Percaya gak kalau saya terakhir beli ransel itu waktu SMA :). Sejak lulus tidak pernah lagi membeli tas ransel. Saya lebih suka tas selempang lebih praktis. Kalau lihat teman-teman saat traveling suka bawa ransel kok seru juga ya kelihatannya. Sempat tertarik tapi ya gak pernah sampai beli sih.

Saat Teh Ani Berta mengadakan kontes Blogger Kartinian [Kontribusi Nyata Wanita Indonesia] pada tahun 2012 lalu saya mendapatkan hadiah tas ransel sebagai salah satu pemenang kontes tersebut. Saya pun punya ransel lagi, tapi berhubung agak kecil jadilah tas tersebut sering dipakai sekolah oleh si sulung.

ransel hadiah dari Teh Ani


Beberapa waktu yang lalu saya menghadiri workshop TB di Bandung selama 3 hari 2 malam. Saya bingung nih mau bawa tas apa, maklum gak ada ransel, biasanya bepergian pakai koper :-D. Akhirnya suami menyuruh saya untuk membeli ransel saja toh nantinya bakal kepake lagi kok katanya. Karena sudah beerapa kali saat menghadiri acara blogger yang mengharuskan membawa laptop, saya selalu kebingungan bawa pakai tas apa. Entah kenapa setiap mau beli ransel saya selalu mundur maju.

Karena waktunya mepet, pergilah saya sendiri untuk membeli ransel, tapi di toko teresbut saya bingung. Saya foto beberapa tas dan kirim ke wa suami minta dipilihkan mana yang cocok. Suami sih gak memilihkan, tapi berbekal dengan jawaban yang saya ajukan sebelumnya pada salah seorang teman yang biasa memakai ransel, katanya beli yang talinya enak dipakai dan gak bikin sakit. Akhirnya saya memilih salah satu ransel berwarna biru dan sedikit warna merah, maksudnya sih supaya bisa dipakai oleh anak lelaki saya juga nantinya. Saya suka dengan bagian dalam ransel tersebut, ada bagian untuk menyimpan laptop, ipad, hp, kamera dan charger. Semuanya terlindung oleh  bahan empuk semacam busa untuk melindungi gadget yang saya bawa.

ransel pertama setelah menikah

Ada cerita lucu saat saya packing pakaian kedalam ransel. Kok pernuh sekali ya padahal bawaan saya juga tidak banyak. Saya sampai bertanya pada teman dia bawa baju berapa potong, bawa sendal gak dan lain-lain sampai teman saya tersebut tertawa dengan pertanyaan-pertanyaan yang saya ajukan. Sampai malu nih , maklum lah kalau bepergian saya membawa anak dan keluarga jadi bawaannya pasti koper besar.

Dari pengalaman tersebut saya mendapatkan tips yang menarik untuk packing menggunakan ransel. Katanya pakaian yang akan di bawa sebaiknya digulung supaya lebih ringkes dan mudah dalam packingnya. Jangan lupa juga setelah digulung diikat mengunakan karet supaya gulungan tidak terbuka lagi. Ooh ternyata begitu toh para backpacker menata barang yang dibawanya.

Untuk bepergian sehari-hari atau sekedar jalan bersama teman dan keluarga saya masih belum pede kalau bawa ransel begitu kecuali harus bawa laptop. Jadi pingin cari backpack wanita nih, selain praktis tapi juga masih terlihat feminin gitu loh :). Daripada bingung pilih-pilih backpack di toko enaknya saya mencari online saja deh. Teman saya menyarankan mencari di Instagram saja, waduh saya jarang sekali memakai Instagram.

Untunglah sekarang ada shopious.com yang bisa mengatasi kegaptekan saya menggunakan Instagram. Karena disana hanya mendukung toko online yang ada di Instagram. Langsunglah saya mencari di kategori tas wanita pada web shopious

Jadi bingung mau pilih backpack yang mana ya, smeuanya bagus-bagus dan harganya sesuai lah dengan kantong saya. sekarang bisa deh saya bergaya pakai backpack lagi. Mudahnya mencari backpack idaman.