Ketika anak di batasi untuk bermain gadget maka akan timbul sisi kreatif pada si anak. Aa dan Ade memang saya batasi dalam bermain game pada gadget, mereka hanya bisa bermain di hari libur saja. Saya lebih suka bermain mainan yang mereka miliki. Contohnya saya ajarkan permaianna tradisional seperti main congklak, main monopoli dan lainnya.

Saat bermain lego di rumah biasanya mereka mencampur antara lego yang asli dengan maianna building block yang mereka miliki. Building block yang mereka miliki ini sudah saya belikan sejak Aa masih sekolah di Playgroup. Awet ya sampai di wariskan mainannya ke Ade :). Saya juga pernah posting hasil karya Aa dalam merangkai builing blocknya saat itu yang berjudul Ben10, Builing block dan Assembly Toys.


Nah beberapa waktu yang lalu saat bermain building block bersama Ade mereka berkreasi masing-masing. Ada yang unik hasil karya Aa, dia ceritanya membuat lego dia membuat lego doraemon judulnya, walaupun bukan doraemon yang di pakai melainkan Giant. Saya mendapatkan boneka Giant dari mini market dengan menukarkan stamp waktu itu.

Seperti layaknya saaat mereka membeli lego, tertulis jumlah bagian lego dan instruksi pemasangan.

Judul dan bagian buildong block yang di bungkus plastik

Informasi jumlah bagian building block 

Instruksi pemasangan

Setelah selesai di pasang


Jadilah Giant dengan alat milik doraemon, katanya sih untuk menembus ruang waktu.