Akhirnya Pascal kesampaian naik kapal perang nih, setelah sebelumnya dia cuma bisa mendengar cerita dan melihat foto-fotoku dulu sewaktu berlayar naik kapal perang KRI Teluk Penyu (513). Pascal antusias sekali waktu tahu mau diajak naik kapal perang, sayangnya ini hanya kunjungan saja tidak berlayar. Tapi setidaknya mempunyai kenangan yang tidak bisa dilupakan, karena tidak semua orang berkesempatan naik kekapal perang. Aku sendiri juga merasakan hal ini, kenangan berlayar selama 1 minggu menggunakan kapal perang tidak terlupakan sampai sekarang.

Acara dadakan ini awalnya diadakan oleh kelas 1B yang salah seorang ortunya mempunyai kenalan untuk kesana dan kebetulan KRI Banjarmasin sedang bersandar di Kolonlamil Jakarta. Pihak sekolah meminta agar kelas 1A dan 1C diajak juga mengunjungi KRI Banjarmasin. Sebagai Korlas aku mempunyai waktu 1,5 hari untuk menghubungi semua orang tua. Allhamdulillah terkumpul 18 anak, sebagaian orang tuanya ikut dan sebagian hanya menitipkan anak-anaknya. Ini merupakan momen langka bisa dijadikan pembelajaran buat anak-anak lebih mengenal kapal perang milik TNI Angkatan Laut agar bisa lebih mencintai wisata bahari Indonesia.


Sekitar pukul 8 kami tiba di Kolinlamil dan sudah disambut langsung oleh Komandan Kapalnya langsung. anak-anak dibagi menjadi 3 kelompok sesuai dengan kelas masing-masing sehingga ketika mengunjungi ruangan-ruangan yang ada dikapal tersebut tidak terlalu penuh. Maaf kalau informasi yang aku tulis disini tidak lengkap karena sewaktu diberi penjelasan aku sibuk dengan Alvin :)

KRI Banjarmasin (592) ini merupakan kapal perang milik TNI AL yang berjenis LPD (Landing Platform Dock) buatan PT PAL Indonesia di Surabaya. Kapal ini adalah kapal perang ampibi yang mendukung operasi ampibi. Kapal ini memeiliki landasan Helipad yang mampu mengangkut 5 buah Helikopter, 3 digeladak dan 2 di hangar. Selain sebagai kapal tempur KRI Banjarmasin ini juga merupakan kapal berteknologi Semi Siluman berfungsi juga sebagaikapal untuk operasi kemanusiaan serta penanggulangan bencana alam. Biasanya kapal ini berlabuh di Surabaya.


Alvin bergaya sebelum masuk kapal
pintu masuk kendaraan ampibi kedalam kapal
salah satu landasan helikopter yang ada, maaf ada penampakan manusia buka helikopternya :)


Pascal diruangan nahkoda
peralaran yang ada diruangan nahkoda
Salahsatu radar yang ada di KRI Banjarmasin
sebagian sekoci, eh tapi diprotes Pascal katanya ini namanya lifecraft
Dapur, lihat alat masaknya besar-besar sekali. sekali masak bisa untuk sekitar 1000 orang
ini ruang makan komandan, anak-anak juga diberikan waktu untuk makan scak yang dibawa diruangan ini
Pascal dan bapak TNI
Sebagian anak laki-laki yang susah untuk difoto

sebagian murid kelas 1A dan 1B