Saat menghadiri acara Standarisasi Penyediaan Informasi Pariwisata beberapa waktu yang lalu di Bogor, saya mendapatkan banyak ilmu baru tentang kepariwisataan. Salah satunya adalah Top 10 Priority Destinations di Indonesia yang paparannya dibawakan oleh Ir. Azwir Malaon MSC, Asisten Deputi Wisata Alam Buatan lulusan IPB dan ITC Belanda.

Tempat wisata yang ada di Indonesia itu banyak sekali, tetapi wisatawan mancanegara kebanyakan hanya mengenal Bali. Untuk itulah di buat top 10 tempat wisata di Indonesia yang bertujuan membuat Bali-Bali baru.

Kenapa hanya ada 10 destinasi prioritas? Karena setiap kegiatan yang dilakukan adanya dana dan waktu yang terbatas dari SDM yang ada di Indonesia. Untuk itulah dilakukan skala prioritas, bukan berarti tempat wisata lainnya dinomorduakan ya, tetapi pasti ada dukungan dari pemerintah daerah setempat masing-masing.

Dalam menentukan 10 destinasi ini tidak lah mudah karena ingin membuat Bali-Bali baru dalam waktu singkat. Beberapa kriteria yang ditentukan adalah :

  • Berdasarkan dukungan hukum
  • Sudah ditetapkan oleh Kementerian yang lain menjadi prioritas, hingga memudahkan memperoleh dukungan.
Dukungan dari Kementerian lain ini contohnya dari kementerian perhubungan yang berkaitan dengan transportasi menuju lokasi wisata tersebut. Kementerian PU untuk sarana dan prasarana jalan menuju kesana.

10 Destinasi prioritas tersebut adalah :
  1. Danau Toba
  2. Tanjung Kelayang
  3. Tanjung Lesung
  4. Mandalika
  5. Morotai
  6. Kepulauan Seribu
  7. Borobudur
  8. Bromo, Tengger, Semeru
  9. Labuan Bajo
  10. Wakatobi


Dari kesepuluh destinasi tersebut saya baru mengunjungi 2 destinasi. Wah banyak juga ya yang harus saya datangi.

Oh ya waktu di Puri Avia kami juga dijelaskan mengenai Infografis yang dibawakan oleh Guntur Mulyowiseno dari Antara. Ceritanya saya coba buat seperti di atas, masih jauh dari sempurna pastinya.

Pengertian dari Infografis itu sendiri adalah visualisasi data dan grafis yang diolah sedemikian rupa dengan tampilan menarik komunikatif dan efektif. Bisa dipahami pembaca dengan cepat dan jelas.
pesan yang disampaikan efektif langsung diterima oleh pembaca. Infografis dibuat sebagus mungkin agar pembaca bisa menikmati informasi yg disampaikan

Fungsi dari infografis ini untuk menyederhanakan data informasi, secara visual terlihat artistik dan menimbulkan minat pembaca.

Jenis infografis ada tiga macam yaitu :
  1. Statis biasanya  untuk media cetak dan online.
  2. Animasi : video 2 D dan 3D
  3. Interaktif : semacam layar interaktif yang bisa kita sentuh untuk mencari informasi yang berada di mal atau gedung-gedung.

Dalam setiap infografis menurut Mas Guntur terdiri dari 50% grafis dan 50 % Data. Dimana data ini adalah nyawa dari infografis. Tanpa data akan sulit membuat infografis.

Dalam pembuatan infografis ada elemen-elemen data yang perlu diperhatikan yaitu :
  • Pemilihan tema
  • Presisi data
  • Pola bahasa atau pola tutur
  • Efektifitas
  • Ejaan atau EYD

Terkadang dalam pembuatan infografis kita mengalami hambatan saat pengumpulan data karena beberapa hal.
  • Simpang siur data
  • Data tidak lengkap
  • Data terlalu banyak
  • Tiba-tiba ada publikasi data terbaru
  • Kredibilitas sumber