Allhamdulillah sekarang Aa dan Ade sudah beberapa bulan ini bisa sholat di Masjid sendiri. Kalau biasanya sholat di Masjid harus nunggu bapaknya libur dirumah. Anak-anak sukanya sholat ke masjid menggunakan sarung. Kendalanya adalah aku kurang bisa memakaikan sarung, gak tahu suka kurang rapi dan gak bisa cepat.

Untuk ade sih gak masalah karena punya sarung instan punya Aa dulu. Nah untuk Aa kadang agak lama juga memakaikan sarungnya. Untuk Aa aku berniat membelikan sarung instan supaya lebih mudah, tapi belum menemukan sarung instan yang polos. Maklumlah sudah kelas 3 gak mau sarung yang bergambar kartun.

sarung aa yang sekarang di pakai ade


Waktu ke cikampek awal puasa lalu, aku menceritakan soal susahnya memakaikan sarung pada aa ke Akinya (kakek). Kebetulan sekali bapakku punya sebuah sarung dewasa yang masih baru dan menawarkan membuatkan sarung instan untuk aa dan ade dengan contoh sarung instan yang ada. Aa sih mau tapi dia lasngung memegang bahan sarungnya dahulu. Setelah di pegang langsung setuju, dia mau dibuatkan. Ternyata Aa mau bahan sarungnya halus dan tidak kasar.

sarung dewasa milik aki
Sebelum menjahitkan sarung instannya, bapakku membeli karetnya terlebih dahulu untuk di pinggang sarung instannya. Lalu menjahitkan sarung instannya. Allhamdulilah cukup untuk 2 sarung instan. Jadi sekarang Aa dan ade punya sarung instan polos

sarung instan buatan aki
Setelah di buatkan sarung insatn, jadi ketagihan dibuatkan lagi untuk ganti-ganti hehehe. Terima kasih ya aki untuk sarungnya.