"Ma aku udah pulang nih, kalau mama masih di jalan order gojek aja ya" pesan dari Pascal yang ditulis melalui whatsapp.
Waduh, kok jadwal pulang sekolahnya lebih cepat dari biasanya, padahal saya masih dalam perjalanan dari Jakarta menuju rumah. Maklum punya rumah di Planet lain, jadi gak bisa datang lebih cepat sampai sekolah, apalagi jalanan tidak menentu macetnya seperti saat ini. Di rumah ada neneknya sih, tapi ga bisa jemput ke sekolah juga.


Meskipun sudah SMP dan bisa dibilang mandiri, saya masih suka antar jemput si sulung kemana-mana. Dalam keadaan seperti di atas mau gak mau saya harus cepat ambil keputusan meskipun ada rasa khawatir melepas anak pulang sekolah sendiri. Akhirnya saya pun memesankan GOJEK buat Pascal melalui smartphone saya, maksudnya supaya bisa memantau selama perjalanan, apakah sudah sampai rumah atau belum. Itulah awal mulanya Pascal naik ojek online sendiri ketika pulang sekolah.

Supaya Anak Aman Naik Ojek Online


Saya gak mungkin juga membiarkan anak naik ojek online sendiri kalau masih terlalu kecil dan belum mandiri. Sebenarnya kita sebagai orangtua bisa melihat kesiapan anak masing-masing lho. Misalnya usia SMP pastinya sudah lebih dewasa daripada usia SD. Lagi pula anak SMP sudah hafal dengan rute perjalanan dari rumah menuju ke sekolah atau sebaliknya. Mereka juga sudah tau identitas diri dan keluarganya masing-masing.
Allhamdulillah di sekolahnya Pascal murid-murid diperkenankan membawa ponsel, asalkan selama jam pelajaran sekolah dititipkan ke pihak sekolah. Nah, saya merasa gak perlu khawatir lagi ketika Pascal naik ojek online sendiri, karena sudah tahu apa yang harus dilakukan jika dalam keadaan darurat.
Meskipun anak sudah mandiri dan sudah bisa pesan kendaraan online sendiri, ada baiknya diberikan rules yang perlu dia perhatikan antara lain :
  • Minta anak mengirimkan identitas driver dan nomor ponselnya lewat aplikasi chat pada orangtua.
  • Mengirimkan live location supaya anak bisa dipantau dari lokasi lain.


Pakai GOJEK Untuk Rasa Aman dan Nyaman Berkendara Online


Nah, untungnya rules yang kami tetapkan untuk Pascal saat naik ojeg online adalah bagian fitur terbaru dari GOJEK sehingga siapapun bisa berkendara dengan rasa aman dan nyaman.
GOJEK sebagai perusahaan teknologi dibawah naungan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa yang melayani angkutan melalui jasa ojeg sudah berdiri sejak tahun 2010 dan terus meningkatkan kualitas serta memberikan layanan terbaik bagi para mitra GOJEK dan penggunannya.
Berikut ini beberapa fitur terbaru dan layanan yang dikembangkan oleh GOJEK.

Panggil Bantuan Darurat
Fitur terbaru panggil bantuan darurat ini bikin penggunanya merasa aman, karena saat dibutuhkan bisa langsung menekan Panggil Bantuan Darurat  jika ada situasi darurat seperti kecelakaan dan tindak kriminal. Tombol tersebut akan terhubung langsung dengan Unit Darurat GOJEK yang melayani pelanggan selama 24 jam.

Saya sih percaya driver GOJEK baik-baik kok, tapi kalau diberikan fasilitas seperti ini setidaknya memberikan jaminan layanan pada pelanggan.
Awalnya fitur ini baru bisa digunakan pada layanan GO-CAR untuk area JABODETABEK  saja, tapi kabar baiknya saat ini sudah bisa diakses customer GO-CAR di seluruh Indonesia. Semoga bisa segera diakses juga di GO-RIDE ya.

Bagikan Perjalanan
Kalau biasanya saya akan melakukan capture identitas GOJEK yang digunakan, lalu mengirimkannya pada Whatsapp suami, tapi saat ini saya gak perlu melakukannya lagi, karena pada fitur GOJEK terbaru ada fasilitas bagikan perjalanan yang memungkinkan pengguna membagikan tautan pada keluarga melalui Whatsapp, LINE serta aplikasi pesan singkat lainnya termasuk SMS sehingga mereka bisa mengetahui lokasi saya sekarang.
Pada tautan tersebut akan berisi titik pickup dan drop off, informasi detil pengendara, status perjalanan dan rute perjalanan yang dipilih oleh pengendara.

Asyik kan jadi saat saya atau Pascal mau naik GOJEK, orang rumah bisa langsung mengetahui lokasi saya sedang berada di mana, tanpa harus bertanya melalui chat atau telp untuk menanyakan lokasi.
Driver Jempolan
Paling puas kalau naik kendaraan online yang bawanya Driver Jempolan yang ditandai dengan pin pada jaket GOJEK. Sudah orangnya sopan, tahu jalan atau setidaknya bisa membaca map, taat aturan lalu lintas, dan bisa merawat kendaran sehingga penumpangnya nyaman.
Gak usah khawatir, karena GOJEK bekerja sama dengan Rifat Drive Labs menyelenggarakan pelatihan untuk para drivernya lho. Siapa sih yang gak kenal dengan Rifat Sungkar seorang pembalap andal Indonesia, juga sebagai Duta Keselamatan Berkendara.
Sudah lebih dari 300 ribu mitra pengendara GOJEK di 20 kota sudah bergabung dalam RDL Gojek untuk diberikan pelatihan mengenai pengetahuan tentang tanggung jawab, kesabaran dan empati. Selain itu ada pula ilmu mengenai defensive riding, keselamatan berkendara, pre trip inspection, dan yang gak ketinggalan adalah sesi prakteknya.
Asuransi GO-RIDE
Setiap layanan perjalanan yang diberikan pada pelanggan haruslah dijamin oleh asuransi. Untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna layanan GO-RIDE diberikan perlindungan dalam perjalanan mulai dari penjemputan sampai ke tujuan untuk penggunanya berupa asuransi. Jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan dan pencurian. Begitu pula jika terjadi hal yang tidak diinginkan, seperti kematian penumpang, akan mendapatkan hak claim asuransinya.

Setelah tahu fitur-fitur terbaru dari GOJEK, saya bisa #uninstallkhawatir ketika berkendaraan online. Kalau kamu punya kekhawatiran yang bisa diselesaikan oleh GOJEK juga gak? Jangan lupa untuk update aplikasi GOJEK terbaru ya karena fitur terbaru hanya bisa diakses setelah app versi terbaru diupdate.