Assalamualaikum...

Hampir sebulan lamanya tidak menyentuh blog dan menyapa teman-teman. Mundur maju untuk memulai kembali menulis di blog ini. Atas dukungan teman-teman saya beranikan diri untuk memulai lagi dari awal.

Sujud syukur saya ucapkan pada Allah SWT karena masih boleh bersama-sama dengan suami lagi. Setelah kejadian yang tidak bisa saya lupakan tanggal 24 November lalu. Kalut tapi harus tetap tenang supaya semua bisa saya urus. Allhamdulillah saat ini suami sudah kembali ke rumah untuk menjalani masa pemulihan.

Masa penyembuhan yang bisa di bilang cepat dari perkiraan dokter itu semua berkat doa dari teman-teman semua. Walaupun saya hanya mengabarkan berita duka ini kepada beberapa orang saja, ternyata di luar dugaan bisa menyebar ke banyak orang.



Terima kasih atas doa dan dukungan yang telah teman-teman berikan pada saya dan keluarga. Ada rasa terharu begitu banyak doa dan dukungan dari teman-teman. Saya juga ucapkan terima kasih pada teman-teman yang sudah menyapa lewat telp, sms, bbm, wa, fb bahkan yang datang langsung ke rumah sakit.

Selain rasa haru juga ada rasa malu sebenarnya. Ini yang membuat saya mundur maju untuk memulai kembali menulis di blog. Begitu perhatiannya teman-teman sampai mengumpulkan donasi yang jumlahnya membuat saya menangis. Kita memang kenal lewat dunia maya tapi terasa begitu nyata support yang di berikan. Saya hanya bisa mengucapkan banyak terima kasih dan mendoakan untuk semua agar di berikan kesehatan dan rezeki yang banyak untuk temen-teman dan keluarga.

Kata beberapa teman ini merupakan bukti cinta mereka terhadap persahabatan. Kalau bukan doa dan cinta tentu saja saya tidak akan kuat saat menghadapi musibah yang sedang terjadi.

Sekali lagi saya ucapkkan banyak terima kasih pada Orin, makpon dan teman-teman KEB yang begitu banyak maaf tidak bisa di sebut satu persatu. Dari Emak rempong, group Me Time,Group Emak Ceria, WB, Blogger Reporter Indonesia yang diwakili mbak Ani,Mas Fayyaz dari Blogdetik,teman-teman Learning Forever, teman-teman MP, Teman-teman BA, Al Huda, Thariq Bin Ziyad beserta Kepala sekolah & guru-guru serta murid-murid juga teman-teman suami dari Semarang. Juga saya ucapkan terima kasih pada tetangga dan teman-teman pengajian, teman-teman ODOJ. Maaf jika ada yang belum tersebut.

Sengaja saya foto karena anak-anak saat itu tidak boleh masuk ke ICU. Sedih rasanya banyak selang dimana-mana. Allhamdulilah saat ini makin membaik dan terus membaik.

Ada yang buat saya dan suami merasa sedih dan terharu saat Mbak Winda Krisnadefa mengirimkan sebuah kartu dengan foto kami sekeluarga di belakangnya ada tulisan dari teman-teman yang sudah di japri sebelumnya. Kata suami dia merasa sedih melihat foto tersebut apalagi ada dua anak yang masih kecil seandainya harus kehilangan nyawanya.



Ya Allah terima kasih telah memberikan kesempatan kami untuk hidup bersama-sama. Berikan juga kesehatan pada teman-teman semua yang sudah dengan ikhlas ikut membantu kami. Aamiin. Berkat Doa dan Cinta kalian suami bisa sembuh.

Terima kasih juga buat suami tercinta yang sudah berusaha keras untuk mendapatkan pertolongan, tanpa usahanya kami tidak tahu apakah bisa berkumpul lagi atau tidak. Untuk teman-teman kantor suami terima kasih atas pertolongannya ya.

Insya Allah secepatnya saya akan mengunjungi blog teman-teman ya. Mohon maaf jika ada kesalahan yang saya perbuat.