Terapkan Perilaku Aman Di Masa Pandemi Melalui #3MPlus bisa kita lakukan untuk mengurangi risiko terpapar virus Covid-19. Seperti yang kita ketahui bahwa pandemi saat ini masih berlangsung, namun aktivitas sudah mulai berjalan seperti biasa hanya saja dengan menerapkan protokol kesehatan yang berlaku.

masa pandemi
 

Mungkin banyak orang bertanya-tanya termasuk saya sendiri kapan sih pandemi ini akan berakhir? Ada rasa bosan dan was-was tiap saat hidup dengan kondisi seperti ini apalagi baru-baru ini di lingkungan rumah juga ada yang terpapar.


Menurut pakar epidemiologi waktu berakhirnya pandemi masih sulit untuk diprediksi karena data yang dimiliki juga selalu berubah dan terjadi kenaikan di hampir seluruh wilayah. Data yang berubah tersebut disebabkan oleh longgarnya kebijakan yang ditentukan di masyarakat dan kurang disiplinnya masyarakat menerapkan protokol kesehatan di era New Normal ini.


Baca juga : Ajak Anak Mencari Informasi Mengenai Virus


Tetap Aman dan Produktif di Masa Pandemi


Meskipun pandemi masih berlangsung, mau tidak mau saat ini kita harus bisa hidup berdampingan dengan virus. Mengerikan, tapi mau bagaimana lagi karena hidup ini butuh biaya maka roda perekonomian pun mulai berjalan lagi. 


Di beberapa perusahaan menerapkan sistem bekerja bergantian dan menjaga jarak. Sedangkan untuk dunia pendidikan masih dilakukan secara online untuk melindungi anak-anak dari bahaya terpapar virus.

#3MPlus


Rabu, 12 Agustus 2020 lalu saya mengikuti online talkshow dengan tema #3MPlus Perilaku Kunci Aman dan Produktif di Masa Pandemi di aplikasi Zoom. Acara yang diselenggarakan oleh USAID IUWASH PLUS dan Kementerian Kesehatan.  Online Talkshow tersebut dihadiri oleh beberapa pembicara yang ahli di bidangnya dengan tujuan memberikan informasi agar kita tetap aman dalam menjalani aktivitas di masa pandemi.


USAID IUWASH PLUS atau program USAID Indonesia Urban Water, Sanitation and Hygiene Penyehatan Lingkungan untuk semua adalah inisiatif untuk mendukung pemerintah Indonesia dalam meningkatkan akses air minum dan layanan sanitasi serta perbaikan perilaku higiene bagi masyarakat miskin dan kelompok rentan di perkotaan.

 

Beberapa materi yang dibahas pada talkshow antara lain mengenai perilaku masyarakat yang belum keseluruhan menerapkan  protokol kesehatan hingga cara-cara melakukan sosialisasi baik melalui media sosial maupun kader-kader sanitarian.


Menurut dr Pandu Riono ahli epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia saat ini banyak orang tanpa gejala dapat menyebarkan virus pada orang lain dilihat dari kurva pandemi Covid-19 yang masih meningkat di Indonesia hingga awal bulan Agustus ini. 


Dokter Pandu juga mengatakan bahwa sistem penzonaan di Indonesia belum sepenuhnya akurat karena tidak disertai dengan pengecekan secara menyeluruh di daerah tersebut dan tidak adanya pelaporan ketika seseorang mengalami sakit. Selain itu, adanya gerak penduduk Indonesia yang tinggi sehingga berisiko terjadi penularan lebih tinggi.


Kurangi Risiko Dengan Menerapkan 3MPlus


Tinggal di rumah terus menerus saat ini bukan pilihan lagi apalagi buat mereka yang harus mencari nafkah. Agar saat ke luar rumah untuk bekerja maupun aktivitas lainnya tetap aman, kita harus  menerapkan 3MPlus untuk mengurangi risiko terpapar virus.




Menggunakan Masker

Memakai masker saat ini adalah cara efektif untuk meminimalkan risiko penularan virus. Siapapun wajib menggunakan masker saat keluar rumah ketika beraktivitas bahkan WHO pun sudah merekomendasikannya. Alasan utama wajib dikenakan adalah untuk menghindari droplet atau percikan yang keluar ketika berbicara, batuk, atau bersin.


Tetapi jangan lupa untuk menggunakan masker dengan benar, pastikan batang hidung dan bagian bawah dagu terlindungi serta mengencangkan kaitan agar masker pas di wajah, tanpa celah. Jadi, masker bukan untuk hiasan saja lho.


Mencuci Tangan 

Lebih sering mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir untuk mencegah kuman masuk ke dalam tubuh. Di hampir semua tempat juga sudah disediakan tempat untuk mencuci tangan ketika akan masuk ke bangunan. Jika tidak ada tempat cuci tangan barulah menggunakan hand sanitizer. Makanya saya kemana-mana selalu membawanya juga untuk berjaga-jaga. Oh ya dalam mencuci tangan juga lakukan dengan benar selama kurang lebih 20 detik.


cuci tangan



Menjaga Jarak

Pemerintah juga sudah menerapkan aturan menjaga jarak di mana pun berada, kurang lebih 1.5 meter. Baik ketika bekerja di tempat umum maupun di dalam transportasi umum. Bahkan di kantor-kantor juga menyusun kembali meja kerja karyawannya agar tidak berdekatan satu sama lain.

Menjaga jarak ini juga salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko penularan  penyakit.


Sanitasi Aman


Selain menerapkan 3M kita juga harus mempunyai akses air minum dan sanitasi aman agar terhindar dari bakteri-bakteri yang dapat menyebabkan penyakit.


USAID IUWASH PLUS yang dibantu oleh kader sanitarian juga telat melakukan beberapa pencegahan seperti penyemprotan disinfektan di pasar tradisional, pengelolaan limbah rumah sakit dan puskesmas yang menangani pasien Covid-19, menyediakan tempat cuci tangan di tempat umum dan lain-lain untuk mengurangi penyebaran.


Baca juga : Wujudkan Gaya Hidup Modern Dengan Sanitary Berkualitas Tinggi


New Normal sudah diberlakukan, sekarang pilihan kita mau tetap di rumah atau melakukan aktivitas di luar rumah? Apapun pilihannya tetap melakukan perilaku aman di masa pandemi melalui 3M Plus. Pesan terakhir satu rumah satu pengawas karena harus ada kesadaran individu untuk menjaga protokol kesehatan selama pandemi.