Tips Menjaga Kebersihan Menstruasi Yang Harus Diketahui. Postingan kali ini mau bahas tentang menstruasi, ada yang tabu bahas ini? Dulu sih iya, tapi sepertinya saat ini sudah umum deh apalagi sebagai perempuan perlu menjaga kebersihan selama menstruasi untuk menghindari risiko infeksi yang meningkat. 

Kebersihan Menstruasi


Kapan kalian pertama kali datang bulan? Waktu itu gimana rasanya? Tiap perempuan punya pengalaman dan cerita yang berbeda, ada yang merasa bingung, malu, tapi ada pula yang sudah tahu tentang haid itu sendiri. Tapi, apakah semua remaja putri dan perempuan tahu cara menjaga kebersihan ketika menstruasi?

Di sini saya ingin berbagi tips dan ilmu yang didapatkan ketika mengikuti webinar Sehat dan Bersih Saat Menstruasi (27/5). Event daring tersebut diadakan dalam rangka Hari Kebersihan Menstruasi yang jatuh tiap tanggal 28 Mei.

kebersihan saat menstruasi



Pada webinar tersebut menghadirkan :
  • Prof Dr.dr.Dwiana Ocviyanti, Sp.OG(K), MPH - Anggota Pengurus Besar Perkumpulan Obsteri dan Ginekologi Indonesia (POGI)
  • Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si. - Ketua Ikatan Psikolog Klinis(IPK) Indonesia Wilayah Jakarta
  • Mada Shinta Dewi - Country Manager Mundipharma Indonesia


Tentang Hari Kebersihan Menstruasi


Bau tahu lho ternyata ada Hari Kebersihan Menstruasi atau Menstrual Hygiene Day  di dunia. Pemilihan tanggal 28 Mei sebagai Hari Kebersihan Menstruasi ini ada latar belakangnya. Tanggal 28 dipilih berdasarkan simbolis siklus menstruasi rata-rata perempuan yaitu 28 hari. Sedangkan bulan Mei atau bulan ke-5 dipilih sesuai  periode menstruasi selama 5 hari rata-ratanya, meskipun banyak yang lebih atau kurang.

Perempuan selama menstruasi dituntut menjaga kebersihan area kewanitaannya lebih dari biasa nya untuk menghindari infeksi. Untuk itu Manajemen Kebersihan Menstruasi juga penting diterapkan oleh perempuan.


Edukasi Menstruasi Pada Remaja


Haid atau menstruasi adalah hal yang tidak berbahaya, justru hal yang normal dan menandakan wanita siap bereproduksi. Tidak sedikit remaja putri yang merasa takut ketika pertama kali mengalami menstruasi, hal tersebut karena tidak adanya edukasi dari orang terdekat.

Pada webinar tersebut Mbak Anna Surti membagikan tips bicara tentang menstruasi pada remaja.

menstruasi adalah


1. Ingat, Ibu yang paling diharapkan

Kadang anak merasa malu untuk bercerita, sehingga mereka kurang paham cara menjaga kebersihan bahkan ada ada pula yang tidak pernah menerima informasi tentang menstruasi sebelumnya.

Setiap anak perempuan idealnya mendapat pengetahuan mengenai menstruasi sebelum mengalami menarke (menstruasi untuk pertama kalinya).

Sebagai ibu punya peranan yang penting dalam memberikan edukasi pada anak perempuannya tentang menstruasi termasuk cara menjaga kebersihannya.


2. Bicara Menstruasi itu tidak tabu

Bicara tentang menstruasi pada anak itu gak tabu dan gak perlu malu. Justru hal tersebut penting supaya kesehatan reproduksi perempuan bisa terjaga.

Selain ibu sebagai orangtua, ada pula pihak guru di sekolah yang sudah mengajarkan hal tentang menstruasi. Di sekolah anak saya biasanya akan diajarkan pada pelajaran keputrian sehingga anak-anak sudah mengerti sebelum hari menstruasi itu tiba supaya gak bingung lagi.

3. Lakukan Berulang Kali


Pembicaraan mengenai menstruasi gak bisa dilakukan satu kali aja, jauh sebelumnya boleh lho sudah disinggung dan diajarkan pastinya sesuai dengan usianya.

Setelah remaja putri mengalami menstruasi pastinya banyak hal yang akan berubah, makanya perlu dibicarakan sejak dini.

4. Bersikap Positif


Kebanyakan orang tua mulai protektif nih saat anak perempuannya sudah menstruasi. Boleh kok membicarakan isu-isu pubertas sesuai dengan usianya supaya mereka juga lebih waspada.

5. Banyak Bertanya dan Berdiskusi

Diskusi dengan anak perempuan tentang menstruasi lebih baik dibandingkan memberikan ceramah biasanya mereka akan merasa bosan. COba bagi saja pengalaman pribadi yang positif.

6. Jelaskan Secara Konkrit

Ada yang pernah mengalami salah memakai pembalut? Nah, ini salah satu efek jika remaja putri tidak diberikan edukasi sedini mungkin secara konkrit. Sebagai ibu wajib memberikan tutorial cara pakai pembalut dengan benar serta cara membersihkannya.


7. Jelaskan Juga pada Anak Laki-laki


Lho, anak laki-laki kan gak mengalami menstruasi kenapa harus dijelaskan juga? Saat haid, biasanya perempuan suka mengalami bad mood apalagi jika haid pertama di sekolah dan mengenai pakaiannya. Biasanya perempuan akan malu. 

Di sinilah pentingnya laki-laki juga tau tentang menstruasi supaya mereka bisa lebih menghargai dan memahami perempuan. Diharapkan gak ada lagi anak laki-laki yang mengejek anak perempuan yang sedang menstruasi. Malah jika perlu anak laki-laki juga membantu anak perempuan saat dibutuhkan.


Manajemen Kebersihan Menstruasi


Buat saya yang punya siklus haid normal sudah bisa diprediksi kapan menstruasi akan datang. Biasanya saya akan membawa persediaan pembalut saat ke luar rumah untuk berjaga-jaga ketika haid itu datang. Rasanya gak nyaman pastinya kalau sedang di luar rumah, apalagi kalau gak punya pembalut. Stok pembalut juga perlu dibawa saat sedang haid untuk menggantinya supaya area kewanitaan tetap kering dan terhindar dari infeksi.

Setiap perempuan harusnya mengetahui tentang Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM) dengan benar. Tapi, sayangnya masih banyak yang belum paham mengenai hal ini termasuk para remaja yang baru saja mengalami menstruasi.

Manajemen Kebersihan Menstruasi adalah pengelolaan kebersihan dan kesehatan saat perempuan mengalami menstruasi.

 

Manajemen Kebersihan Menstruasi


Berdasarkan gambar di atas ada 6 cara menjaga kebersihan di saat menstruasi. 

Sejak pertama kali menstruasi saya sudah diajarkan untuk  mencuci terlebih dahulu pembalut sebelum dibuang dalam kantong plastik. Dulu saya pikir cara ini kuno karena banyak yang bilang gak perlu dicuci terlebih dahulu. Ternyata setelah mengikuti webinar ini adalah salah satu cara menjaga kebersihan juga.

Saat menstruasi, penting membawa pembalut ganti supaya bisa menggantinya setiap 4 hingga 5 jam sekali. Nah, ini yang sering terlupakan mencuci tangan sebelum dan setelah mengganti pembalut.

Saat berada di rumah sih saya tidak kesulitan menggunakan air bersih yang mengalir untuk membersihkan area kewanitaan saat menstruasi. Bagaimana jika berada di tempat umum seperti sekolah atau tempat lainnya?

MKM ini perlu didukung oleh berbagai pihak tidak hanya pribadi kita sendiri saja. Contohnya di tempat umum toiletnya harus bersih dan mempunyai air mengalir hingga kemudahan mencari pembalut. Saya pernah melihat di salah satu mall menyediakan vending machine yang berisi pembalut di toiletnya. 

Penggunaan Cairan Pembersih Untuk Area Kewanitaan


Area kewanitaan ini punya pH yang berbeda dengan bagian tubuh lainnya, makanya gak bisa menggunakan sabun mandi biasa untuk membersihkannya, melainkan menggunakan cairan pembersih dengan pH normal 3.5 sampai 4,5.

Betadine Feminine Care merupakan rangkaian cairan pembersih area kewanitaan yang dapat digunakan untuk pemakaian sehari-hari yang mengandung prebiotik sebagai makanan dari bakteri baik dan memberikan perlindungan alami sehari-hari.

Sedangkan ketika perempuan menstruasi Betadine punya punya rangkaian Betadine Feminine Hygiene yang mengandung Povidone–Iodine yang memiliki spektrum luas dan terbukti mengatasi keputihan berlebih, gatal, bau tak sedap dan iritasi ringan yang kerap terjadi saat menstruasi. 







Rangkaian Betadine Feminine Hygiene ini terdiri dari :
Betadine Feminine Wash foam dan Betadine Wash Natural Daun Sirih. Sedangkan ketika berada di luar rumah agar lebih praktis bisa menggunakan Betadine Feminine Wipes yang bentuknya tissue. Untuk pembelian produk bisa melalui https://shopee.co.id/betadineofficial atau https://www.tokopedia.com/betadineofficial


Perempuan perlu menerapkan Manajemen Kebersihan Menstruasi agar organ intim tetap sehat dan terhindar dari berbagai masalah kewanitaan. Sebagai ibu harus ambil bagian dalam mengedukasi anak sejak dini dengan benar dan tepat sehingga anak siap menghadapi menstruasi.