Bagi saya sarapan untuk anak itu penting, oleh karena itu untuk Aa dan Ade sarapan hukumnya adalah wajib. Tapi namanya si kecil ya sesekali mereka akan merajuk saat sarapan. Untuk itu sebagai orang tua saya harus bisa menyiasati asupan gizi mereka dengan memberikan camilan sehat.

Aa dan Ade juga agak picky nih untuk makan camilan. Jangan kehabisan akal untuk mengenalkan aneka camilan pada si kecil. Libur akhir pekan kali ini saya membuat camilan dari bahan dasar singkong. Singkong juga bisa di konsumsi oleh balita asal penyajiannya dimasak baik di kukus atau direbus terlebih dahulu. Tidak dianjurkan makan singkong mentah untuk menghindari paparan racun sianida yang terkandung. 

Sebagaimana kita ketahui singkong merupakan salah satu makanan pokok selain nasi sebagai sumber karbohidrat. Harga singkong yang murah namun mempunyai  kandungan vitamin, mineral serta serat yang baik untuk tubuh. Beberapa manfaat yang dimiliki singkong antara lain :
  • Mengandung kalori yang tinggi yang di butuhkan oleh tubuh sebagai bahan energi.
  • Rendah lemak namun memiliki protein yang berguna sebagai zat pembangun tubuh.
  • Bebas gluten.
  • Mengandung Vitamin C dan Folat.

Agar anak mau makan aneka camilan tradisional, saya mengajak mereka untuk memasak camilan bersama sambil belajar mengenalkan aneka bahan yang digunakan untuk membuat ongol-ongol singkong pelangi. Dengan mengajak mereka terjun langsung ke dapur, mereka akan merasa gembira dan tahu proses pembuatannya. Sambil memberitahukan manfaat apa saja yang terkandung dalam bahan-bahan tersebut. Biasanya mereka akan tertarik karena tahu bahwa kesehatan itu penting. Walaupun mereka laki-laki tidak ada salahnya bukan belajar memasak.


Berikut ini resep ongol-ongol singkong pelangi yang sudah kami buat di rumah :

Bahan :

1 kg singkong.
1 bungkus agar-agar plain.
250 gram gula pasir.
200 ml santan dari 1/2 butir kelapa.
1/2 sendok teh garam.
1/2 sendok teh vanili
2 tetes pewarna merah (optional).
2 tetes pewarna kuning (optional).
1/2 butir kelapa parut (sebagai toping).
35 gram keju diparut (sebagai toping)

Cara Membuat :
  1. 1/2 butir kelapa parut dicampur dengan 1/2 sendok teh garam lalu di kukus lalu simpan sebagai toping ongol-ongol.
  2. Singkong di cuci dan di parut.
  3. Masukkan singkong, 1 bungkus agar-agar, 1/2 sendok teh garam, 1/2 sendok teh vanili,250 gram gula pasir dan 200 ml santan pada wadah yang sudah di cuci bersih dan dikeringkan.
  4. Aduk rata semua bahan yang sudah dimasukkan pada poin nomor 3 di atas.
  5. Pisahkan adonan menjadi dua bagian pada tempat yang berbeda.
  6. Berikan pewarna merah pada adonan pertama dan pewarna kuning pada adonan kedua.
  7. Masukan adonan pertama yang berwarna merah pada loyang atau cetakan yang kita inginkan. Saya menggunakan cetakan kecil-kecil agar tidak perlu memotong ongol-ongol saat sudah jadi. Masukkan adunan 1/2 dari cetakan.
  8. Kukus adonan pertama hingga setengah matang.
  9. Lalu masukkan adonan kedua yang berwarna kuning pada cetakan yang sudah di isi adonan pertama.
  10. Kukus kembali adonan tersbut kira-kira 20 menit atau hingga matang.
  11. Setelah matang, keluarkan ongol-ongol dari cetakan dan simpan pada wadah yang sudah disediakan.
  12. Beri taburan parutan kelapa yang sudah di kukus atau parutan keju sesuai selera.
Untuk 20 buah ongol-ongol.
Waktu memasak : 30 menit.

Ongol-ongol SIngkong Pelangi siap dinikmati bersama teh tawar hangat.
Di jamin deh si kecil tidak sabar untuk memakan camilan sehat tradisional ini. Untuk si Kakak lebih suka ongol-ongolnya di taburi parutan kelapa sedangkan si Adik lebih suka di taburi keju. Dua anak dengan selera berbeda.

Hmmm lezat ya De ongol-ongolnya.
Lihat kan Ade suka juga makan camilan tradisional, asalkan kita sebagai orang tua mengenalkan dengan cara yang mudah di mengerti si kecil pun akan menyukainya. Dengan demikian sedari kecil sudah mengenal dan melestarikan makanan khas dari Indonesia. Kalau bukan kita yang melestarikan siapa lagi. Selanjutnya perlu memasak bersama lagi nih, Mengenalkan Camilan Sehat Tradisonal Pada Anak .