Kegiatan Kurbanfest di Zona Madina Dompet Dhuafa

Monday, August 3, 2020
Kegiatan Kurbanfest di Zona Madina Dompet Dhuafa ini bertepatan dengan Idul Adha 1441. Alhamdulillah saya bisa mengikuti kegiatan yang diadakan siang itu meskipun lokasinya cukup jauh dari rumah, tapi penasaran dengan kegiatan bermanfaat ini.

zona madina
Kalau biasanya setelah sholat Ied di hari Idul Adha di rumah aja, kali ini saya langsung meluncur ke Zona Madina di daerah Parung, Bogor. Senang sekali bisa punya kesempatan melihat langsung kegiatan Kurbanfest 2020 yang diadakan oleh Dompet Dhuafa tahun ini.


Mengenal Zona Madina

Awalnya saya enggak tahu apa sih Zona Madina Dompet Dhuafa. Ternyata ini adalah sebuah kawasan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan, dibangun di atas tanah wakaf seluas 8.5 hektar di daerah Parung.

Zona Madina yang dikembangkan dengan konsep kawasan tumbuh dan terpadu dengan landasan tata nilai Islam ini meliputi pemberdayaan Ekonomi, Pendidikan, Kesehatan, Sosial dan Pemberdayaan Budaya dengan optimalisasi dari dana Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf yang dipercayakan pada Dompet Dhuafa.

Waktu saya tiba di Zona Madina melihat ada sebuah rumah sakit yang bernama Rumah Sehat Terpadu dan Masjid Al Madinah serta kawasan lain yang asri dan hijau. Menurut teman-teman yang juga hadir di sini pada Idul Adha tahun lalu mereka juga melaksanakan sholat Ied di masjid al madinah zona madina. Tapi karena saat ini masih ada aturan pandemi yang harus dijalankan kami hanya datang di saat kegiatan Kurbanfest saja.


Kurbanfest di Zona Madina

sedekah daging


Alhamdulillah meskipun di masa pandemi tapi masyarakat yang melakukan kurban masih banyak sebagai salah satu bentuk ketakwaan terhadap Allah SWT. Tahun lalu kami memang menyalurkan kurban melalui Dompet Dhuafa, namun tahun ini di masjid dekat rumah.

Menurut informasi dari Mbak Etika Setiawanti (General Manager of Marketing Communication Dompet Dhuafa) tahun ini animo masyarakat juga cukup tinggi mencapai 45 ribu ekor setara doka (domba kambing) dan pemberiannya disebar ke 33 Provinsi di Indonesia terutama di wilayah terpencil, tertinggal hingga pelosok yang terkena bencana.

🍀 Potong Hewan Kurban Untuk Penerima Manfaat

Di Zona Madina hari itu juga diadakan penyembelihan hewan kurban dari program sedekah daging yang sudah dilaksanakan sebelumnya oleh Dompet Dhuafa. Program sedekah daging ini untuk memfasilitasi masyarakat yang belum bisa berkurban tapi ingin tetap mendapatkan keberkahan Idul Adha dengan berdonasi. Dari uang yang terkumpul ini akan dikonversikan menjadi hewan kurban dan disembelih untuk disalurkan pada masyarakat yang membutuhkan di pelosok nusantara.

kurbanfest


Program Sedekah Daging Kurban yang diselenggarakan oleh Dompet Dhuafa ini nantinya akan disebat ke 3 titik yaitu Zona Madina, Masamba, dan Papua. Di Zona Madina penyaluran sedekah daging diberikan pada warga sekitar, tenaga medis dari Rumah Sehat Terpadu dan karyawannya seperti office boy, perawat, admin, security dan lainnya.

Kami juga diajak memberikan daging pada warga sekitar yang kebanyakan dhuafa dan lansia kebetulan juga banyak dari mereka yang terkena dampak pandemi. Oh ya, daging yang dibagikan itu disimpan dalam besek yang terbuat dari bambu lho bukan menggunakan kantong plastik sehingga jadi lebih ramah lingkungan.



🍀 Demo Masak oleh Chef Aiko

Pada kesempatan itu juga ada Chef Aiko Sarwosri Isra yang terkenal di acara kuliner Warna. Chef Aiko memasakan kami menu Tengkleng yaitu masakan dengan bahan dasar tulang sapi dengan kuah encer berasal dari Jawa Tengah, tepatnya kota Solo. Saya pernah mencicipi menu ini juga waktu di Solo dan rasanya sama enaknya dengan masakan Chef. Kalau yang penasaran dengan tengkleng ini rasanya mirip gulai hanya saja dimasak tidak menggunakan santan. 

Chef Aiko juga mengajarkan kami cara blanch daging yaitu merebus sebentar daging di air mendidih kurang lebih 5 menit. Katanya sih supaya menghilangkan baunya aja. Nah, setelah di blanch daging boleh loh disimpan di freezer.

🍀 Lomba Platting


Setelah Chef selesai memasak tengkleng kami pun diminta untuk menata masakan tersebut pada tempat yang sudah disediakan. Bahan-bahan yang disediakan hanya ada emping, acar, jeruk limau, bawang goreng, dan bawang daun.

Ini hasil platting saya dan mendapatkan hadiah hihihi, entah lah padahal cuma begitu aja ya. Tapi dari sini saya dapat ilmu juga lho, misalnya kalau mau plating menggunakan cabai merah utuh jangan disimpan di atas makanan karena itu tidak bisa dimakan langsung. Selain itu kami juga diberitahu cara menyajikan jeruk limau yang benar.

Nah, itu keseruan saya mengikuti kegiatan Kurbanfest di Zona Madina Dompet Dhuafa. Semoga para penerima manfaat daging kurban juga bisa merasakan keberkahan dan kebahagiaan ya.

16 comments

  1. waa senangnyaaa, selamat dapat hadiahnya juga ya mbak hihihi, senang sekali pastinyaa hehhehe

    ReplyDelete
  2. Fokus ke kemasan atau wadah yang dipakai untuk menaruh dagingnya. Wihh..wadah ramah lingkungan yaa. Salut euy sama Dompet Dhuafa ini~

    ReplyDelete
  3. wah seru ya acaranya jadi bisa dapat ilmu baru, selamat mba memenangkan lomba platting hehee

    ReplyDelete
  4. Wah seru ya mba bisa melihat acara kurban bareng dompet dhuafa ini tapi sepertinya ga rame kayak biasanya. Btw plattingnya bagus mba kayak sajian restoran2 :D

    ReplyDelete
  5. Pengin nyicip tengklengnya, keliatannya seger, ada jeruk limaunya.
    Aku baru tau tentang blanch daging itu. Jadi ternyata bisa ya daging diblanch dulu baru masuk freezer. Aku biasanya mentah aja langsung masuk freezer.

    ReplyDelete
  6. Salut Dompet Dhuafa tetap menyalurkan daging kurban di masa pandemi ini yah. Asyik nih belajar masak-masak juga di lokasi.

    ReplyDelete
  7. Alhamdulillah ya masih banyak yg mampu kurban sehingga bisa membantu saudara2 kita yg terdampak corona untuk sejenak bergembira makan protein yg cukup biar kuat menghadapi cobaan ini.

    ReplyDelete
  8. Blanch itu diapain Lia, diseduh atau direbus? Baru tau loh teknik ini, karena biasanya kan kalau daging tidak boleh diapa-apain sebelum masuk freezer. Ilmu baru nih.

    ReplyDelete
  9. syiiik asyiiiknih Lia makan tengkleng di sana. Ada zona pemberdayaan masyarakatnya jigaaa ya di Parung

    ReplyDelete
  10. Hore selamat mba Fit dapet hadiah, plating sederhana yang mampu menarik juri
    Penasaran rasanya aku mba wkaakak. Kapan-kapan masakin ehehehe

    ReplyDelete
  11. Duuh..bangga banget bisa memenangkan juara plating, kak Lia.
    Cakeepp iih...aku jadi pengen nyeruput.
    Daging kurban ini rasanya memang leih manis. Iya ga sih, kak?

    ReplyDelete
  12. Pandemi berlalu. Masyarakat antusias kembali berbuat kebaikan

    ReplyDelete
  13. Aseeek yang masak cantik maka makanannya pun cantik tak hanya di mangkuk tapi juga di lidah

    ReplyDelete
  14. waa keliatanya seru banget ya mbaaak hihihi, selamat hari raya idul adhaa, semoga tahun depan lebih baik dari tahun ini kondisinya yaaa

    ReplyDelete
  15. seru banget nih...aku dulu suka banget makan daging kambing. mau diapain aja aku suka. Tengkleng kambing aku kenal baru dua tahun ini, waktu main ke Solo. ternyata enak juga lho.

    Senengnya bisa menang lomba planting tengkleng. jadi laper lihatnya.

    ReplyDelete
  16. Baru tahu nih tentang zona madina, thank you Mbak udah berbagi infonya. Dompet Dhuafa ini memang banyak sekali programnya yang keren-keren ya, memudahkan orang yang ingin berbagi, sekaligus membagikan berkah pula ke banyak orang. Itu pemakaian besek untuk berbagi daging juga keren euy, lebih ramah lingkungan.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung dan berkomentar. Mohon maaf semua komentar di moderasi ya

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...