Jas Merah, Jangan Sekali-sekali Meninggalkan Sejarah - Soekarno

Salah satu quote yang tertulis di ruangan Soekarno pada Museum Kepresidenan Republik Indonesia -balai Kirti. Dan ada quote-quote lain dari Presiden Indoneisa.


Museum Kepresidenan Republik Indonesia - Balai Kirti. Museum yang terletak di komplek Istana Kepresidenan Bogor ini resmikan pada 28 Oktober 2014 lalu oleh Presiden saat itu Bapak Susilo Bambang Yudhoyono. Gagasan didirikan museum ini juga atas prakarsa beliau.

Senang sekali pada hari Rabu, 16 Maret 2016 lalu saya berkesempatan berkunjung ke museum yang memamerkan barang-barang berharga warisan dari presiden-presiden Indonesia. Saya dan teman-teman dari Kementerian Pariwisata melakukan kunjungan setelah selesai mengadakan acara tentang Standarisasi Penyediaan Informasi Pariwisata. 

Museum juga bisa dijadikan tempat wisata, selain melihat bukti sejarah juga mengenang apa yang sudah terjadi di masa-masa kita belum lahir.


Lokasi Museum

Komplek Istana Kepresidenan Bogor
Jl. Ir H. Juanda No. 1 
Bogor 16000
Telp. 0251-7561701
email : museumkepresidenanindonesia@gmail.com

Letaknya terbilang mudah, dekat dengan Kebun Raya Bogor. Berkunjung ke sini bisa sekalian mampir ke Kebun Raya dan museum  Etnobotani Bogorienses yang letaknya ada di seberang Istana Kepresidenan. Asyik bukan, satu lokasi bisa 3 tempat yang bisa kita kunjungi.

Museum yang dibangun diatas tanah seluas 3.211,6 m2 ini melibatkan tenaga ahli dari berbagai bidang yaitu arsitektur, sejarawan, museolog, Ahli IT, desainer, dan Seniman.

Waktu Berkunjung

Seperti museum dan tempat wisata bersejarah lainnya, kebanyakan yang libur pada hari senin untuk melaukan proses pembersihan. Catat ya waktunya supaya tidak salah

Hari Selasa - Jum'at buka pukul 09.00 s.d 15.00 WIB
Hari Sabtu - Minggu buka pukul 09.00 s.d 13.00 WIB
Hari Senin dan Libur Nasional tutup

Syarat dan Ketentuan Berkunjung

Museum ini dibuka untuk umum tapi untuk berkunjung ke Museum Kepresidenan Republik Indonesia saat ini tidak bisa langsung datang ke lokasi. Kita harus mengajukan permohonan terlebih dahulu  paling tidak 1 minggu sebelumnya. 

Untuk permohonan berkunjung bisa melalui kontak di bawah ini dengan mencantumkan nama , nomor kontak serta penanggung jawab. Juga menyertaman nama peserta yang akan berkunjung ke museum.

Email : museumkepresidenanindonesia@gmail.com
Facebook : Balai Kirti
Instagram : @balaikirti
Twitter     : @balaikirti
Telepon : 0251 - 7561701

Tata Tertib Pengunjung

Berbeda dengan museum lainnya, museum ini mempunyai tata tertib sendiri. Sama halnya ketika kita diundang ke istana kira-kira. 
Berpakaian sopan dan rapi tidak menggunakan kaos. Untuk pria harus menggunakan celana pajang dan  bersepatu, sedangkan untuk wanita menggunakan baju berlengan. Jika menggunakan rok atau gaun harus dibawah lutut dan bersepatu.

Datang tepat waktu dan harus sesuai dengan surat permohonan ya. Penasaran ada apa saja di dalamnya yuk ikuti pengalaman saya berkunjung kesana.

Masuk ke lokasi museum dengan design kaca tidak berasa seperti sedang berada di museum. Museum kepresidenan ini mempunyai lambang seperti tanda jasa untuk presiden berwarna merah. Di dalamnya merupakan saksi sejarah dari 6 presiden terdahulu yang sudah memimpin Indonesia.




Sebelum masuk ke museum kami harus melewati metal detektor terlebih dahulu, dan semua tas harus dititipkan. Di luar museum terdapat batu yang bertuliskan quote dari Pak SBY yaitu Setiap Presiden ingin berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negaranya.

Masuk ke dalam museum kita akan menemui beberapa replika seperti replika pancasila, proklamasi yang diapit oleh patung burung garuda. Hayoooo masih pada hafal kan text Pancasila dan Proklamasi? kalau gak hafal ayo dihafalkan lagi :).


Ada pula replika Undang-undang dasar 45 dan lain-lain. Kayanya harus di explore sendiri deh kalau berkunjung kesana.

Oh ya di atas saya sudah menampilkan patung 6 orang Presiden kita. Pengunjung bisa berfoto mengikuti presiden favoritenya masing-masing. Atau bisa berfoto dengan keenam Presiden.

Di Museum ini ada 6 ruangan khusus yang menampilkan barang-barang pribadi Presiden. Tetapi di sini kami dilarang mengambil gambar atau video. Kalau di luar ruangan itu sih bebas kok mengambil gambar. Di ruangan itu kita bisa mengingat masa lalu saat sedang dipimpin oleh masing-masing Presiden. Setiap ruangan yang diberi nama sesuai Presiden selalu ada quote dan menampilkan semua koleksi pribadinya.

Mau bergaya seolah sedang membaca Sumpah Presiden atau berpidato di istana? ada replikanya juga loh lengkap beserta podiumnya.



Perpustakaan Kepresidenan

Yang paling saya suka saat masuk ke perpustakaan, saat ini sih belum dibuka untuk umum. Mungkin ke depannya akan dibuka. Oh ya selama kami berkunjung ke museum ini dipandu oleh guide museum. Guidenya baru ada lima orang yang berasal dari lulusan sejarah di universitas negeri seperti UI. 



Masing-masing presiden mempunyai lorong tersendiri yang dilengkapi dengan rak-rak berisi buku mengenai beliau. Di settiap lorong juga disediakan karpet, jadi kami bisa asyik membaca sambil duduk lesehan. Tidak hanya itu, disediakan juga sofa-sofa empuk supaya kami betah membaca di perpustakaan.

Rasanya waktu yang singkat tidak cukup untuk membaca buku-buku menarik tentang kepresidenan di sana, Semoga saya bisa kembali lagi mengunjungi Museum Kepresidenan Republik Indonesia.