Kalau beberapa waktu yang lalu saya pernah posting Foto Sebagai Bukti Harga Saat Berbelanja, saat ini saya mau posting lagi yang berhubungan dengan foto juga.

Pernah gak saat berbelanja atau membayar ongkos angkutan umum, kita yakin sekali dengan jumlah uang yang kita keluarkan berapa. Tapi saat di kasih kembalian ternyata kurang karena si penjual atau kondektur keukeuh kalau uang kita tidak segitu. Nah jadi bingung kan, keyakinan kita pun agak mulai goyah. Malu kan kalau kita salah nanti sampai ribut walaupun saya yakin dengan uang yang dikeluarkan. Biasanya ya saya mengalah saja.

Di postingan sebelumnya saya mengambil foto dari harga barang yang akan saya beli untuk bukti itu merupakan barang diskon. Kali ini suami memberikan info tentang keyakinan akan uang yang saya berikan untuk kondektur. Katanya sekarang suami punya kebiasaan saat harus naik kendaraan umum dan memberikan uang dengan jumlah besar misalnya 50 ribu atau 100rb dia akan foto dulu uangnya. Nanti saat kondekturnya bilang bahwa uang kita bukan yang kita maksud jadi punya bukti kuat. Oh ya ada benarnya juga nih dari pada bingung sendiri kan. 
Kebetuan pernah juga punya pengalaman melihat orang lain sedang ribut dengan kondektur karena mereka masing-masing bersikuat dengan jumlah uang yang di maksud. Sedangkan tidak ada saksi juga orang ini mengeluarkan uang berapa.

Tidak selamanya kondektur kendaraan umum yang jujur, kadang ada yang sengaja memanfaatkan kelengahan kita, untuk itu kita juga perlu waspada bukan.


Nah kalau untuk berbelanja saya belum kepikiran untuk foto uangnya terlebih dahulu sebelum membayar. Biasanya saya memastikan saja dulu bilang pada penjualnya, "ini ya uangnya seratus ribu" sambil diberi tekanan saat berbicara, Maklumlah saat mengambil uang dari Dompet Lukis biasanya asal mengambil uang sesuai dengan jumlah belanjaan yang kita beli.

Semoga postingan ini bisa mengingatkan saya juga teman-teman untuk lebih teliti, kalau ada yang punya saran lain di tunggu loh .