkan data dari Departemen Kesehatan (Depkes) RI, pada rentang tahun 2000 hingga tahun 2030 mendatang, Indonesia diperkirakan akan menempati urutan nomor 4 untuk negara dengan pengidap diabetes terbanyak di dunia. Selain asupan nutrisi yang kurang seimbang, kita juga dihantui dengan resiko diabetes yang disebabkan oleh faktor keturunan. Mereka yang memiliki riwayat keluarga yang mengidap diabetes akan beresiko lebih besar mengidap penyakit yang sama. Perlu diketahui, penyakit ini tak memandang usia. Anak kecil, remaja, dewasa hingga lansia sama-sama berpotensi. 

Akibat dari penyakit diabetes menimbulkan kegagalan beberapa organ di dalam tubuh untuk bekerja maksimal. Seperti pankreas yang tak mampu menghasilkan insulin sebagai pengontrol gula darah, menyebabkan penyakit ginjal dan kebutaan, hingga mengurangi angka harapan hidup mulai dari 5 sampai 10 tahun.

Dengan adanya dampak di atas, oleh karenanya, kita perlu mengonsumsi makanan penurun gula darah. Makanan ini cenderung dikonotasikan sebagai makanan tanpa rasa yang tidak enak dikonsumsi. Seperti kentang rebus, sayuran hijau rebus, gandum, dan lainnya. Selain itu, penderita maupun orang yang berpotensi juga harus menurunkan berat badan hingga level ideal. Karena obesitas mempengaruhi peluang terjadinya penyakit diabetes. 
Sebenarnya, memakan makanan penurun gula darah bisa dilakukan dengan cara yang mudah. Sebab ada buah-buahan yang terasa manis dan enak, namun memiliki zat gula atau indeks glikemik yang rendah.

Baca juga: Yuk Cek! Olahraga Apa yang Bisa Menurunkan Berat Badan?

Buah-buahan Sebagai Makanan Penurun Gula Darah


Siapa bilang buah-buahan menjadi pantangan bagi penderita diabetes atau orang yang ingin diet gula? Faktanya, tidak semua buah memiliki kandungan zat gula yang banyak hingga dilarang dikonsumsi. Anda harus mengetahui buah-buahan yang aman dikonsumsi untuk kondisi ini. Di antaranya adalah jeruk, anggur, apel, mentimun, tomat, alpukat, ceri, dan buah beri.

Selain itu, buah-buahan yang memiliki kadar air yang cukup banyak juga masih aman untuk anda konsumsi kok. Seperti semangka dan timun suri. Hal ini diperbolehkan karena buah-buahan tersebut memiliki kandungan antioksidan yang tinggi sebagai penangkal racun dalam tubuh, serta indeks glikemik yang rendah. Sebaliknya, buah yang memiliki rasa manis berlebih seperti manga harus anda jauhi, ya.


Lebih Baik Dikonsumsi Di Pagi Hari


Sebagai makanan penurun gula darah, buah-buahan di atas sebaiknya dikonsumsi dengan cara dimakan langsung atau disajikan menjadi jus. Sehingga semua kandungan, nutrisi, dan serat yang terkandung akan terserap semua ke dalam tubuh. Akan lebih baik lagi jika anda memilih buah organik dan tidak membuang kulit buahnya. 

Makanan penurun gula darah juga sebaiknya diminum di pagi hari, saat kondisi perut masih kosong alias belum mengonsumsi makanan apapun. Menurut ahli, hal ini membuat penyerapan nutrisi lebih maksimal dan anda bisa merasakan manfaatnya lebih cepat. 

Selain buah-buahan di atas, ada pula beberapa makanan penurun gula darah lainnya. Yuk, cari tahu info lengkapnya dengan mengklik link artikel di bawah ini:

https://www.cekaja.com/info/hari-diabetes-ini-5-makanan-penurun-gula-darah