Allhamdulillah bertambah satu usiaku, berarti berkurang lagi jatah hidupku. Semoga bisa menjalankan ibadah dengan lebih baik lagi disisa usia ini. Untuk teman-teman terimakasih atas ucapan dan doanya ya semoga barokah. untuk Mbak Iyha selamat ulang tahun juga ya.

Sehari sebelum hari H aku mendapatkan 2 kejutan dari Pascal. Satu kejutan yang menyenangkan dan satunya kejutan yang kurang menyenangkan. Tapi itulah hidup ada suka, ada duka, ada senang dan ada sedih.

Sore itu aku diajak ke BCP (Bekasi Cyber Park) oleh suamiku, tapi aku merasa cape dan lemas jadi tidur-tiduran deh dirumah. Pascal kasih hadiah berupa surat menurut dia sih, yang isinya ucapan selamat ulang tahun. Ternyata beberapa hari yang lalu dia bertanya padaku ulang tahun yang keberapa maksudnya untuk menulis dikertas itu. Entah dimana dia sembunyikan kertas itu :)

sekitar jam 5 aku beres-beres rumah, sementara pascal dan alvin sedang main bola didalam rumah, bola kecil. suamiku juga sedang diruangan lain. Tiba-tiba pascal mendatangiku bilang kalau berdarah. wah agak panik nih trus minta tolongsuamiku mengambilkan kapas juga betadine, berhubung habis lari ke warung sebelah.

Aku membersihkan darahnya menggunakan kapas dan betadine, darahnya agak banyak sampai netes dibaju dan lantai. Lalu aku lihat kok lukanya agak besar dan bolong.Karena khawatir kita langsung pergi ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Timur,kebetulan lokasinya dekat dengan rumah. Langsung ke UGD dan ditangani oleh perawat serta dokternya. Sepanjang jalan Pascal minta didoain terus menerus.

Dokter sempat tanya, kejadiannya sudah lebih dari 30 meniit belum, muntah atau pingsan gak. Aku jawab gak, sejak kejadian aku langsung bawa kerumah sakit. Ternyata memang lukanya dalam dan harus dijahit 5 jahitan serta disuntik anti tetanus.

Aku memegang kakinya Pascal waktu didagunya dijahit, serta ada 2 orang perawat laki-laki, 1 suster disamping dokter yang sedang menjahit. Aku melihat proses penjahitannya dari membersihkan luka, menyuntik luka hingga dijahit. Sewaktu prose menjahit selesai dan sedang dipasang perban, aku merasa lemas dan keluar keringat dingin,entah karena memang tidak enak badan atau karena melihat pascal. Salah seorang perawat bilang, ibu kalau gak kuat pindah aja jangan disitu.

kasihan matanya sembab habis nangis

Aku ambil alvin dari suamiku, dan gantian suamiku yang menunggu Pascal untuk disuntik anti tetanus. Aku menuju kantin untuk membeli minuman. Allhamdulillah setelah minum tidak lemas lagi.

Hari ini Pascal tetap sekolah seperti biasa, tapi aku sudah bicara dengan walikelasnya kalau lukanya tidak boleh kena air, karena pascal bingung nanti kalau wudhu takut kena air. Semoga lukanya lekas kering ya, hari kamis diminta kontrol kerumah sakit.

hadiah dari pascal & suami isinya rahasia ya :)