Tips Membangun Area Terbuka Dalam Rumah

Wednesday, August 26, 2020
Tips Membangun Area Terbuka Dalam Rumah. Seiring berkembangnya zaman, inovasi-inovasi pun hadir untuk memberikan nuansa terbaik saat tinggal dalam sebuah hunian atau rumah. Mulai dari skala besar seperti pengembangan area pemukiman maupun skala spesifik seperti desain ruangan.



Bicara tentang skala spesifik seperti desain ruangan, saat ini ada banyak ruangan-ruangan yang inovatif khususnya dari segi estetika. Misalnya saja seperti area terbuka di dalam ruangan atau inner courtyard. 

Area terbuka di dalam ruangan tersebut belakangan ini diadopsi dalam pengembangan perumahan maupun dalam renovasi rumah.

Nah, bagi Anda yang memiliki rencana membangun area terbuka di dalam rumah dengan ukuran minimalis, contoh rumah pada perumahan Samanea Hill di Bogor mungkin dapat menjadi panduan Anda.

Luas Ruangan


Faktor pertama ini tentu sangat sensitif. Meskipun panduan ini adalah untuk area terbuka yang minimalis, faktor luasan rumah Anda sangat perlu untuk diperhatikan. Mengapa perlu? Hal ini tentu agar nuansa sempit dan sesak terhindarkan dalam area dalam rumah. Idealnya luas total bangunan adalah 36 meter persegi seperti perumahan Samanea Hill yang menjadi contoh. 
Perlu untuk diperhatikan pula, jangan terlalu memwahidkan proporsi area terbuka dalam rumah ini lebih besar dibanding ruang-ruang penting seperti kamar tidur atau dapur. Ruang ini sifatnya fungsional, bukan sebuah hal yang mutlak dimiliki.

Tentukan Fungsi


Seperti halnya kamar atau ruangan, area terbuka di dalam rumah pada dasarnya dapat difungsikan berbagai macam. Meskipun banyak fungsinya, alangkah baiknya Anda harus konsisten untuk menentukan fungsi dari area terbuka tersebut. Fungsi tersebut misalnya untuk kebun tanaman mini atau ruang bersantai seperti prototype dari perumahan Samanea Hill. Upayakan fungsi ini memiliki nilai tambah dari sisi estetika interior ya !


Bentuk dan Desain Atap


Tidak sesederhana yang dipikirkan dalam pembuatannya, salah satu faktor yang penting juga berasal dari bentuk dan desain atap. Bukannya membolongi bagian atap dari area ini, langkah yang benar adalah mendesainnya dengan material atap transparan untuk pencahayaan alami dengan rongga sirkulasi udara.
Dalam perumahan Samanea Hill, desain atap ditunjang dengan 'sistem buka tutup', dimana sewaktu-waktu udara ekstrim atau hujan, tidak ada sejumlah air (tampias) yang masuk ke dalam ruangan.

14 comments

  1. Area terbuka dalam rumah emang bikin rumah jadi jembar dan padhang 😁 tapi bener tuh, kalau atap dibolongi, yg ada malah jadi tempat loncatan tikus

    ReplyDelete
  2. Pengen yg ada taman di dalam rumah. Tapi karena suami saya kurang setuju, akhirnya kami cm punya lahan sempit di samping buat saya mainan tanaman. Wkwkw. Padahal konsep seperti ini kan impian banget

    ReplyDelete
  3. Area terbuka dalam rumah seperti ini bisa jadi tempat berbagai macam aktifitas ya.. pandemi dirumah aja juga harus banyak aktifitas dan tempatnya juga harus mendukung alis jangan malas bergerak demi imun yang baik

    ReplyDelete
  4. Dari dulu juga aku punya impian pgnnya kayak gitu, desain ruangan terbuka di dalam rumah, biar agak plong and luas. Lagi on process sih, semoga aja kesampaian skrg, amin :) soalnya kalo ruang terbuka bisa multifungsi dan bisa berhemat :)

    ReplyDelete
  5. meski rumah minimalis tapi punya ruang terbuka terasa lega ya lid, duuh impian banget punya rumah kayak gini

    ReplyDelete
  6. Kalau di rumah ada area terbuka yang cakep gini, bisalah yaa kita kopdaran lucu. Wkwkwkw..sambil dengerin Pascal main piano gitu. #Pascallagi

    ReplyDelete
  7. Impianku selama ini, punya rumah dengan atap yang transparan. Tapi kok ya belum kesampaiann juga. Utk sementara, atap transparannya di wakilkan ke jendela dulu, setidaknya bisa melihat langit lewat jendela.

    ReplyDelete
  8. Makasih sharingnya mak, pengen banget nih punya ruang terbuka di dalam rumah...

    ReplyDelete
  9. Enak sirkulaasi udara kali ya udara terbukaaa seger banget mesti

    ReplyDelete
  10. pengen banget deh punya area terbuka atau taman taman kecil di dalem rumah, kayanya kesannya adem gitu rumahnyaaaa.. hehe. Makasi sharingnya ya mak Liiid

    ReplyDelete
  11. Saya punya impian memiliki rumah dengan ruang terbuka di tengahnya, tapi kok ngeri juga yaa hahah aduh aku tuh kurang nyeni apa ya, takut aja bawaannya.

    ReplyDelete
  12. Saya tuh pengen
    Apa daya masih ngontrak
    Nantilah kalau pas udah ounya dibuat konsep gini

    ReplyDelete
  13. Ada area terbuka gini jadi lega yaaa.. sirkulasi udara pun makin baik. Saat di dalam rumah kita jadi merasa segar dengan adanya area terbuka gini.

    ReplyDelete
  14. 𝘓𝘢𝘨𝘪 𝘮𝘪𝘬𝘪𝘳 𝘮𝘢𝘶 𝘮𝘢𝘴𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘢𝘯𝘰𝘱𝘪 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘵𝘦𝘳𝘢𝘴 𝘳𝘶𝘮𝘢𝘩 𝘪𝘯𝘪 𝘮𝘣𝘢𝘬. 𝘈𝘵𝘢𝘱𝘯𝘺𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘥𝘪𝘯𝘨 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘳𝘢𝘯𝘴𝘱𝘦𝘢𝘵 𝘺𝘢 𝘣𝘪𝘢𝘳 𝘬𝘦𝘯𝘢 𝘤𝘢𝘩𝘢𝘺𝘢 𝘢𝘭𝘢𝘮𝘪 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘮𝘢𝘵𝘢𝘩𝘢𝘳𝘪

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung dan berkomentar. Mohon maaf semua komentar di moderasi ya

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...